Sunday, April 6, 2025
30.7 C
Jayapura

Nevil Muskita: Kami Juga Jadi Korban Pemalangan Karena Tidak Bisa Kerja    

MERAUKE – Pemalangan terhadap Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dan Puskesmas Rimba Jaya masih  berlanjut sampai Jumat (10/11/2023). Padahal, pemalangan ini untuk Dinas Kesehatan sejak Senin  (6/11/2023) malam dan untuk Puskemsas Rimba Jaya sejak  Selasa (7/11/2023).

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil R. Muskita dihubungi media ini mengungkapkan bahwa pemalangan tersebut sebenarnya sudah menjadi masalah interen antara Ketua  Marga Donatus dengan para pemilik hak ulayat dari 4 marga yang memalang kantor  dan puskesmas tersebut.

‘’Sebenarnya mereka minta perhartian pemerintah dan kepolisian dengan memalang kantor dan puskesmas. Tapi yang korban kita dan masyarakat. Karena pelayanan pasien di puskesmas  tidak bisa dilakukan. Sementara kita juga melayani untuk kebutuhan obat. Karena gudang obat kita untuk puskesmas-puskesmas ada di dalam  lokasi yang mereka palang tersebut,’’ kata   Nevil Muskita.

Baca Juga :  Setelah Dilantik,  MRP PPS Langsung Bahas Tatib    

      Nevil menjelaskan bahwa  dirinya juga sudah melaporkan persoalan tersebut ke Bupati Merauke dan bupati Merauke akan memanggil mereka. ‘’Dari kepolisian  juga kemarin sudah panggil mereka tapi karena ada kegiatan, saya belum tahu apakah mereka sudah ketemu dan hasilnya seperti itgu,’’  jelasnya.

Nevil menjelaskan bahwa sebenarnya pembayaran terhadap ganti rugi tanah ulayat tersebut sebesar Rp 10 miliar sudah mau dibayarkan sesuai permintaan dari pengadilan pada 7 November 2023, namun karena masih ribut terkait dengan pembagian  ganti rugi tersebut sehingga pencairannya maish ditunda.   

Namun begitu,  Nevile Muskita berharap masyarakat tidak  memalang kantor dinas dan puskesmas  sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap dapat dilakukan. (ulo)

Baca Juga :  Pemkab Merauke Seriusi Isu Lingkungan 

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MERAUKE – Pemalangan terhadap Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dan Puskesmas Rimba Jaya masih  berlanjut sampai Jumat (10/11/2023). Padahal, pemalangan ini untuk Dinas Kesehatan sejak Senin  (6/11/2023) malam dan untuk Puskemsas Rimba Jaya sejak  Selasa (7/11/2023).

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil R. Muskita dihubungi media ini mengungkapkan bahwa pemalangan tersebut sebenarnya sudah menjadi masalah interen antara Ketua  Marga Donatus dengan para pemilik hak ulayat dari 4 marga yang memalang kantor  dan puskesmas tersebut.

‘’Sebenarnya mereka minta perhartian pemerintah dan kepolisian dengan memalang kantor dan puskesmas. Tapi yang korban kita dan masyarakat. Karena pelayanan pasien di puskesmas  tidak bisa dilakukan. Sementara kita juga melayani untuk kebutuhan obat. Karena gudang obat kita untuk puskesmas-puskesmas ada di dalam  lokasi yang mereka palang tersebut,’’ kata   Nevil Muskita.

Baca Juga :  Hari ini, Sidang Pembukaan Paripurna Pembahasan APBD 2022 Dihelat     

      Nevil menjelaskan bahwa  dirinya juga sudah melaporkan persoalan tersebut ke Bupati Merauke dan bupati Merauke akan memanggil mereka. ‘’Dari kepolisian  juga kemarin sudah panggil mereka tapi karena ada kegiatan, saya belum tahu apakah mereka sudah ketemu dan hasilnya seperti itgu,’’  jelasnya.

Nevil menjelaskan bahwa sebenarnya pembayaran terhadap ganti rugi tanah ulayat tersebut sebesar Rp 10 miliar sudah mau dibayarkan sesuai permintaan dari pengadilan pada 7 November 2023, namun karena masih ribut terkait dengan pembagian  ganti rugi tersebut sehingga pencairannya maish ditunda.   

Namun begitu,  Nevile Muskita berharap masyarakat tidak  memalang kantor dinas dan puskesmas  sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap dapat dilakukan. (ulo)

Baca Juga :  Lagi, Satpol PP Tangkap Truk Pasir Ilegal

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya