MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

JAYAPURA-Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo menegaskan sekolah negeri di daerah itu tidak memungut biaya pendidikan dari siswa. Di sisi lain, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dipaksakan kepada siswa yang orang tuanya menyatakan keberatan.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang mempersoalkan program MBG dan sejumlah persoalan pendidikan di Yahukimo. Akso mengatakan, saat ini terdapat 315 satuan pendidikan di Yahukimo, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA hingga SMK. Pendidikan gratis tersebut terutama berlaku bagi sekolah negeri.

“Sekolah negeri sejak tahun 2021, kepemimpinan Didimus Yahuli dan Esau Miram, sekolah di Yahukimo tidak pernah ada pungutan biaya untuk sekolah negeri dan inpres,” kata Akso kepada wartawan, Senin (21/9).

Baca Juga :  Masalah Tenaga ASN untuk Yayasan, hingga Banyak Siswa Gunakan Narkoba

Ia menambahkan, sekolah swasta yang menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga tidak diperbolehkan menarik biaya pendidikan dari siswa. “Kalau ada yang bilang biaya sekolah bayar, nanti sampaikan ke kami sehingga kami perbaiki bagian ini. Saya menegaskan bahwa di Yahukimo sekolah sudah gratis,” tegasnya.

Menyangkut aksi demonstrasi pelajar di Kantor Dinas Pendidikan Yahukimo, Akso mengatakan pihaknya menghargai penyampaian aspirasi tersebut.

Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Aspirasi yang disampaikan para pelajar bersama orang tua juga telah diteruskan kepada Bupati Yahukimo untuk selanjutnya disampaikan ke pemerintah pusat.

“Kalau orang tua dengan anak-anak yang datang kami hargai itu sebagai aspirasi dari anak-anak sekolah supaya kami sampaikan ke pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  Lomba Cerpen Tingkat SMP Untuk Hidupkan Literasi Berbasis Inlusif

JAYAPURA-Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo menegaskan sekolah negeri di daerah itu tidak memungut biaya pendidikan dari siswa. Di sisi lain, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dipaksakan kepada siswa yang orang tuanya menyatakan keberatan.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang mempersoalkan program MBG dan sejumlah persoalan pendidikan di Yahukimo. Akso mengatakan, saat ini terdapat 315 satuan pendidikan di Yahukimo, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA hingga SMK. Pendidikan gratis tersebut terutama berlaku bagi sekolah negeri.

“Sekolah negeri sejak tahun 2021, kepemimpinan Didimus Yahuli dan Esau Miram, sekolah di Yahukimo tidak pernah ada pungutan biaya untuk sekolah negeri dan inpres,” kata Akso kepada wartawan, Senin (21/9).

Baca Juga :  Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Ia menambahkan, sekolah swasta yang menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga tidak diperbolehkan menarik biaya pendidikan dari siswa. “Kalau ada yang bilang biaya sekolah bayar, nanti sampaikan ke kami sehingga kami perbaiki bagian ini. Saya menegaskan bahwa di Yahukimo sekolah sudah gratis,” tegasnya.

Menyangkut aksi demonstrasi pelajar di Kantor Dinas Pendidikan Yahukimo, Akso mengatakan pihaknya menghargai penyampaian aspirasi tersebut.

Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Aspirasi yang disampaikan para pelajar bersama orang tua juga telah diteruskan kepada Bupati Yahukimo untuk selanjutnya disampaikan ke pemerintah pusat.

“Kalau orang tua dengan anak-anak yang datang kami hargai itu sebagai aspirasi dari anak-anak sekolah supaya kami sampaikan ke pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  Samsat Gelar Razia Pajak Kendaraan, Sosialisasikan Penghapusan Denda

Berita Terbaru

Artikel Lainnya