Natal Papua 2026 Disiapkan untuk Semua

JAYAPURA-Meski Desember sebagai Bulan Natal masih dua bulan lebih, namun Pemerintah Provinsi Papua mulai mematangkan persiapan pelaksanaan rangkaian Pra Natal dan Natal Pemerintah, TNI, Polri dan Masyarakat Provinsi Papua Tahun 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat panitia yang digelar di Aula Lukmen II Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Jumat (11/9).

   Sejumlah agenda dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari pemantapan kepanitiaan, rencana launching rangkaian Natal, kegiatan sosial dan kunjungan kasih hingga persiapan menuju puncak perayaan Natal bersama.

   Asisten III Sekda Papua Bidang Administrasi Umum, Suzanna Wanggai mengatakan, pelaksanaan Natal perlu dipersiapkan secara bersama dengan melibatkan pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat. Menurutnya, perayaan Natal tidak hanya harus berjalan tertib dan lancar, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Langkah Pemerintah Membahas Dibukanya Kembali Lintas Perbatasan

   “Kita ingin seluruh rangkaian perayaan Natal ini dipersiapkan dengan baik, bukan hanya dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga dari sisi makna dan manfaatnya bagi masyarakat. Karena itu, keterlibatan pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Suzanna, dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos.

   Ia menegaskan, rangkaian Natal hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Kegiatan sosial dan kunjungan kasih diharapkan menjadi bagian penting untuk menghadirkan kepedulian kepada masyarakat.

   “Natal harus menjadi momentum untuk berbagi kasih dan sukacita. Kita berharap rangkaian kegiatan yang disiapkan nantinya dapat menyentuh masyarakat dan memperkuat rasa persaudaraan serta kebersamaan di Papua,” katanya.

JAYAPURA-Meski Desember sebagai Bulan Natal masih dua bulan lebih, namun Pemerintah Provinsi Papua mulai mematangkan persiapan pelaksanaan rangkaian Pra Natal dan Natal Pemerintah, TNI, Polri dan Masyarakat Provinsi Papua Tahun 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat panitia yang digelar di Aula Lukmen II Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Jumat (11/9).

   Sejumlah agenda dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari pemantapan kepanitiaan, rencana launching rangkaian Natal, kegiatan sosial dan kunjungan kasih hingga persiapan menuju puncak perayaan Natal bersama.

   Asisten III Sekda Papua Bidang Administrasi Umum, Suzanna Wanggai mengatakan, pelaksanaan Natal perlu dipersiapkan secara bersama dengan melibatkan pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat. Menurutnya, perayaan Natal tidak hanya harus berjalan tertib dan lancar, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Penataan Pasar Otonom Dinilai Gagal

   “Kita ingin seluruh rangkaian perayaan Natal ini dipersiapkan dengan baik, bukan hanya dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga dari sisi makna dan manfaatnya bagi masyarakat. Karena itu, keterlibatan pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Suzanna, dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos.

   Ia menegaskan, rangkaian Natal hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Kegiatan sosial dan kunjungan kasih diharapkan menjadi bagian penting untuk menghadirkan kepedulian kepada masyarakat.

   “Natal harus menjadi momentum untuk berbagi kasih dan sukacita. Kita berharap rangkaian kegiatan yang disiapkan nantinya dapat menyentuh masyarakat dan memperkuat rasa persaudaraan serta kebersamaan di Papua,” katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya