Saturday, April 5, 2025
24.7 C
Jayapura

Sukseskan Program Food Estate, Mentan dan Wamenhan Kunker ke Merauke 

Selama ini, lanjut orang nomor satu di Merauke itu, bahwa pertanian di Merauke sudah coba dikelola dengan tenaga manusia dan skala rumah tangga oleh petani dan masing-masing kepala keluarga. 

“Kita upayakan dengan pengelolaan yang maksimal,  kita akan mengarah pada industrialisasi pertanian. sehingga ketika saya presentasi di Wamenhan, karena presiden terpilih ada di Cina. Kami diterima Wamenhan dan langsung direspon Menteri Pertanian. Saya dirinya didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Merauke,” katanya.

Setelah presentasi selesai, sambung bupati Romanus dilanjutkan dengan presentase detail yang didampingi oleh staf ahli Kementrian Pertahanan bersama dengan dari Kementrian Pertanian dengan keputusan untuk segera lakukan kunjungan lapangan untuk melihat potret riil untuk mendesain dengan baik.

Baca Juga :  Cegah HIV Sejak Dini, OAP Wajib Periksa Darah

‘’Teman-teman dari Departemen Pertanian datang lengkap, termasuk staf ahli dan beberapa profesor,’’ jelasnya.

Ditambahkan, pengelolaan pertanian di Merauke akan dilakukan secara pararel. Selain intensifikasi juga ekstensifikasi.

‘’Dulu kita sudah lakukan ekstensifikasi. Dari perluasan lahan yang kita lakukan itu,  dimana target tanam mislanya 60.000 hektar dalam setahun. Tapi riilnya, sekitar 40.000-50.000. itu artinya, lahan yang sudah kita cetak belum maksimal kita olah. Jadi selain intensifikasi juga secara ekstensifikasi.

Tapi, pengelolaannya ini akan tetap dibicarakan dengan Pak Menteri Pertanian dan didukung Menteri Pertahanan yang merupakan presiden terpilih sehingga pengelolaan pertanian lebih baik agar sukses pangan bisa tercapai,’’ tambahnya. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Seorang Pengunjung THM Tewas Diduga Dikeroyok Tiga Oknum TNI

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Selama ini, lanjut orang nomor satu di Merauke itu, bahwa pertanian di Merauke sudah coba dikelola dengan tenaga manusia dan skala rumah tangga oleh petani dan masing-masing kepala keluarga. 

“Kita upayakan dengan pengelolaan yang maksimal,  kita akan mengarah pada industrialisasi pertanian. sehingga ketika saya presentasi di Wamenhan, karena presiden terpilih ada di Cina. Kami diterima Wamenhan dan langsung direspon Menteri Pertanian. Saya dirinya didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Merauke,” katanya.

Setelah presentasi selesai, sambung bupati Romanus dilanjutkan dengan presentase detail yang didampingi oleh staf ahli Kementrian Pertahanan bersama dengan dari Kementrian Pertanian dengan keputusan untuk segera lakukan kunjungan lapangan untuk melihat potret riil untuk mendesain dengan baik.

Baca Juga :  DPRP Papua Selatan Akan Undang Mahasiswa

‘’Teman-teman dari Departemen Pertanian datang lengkap, termasuk staf ahli dan beberapa profesor,’’ jelasnya.

Ditambahkan, pengelolaan pertanian di Merauke akan dilakukan secara pararel. Selain intensifikasi juga ekstensifikasi.

‘’Dulu kita sudah lakukan ekstensifikasi. Dari perluasan lahan yang kita lakukan itu,  dimana target tanam mislanya 60.000 hektar dalam setahun. Tapi riilnya, sekitar 40.000-50.000. itu artinya, lahan yang sudah kita cetak belum maksimal kita olah. Jadi selain intensifikasi juga secara ekstensifikasi.

Tapi, pengelolaannya ini akan tetap dibicarakan dengan Pak Menteri Pertanian dan didukung Menteri Pertahanan yang merupakan presiden terpilih sehingga pengelolaan pertanian lebih baik agar sukses pangan bisa tercapai,’’ tambahnya. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

Baca Juga :  Rektor Uncen, Pastikan PMB Jalur Mandiri Prioritaskan OAP

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya