​Meski target utamanya adalah para pekerja informal dan masyarakat berpenghasilan rendah, Deli menegaskan bahwa kebaikan tidak boleh terhalang oleh birokrasi atau aturan yang kaku. Siapa saja yang sedang berada di jalanan dan membutuhkan ganjalan perut, berhak merasakan kehangatan makanan tersebut tanpa perlu merasa sungkan.
​”Kami tidak ingin membuat sekat-sekat yang kaku. Ini adalah piring kepedulian bersama. Siapa saja pejuang keluarga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi dan butuh ganjalan perut, mari merapat,” tuturnya hangat. ​Secara kasat mata, satu porsi makanan siap santap mungkin terdengar sederhana. Namun, bagi seorang ayah yang mengayuh becak atau menarik gas motor ojeknya seharian demi beberapa ribu rupiah, sepiring nasi hangat gratis adalah sebuah berkah luar biasa.
Makanan itu menghemat pengeluaran harian mereka, sekaligus memberi energi baru untuk melanjutkan perjuangan hingga matahari terbenam. “Kami ingin menciptakan kebaikan yang berkelanjutan,” bebernya. Noken Food Journey dirancang sebagai wadah terbuka. Bukan cuma panggung yayasan, tapi ruang merangkul bagi relawan, komunitas, dan donatur untuk bergandengan tangan.
​Perjalanan Noken Food Journey di Kota Jayapura menjadi sebuah pengingat manis bagi semua orang. Kepedulian sosial tidak harus menunggu momen yang megah atau anggaran yang fantastis. Kepedulian nyata cukup dimulai dengan niat yang bergerak menjemput mereka yang lelah dan lapar di tempat mereka berjuang. ​Dengan hadir langsung di jalanan, kepedulian itu mengalir seperti udara segar di tengah kepungan debu kota.
​”Di jalanan ini, kami tidak hanya sedang membagikan isi piring untuk mengenyangkan perut, tetapi kami sedang membagikan kehangatan dan kepedulian agar mereka tahu bahwa mereka tidak berjuang sendirian,” tutupnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
​Meski target utamanya adalah para pekerja informal dan masyarakat berpenghasilan rendah, Deli menegaskan bahwa kebaikan tidak boleh terhalang oleh birokrasi atau aturan yang kaku. Siapa saja yang sedang berada di jalanan dan membutuhkan ganjalan perut, berhak merasakan kehangatan makanan tersebut tanpa perlu merasa sungkan.
​”Kami tidak ingin membuat sekat-sekat yang kaku. Ini adalah piring kepedulian bersama. Siapa saja pejuang keluarga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi dan butuh ganjalan perut, mari merapat,” tuturnya hangat. ​Secara kasat mata, satu porsi makanan siap santap mungkin terdengar sederhana. Namun, bagi seorang ayah yang mengayuh becak atau menarik gas motor ojeknya seharian demi beberapa ribu rupiah, sepiring nasi hangat gratis adalah sebuah berkah luar biasa.
Makanan itu menghemat pengeluaran harian mereka, sekaligus memberi energi baru untuk melanjutkan perjuangan hingga matahari terbenam. “Kami ingin menciptakan kebaikan yang berkelanjutan,” bebernya. Noken Food Journey dirancang sebagai wadah terbuka. Bukan cuma panggung yayasan, tapi ruang merangkul bagi relawan, komunitas, dan donatur untuk bergandengan tangan.
​Perjalanan Noken Food Journey di Kota Jayapura menjadi sebuah pengingat manis bagi semua orang. Kepedulian sosial tidak harus menunggu momen yang megah atau anggaran yang fantastis. Kepedulian nyata cukup dimulai dengan niat yang bergerak menjemput mereka yang lelah dan lapar di tempat mereka berjuang. ​Dengan hadir langsung di jalanan, kepedulian itu mengalir seperti udara segar di tengah kepungan debu kota.
​”Di jalanan ini, kami tidak hanya sedang membagikan isi piring untuk mengenyangkan perut, tetapi kami sedang membagikan kehangatan dan kepedulian agar mereka tahu bahwa mereka tidak berjuang sendirian,” tutupnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q