Pemprov Papua Barat Tingkatkan Status Siaga Karhutla Menjadi Waspada

Menurut dia, karhutla paling banyak terjadi di areal penggunaan lain (APL) 1.558,53 hektare, hutan produksi 363,70 hektare lebih, hutan produksi konversi sekitar 229,25 hektare, hutan lindung 36,51 hektare, dan hutan produksi terbatas 308,40 hektare.

Tren karhutla pada 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun 2025 yang tercatat seluas 1.228,71 hektare lahan, dan kondisi tersebut tersebar di Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Fakfak dan Kaimana.

“Tahun ini meningkat karena kemarau berkepanjangan sebagai dampak dari El Nino,” ucap Jimmy. Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Kombes Pol Erwin Irawan mengatakan, sebanyak 3.278 personel yang terdiri dari 1.403 personel polda dan 1.875 personel polres jajaran dikerahkan untuk menangani karhutla.

Baca Juga :  Satgas Yonif 125/SMB Bangun Pasar Darurat bagi Warga Kampung Basim   

Pembentukan satgas dan posko terpadu akan mendukung optimalisasi penanganan sekaligus strategi menekan perluasan kawasan yang terbakar, serta perlu adanya penguatan koordinasi lintas instansi di masing-masing kabupaten. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Menurut dia, karhutla paling banyak terjadi di areal penggunaan lain (APL) 1.558,53 hektare, hutan produksi 363,70 hektare lebih, hutan produksi konversi sekitar 229,25 hektare, hutan lindung 36,51 hektare, dan hutan produksi terbatas 308,40 hektare.

Tren karhutla pada 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun 2025 yang tercatat seluas 1.228,71 hektare lahan, dan kondisi tersebut tersebar di Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Fakfak dan Kaimana.

“Tahun ini meningkat karena kemarau berkepanjangan sebagai dampak dari El Nino,” ucap Jimmy. Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Kombes Pol Erwin Irawan mengatakan, sebanyak 3.278 personel yang terdiri dari 1.403 personel polda dan 1.875 personel polres jajaran dikerahkan untuk menangani karhutla.

Baca Juga :  Satgas Yonif 125/SMB Bangun Pasar Darurat bagi Warga Kampung Basim   

Pembentukan satgas dan posko terpadu akan mendukung optimalisasi penanganan sekaligus strategi menekan perluasan kawasan yang terbakar, serta perlu adanya penguatan koordinasi lintas instansi di masing-masing kabupaten. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya