Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Gubernur: Demo Harus dilakukan Secara Tertib

Sementara itu, Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menegaskan aksi demonstrasi harus dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Ia juga mengingatkan aparat keamanan agar bertindak profesional dan tidak berlebihan dalam pengamanan. Mantan Kapolda Papua ini menyatakan penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara, namun pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan hak masyarakat lain.

“Aspirasi silakan disampaikan, tapi harus santun dan tidak mengganggu kepentingan umum,” ujarnya.

Ia menekankan aparat keamanan wajib menjalankan tugas sesuai aturan, serta menghindari tindakan yang dapat memicu situasi menjadi tidak kondusif. “Saya minta pengamanan dilakukan sesuai undang-undang, jangan sampai menimbulkan antiklimaks,” katanya.

Baca Juga :  Korpri Teruslah Berinovasi dan Lakukan Perubahan

Fakhiri mengaku memahami kondisi di lapangan karena pernah menjabat sebagai Kapolda Papua. Namun, ia menegaskan evaluasi tetap akan dilakukan jika ditemukan adanya tindakan yang dinilai berlebihan.

“Kalau ada masyarakat yang merasa terintimidasi, itu akan kami sampaikan untuk dievaluasi,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat mengedepankan kesabaran dalam menghadapi aksi di Papua, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Selain itu, pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan memperkuat koordinasi guna memastikan penanganan aksi berjalan seimbang antara kebebasan berpendapat dan ketertiban umum.

“Kita jaga hak menyampaikan pendapat, tapi hak masyarakat untuk beraktivitas juga harus dilindungi,” pungkasnya.
(jim/rel/fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Tokoh Agama Kecam Kejadian di Anggruk

Gubernur: Demo Harus dilakukan Secara Tertib

Sementara itu, Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menegaskan aksi demonstrasi harus dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Ia juga mengingatkan aparat keamanan agar bertindak profesional dan tidak berlebihan dalam pengamanan. Mantan Kapolda Papua ini menyatakan penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara, namun pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan hak masyarakat lain.

“Aspirasi silakan disampaikan, tapi harus santun dan tidak mengganggu kepentingan umum,” ujarnya.

Ia menekankan aparat keamanan wajib menjalankan tugas sesuai aturan, serta menghindari tindakan yang dapat memicu situasi menjadi tidak kondusif. “Saya minta pengamanan dilakukan sesuai undang-undang, jangan sampai menimbulkan antiklimaks,” katanya.

Baca Juga :  Nelayan Jayapura Sering Tertangkap di PNG

Fakhiri mengaku memahami kondisi di lapangan karena pernah menjabat sebagai Kapolda Papua. Namun, ia menegaskan evaluasi tetap akan dilakukan jika ditemukan adanya tindakan yang dinilai berlebihan.

“Kalau ada masyarakat yang merasa terintimidasi, itu akan kami sampaikan untuk dievaluasi,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat mengedepankan kesabaran dalam menghadapi aksi di Papua, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Selain itu, pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan memperkuat koordinasi guna memastikan penanganan aksi berjalan seimbang antara kebebasan berpendapat dan ketertiban umum.

“Kita jaga hak menyampaikan pendapat, tapi hak masyarakat untuk beraktivitas juga harus dilindungi,” pungkasnya.
(jim/rel/fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat  Hadiri  Syukuran Bersama Pasangan Lakius Peyon-Nahum Mabel

Berita Terbaru

Artikel Lainnya