Warga Panik Selamatkan Barang dan Padamkan Api, Malah Ada Orang Sibuk Mencuri

  Di balik kepanikan warga menyelamatkan diri dan memadamkan api, Mustang juga menyaksikan persoalan lain yang muncul di tengah bencana. Ia mengaku sejumlah orang memanfaatkan kepanikan warga untuk mengambil barang-barang milik korban.

  “Warga sangat panik, namun lebih panik lagi yang mencuri. Kita sibuk memadamkan api, namun pencuri sibuk mencuri barang dengan dalil pura-pura membantu, padahal mereka mencuri barang-barang warga,” ujarnya.

   Ia bahkan sempat berhadapan langsung dengan seseorang yang masuk ke rumahnya.

“Itu di rumah, saat saya amankan pakaian anak saya, ada pencuri yang masuk mencuri. Tapi saya tidak pusingkan. Yang penting pakaian dan sarung bisa kami amankan daripada tidak ada pakaian yang dipakai,” katanya.

Baca Juga :  Polda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Selama Bulan Puasa

  Mustang mengaku kembali bertemu dengan orang yang diduga hendak mengambil barang dari rumahnya. “Saya baku ketemu dalam rumah sama pencuri, namun saya sampaikan ke mereka ambil saja, karena saya mementingkan menyelamatkan nyawa keluarga saya dan barang berharga yang bisa diselamatkan,” sambungnya.

   Menurutnya, aksi pencurian tidak hanya menyasar rumah yang terbakar. Rumah warga yang ditinggalkan pemiliknya untuk menyelamatkan diri juga disebut menjadi sasaran.

  “Jangan bilang pencuri kemarin, bahkan rumah yang tidak terbakar juga diambil semua barang-barangnya. Sebab si penghuni rumah pergi menyelamatkan diri duluan karena panik. Pencuri memanfaatkan momen saat orang lain kena musibah. Kejadiannya sekitar jam 2,” ungkapnya.

Baca Juga :  Armada Terbatas, DPKP Tetap Maksimalkan Pelayanan Kebakaran

  Di tengah hamparan puing dan rumah-rumah yang hangus terbakar, terdapat pemandangan yang kontras. Dua rumah di kawasan tersebut masih berdiri kokoh. Keduanya seolah menjadi saksi bahwa di tengah kebakaran yang meluluhlantakkan permukiman warga, masih ada bangunan yang luput dari kobaran. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

  Di balik kepanikan warga menyelamatkan diri dan memadamkan api, Mustang juga menyaksikan persoalan lain yang muncul di tengah bencana. Ia mengaku sejumlah orang memanfaatkan kepanikan warga untuk mengambil barang-barang milik korban.

  “Warga sangat panik, namun lebih panik lagi yang mencuri. Kita sibuk memadamkan api, namun pencuri sibuk mencuri barang dengan dalil pura-pura membantu, padahal mereka mencuri barang-barang warga,” ujarnya.

   Ia bahkan sempat berhadapan langsung dengan seseorang yang masuk ke rumahnya.

“Itu di rumah, saat saya amankan pakaian anak saya, ada pencuri yang masuk mencuri. Tapi saya tidak pusingkan. Yang penting pakaian dan sarung bisa kami amankan daripada tidak ada pakaian yang dipakai,” katanya.

Baca Juga :  Tidak Hanya di Luar, Masalah di Dalam Pasar Juga Diminta Ditertibkan

  Mustang mengaku kembali bertemu dengan orang yang diduga hendak mengambil barang dari rumahnya. “Saya baku ketemu dalam rumah sama pencuri, namun saya sampaikan ke mereka ambil saja, karena saya mementingkan menyelamatkan nyawa keluarga saya dan barang berharga yang bisa diselamatkan,” sambungnya.

   Menurutnya, aksi pencurian tidak hanya menyasar rumah yang terbakar. Rumah warga yang ditinggalkan pemiliknya untuk menyelamatkan diri juga disebut menjadi sasaran.

  “Jangan bilang pencuri kemarin, bahkan rumah yang tidak terbakar juga diambil semua barang-barangnya. Sebab si penghuni rumah pergi menyelamatkan diri duluan karena panik. Pencuri memanfaatkan momen saat orang lain kena musibah. Kejadiannya sekitar jam 2,” ungkapnya.

Baca Juga :  Armada Terbatas, DPKP Tetap Maksimalkan Pelayanan Kebakaran

  Di tengah hamparan puing dan rumah-rumah yang hangus terbakar, terdapat pemandangan yang kontras. Dua rumah di kawasan tersebut masih berdiri kokoh. Keduanya seolah menjadi saksi bahwa di tengah kebakaran yang meluluhlantakkan permukiman warga, masih ada bangunan yang luput dari kobaran. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya