Ketika BBPOM Jayapura Lakukan Kegiatan KASBI di SLB Negeri I Jayapura
Dalam upaya meningkatkan pemahaman terhadap keamanan produk pangan olahan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura, juga melakukan sosialisasi lewat kegiatan Kami Siap Berbagi Informasi (KASBI) di SLBN 1 Jayapura.
Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat umum, tentu tidak banyak menghadapi kendala komunikasi. Berbeda jika yang menjadi sasaran sosialisasi adalah mereka yang memiliki berbagai keterbatasan. Karena itu perlu strategi khusus, agar materi yang disampaikan benar-benar bisa dimengerti dan dipahami.
Terlebih sosialisasi menyangkut keamanan pangan, tidak terbatas kepada masyarakat umum. Tapi juga mereka yang memiliki keterbatasan dalam penglihatan, pendengaran dan keterbatasan lainnya, juga berhak mendapatkan sosialisasi dan pengetahuan terkait keamanan pangan.
Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa dan guru terhadap aspek keamanan pangan, obat, dan produk lainnya dilingkungan sekolah. Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Kota Jayapura menyambut baik kehadiran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura di lingkungan sekolah itu.
Kepala SLB Negeri 1 Kota Jayapura, Kamino mengaku kehadiran tim BBPOM Jayapura di sekolah itu dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan dari produk olahan yang tidak memenuhi standar ketentuan.
Dirinya pun menyampaikan apresiasi atas komitmen BBPOM di Jayapura dalam memberikan edukasi yang inklusif dan mudah dipahami oleh seluruh peserta didik. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika BBPOM Jayapura Lakukan Kegiatan KASBI di SLB Negeri I Jayapura
Dalam upaya meningkatkan pemahaman terhadap keamanan produk pangan olahan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura, juga melakukan sosialisasi lewat kegiatan Kami Siap Berbagi Informasi (KASBI) di SLBN 1 Jayapura.
Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat umum, tentu tidak banyak menghadapi kendala komunikasi. Berbeda jika yang menjadi sasaran sosialisasi adalah mereka yang memiliki berbagai keterbatasan. Karena itu perlu strategi khusus, agar materi yang disampaikan benar-benar bisa dimengerti dan dipahami.
Terlebih sosialisasi menyangkut keamanan pangan, tidak terbatas kepada masyarakat umum. Tapi juga mereka yang memiliki keterbatasan dalam penglihatan, pendengaran dan keterbatasan lainnya, juga berhak mendapatkan sosialisasi dan pengetahuan terkait keamanan pangan.
Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa dan guru terhadap aspek keamanan pangan, obat, dan produk lainnya dilingkungan sekolah. Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Kota Jayapura menyambut baik kehadiran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura di lingkungan sekolah itu.
Kepala SLB Negeri 1 Kota Jayapura, Kamino mengaku kehadiran tim BBPOM Jayapura di sekolah itu dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan dari produk olahan yang tidak memenuhi standar ketentuan.
Dirinya pun menyampaikan apresiasi atas komitmen BBPOM di Jayapura dalam memberikan edukasi yang inklusif dan mudah dipahami oleh seluruh peserta didik. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.