Keteladanan M.R. Kambu, lanjut BTM, juga terlihat dalam dunia olahraga. Setelah mengakhiri kepemimpinannya di Persipura Jayapura, almarhum menunjuk dirinya untuk meneruskan kepemimpinan klub kebanggaan masyarakat Papua tersebut. “Beliau memanggil saya dan mempercayakan saya untuk melanjutkan kepemimpinan Persipura. Saya berusaha mengikuti jejak-jejak kepemimpinan beliau,” ungkapnya.
BTM mengaku banyak belajar dari cara kepemimpinan M.R. Kambu. Hampir di setiap kegiatan yang dihadiri almarhum, dirinya selalu berusaha mendampingi dan mengamati bagaimana sosok tersebut memimpin masyarakat.
“Saya melihat bagaimana beliau memimpin, bagaimana beliau melayani masyarakat. Saya banyak belajar dari almarhum,” tuturnya.
Menurut BTM, salah satu karakter yang paling berkesan dari almarhum adalah sikapnya yang tenang dan tidak mudah marah.
“Beliau tidak pernah marah. Beliau hanya tersenyum. Tetapi dari senyumnya itu kami sudah mengerti apa yang harus kami perbaiki. Itu yang paling saya ingat,” katanya.
BTM menilai seluruh pesan, nasihat, dan amanah yang diberikan almarhum selama hidup menjadi pegangan dalam perjalanan kepemimpinannya hingga dipercaya memimpin Kota Jayapura selama dua periode.
“Semua petuah yang beliau sampaikan kepada saya menjadi pegangan hidup dalam memimpin. Saya merasa kehilangan sosok yang sangat luar biasa. Beliau bukan hanya sukses membangun Kota Jayapura, tetapi juga berhasil membawa Persipura termasuk berhasil menciptakan pemimpin setelahnya, kepergian almarhum merupakan duka yang sangat mendalam bagi kami dan seluruh masyarakat Papua,” pungkasnya.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan untuk menjalankan amanah almarhum, manajemen Persipura ikut mengambil alih tanggung jawab dalam mengurus prosesi peristirahatan terakhir sang mendiang. “Pesan beliau kepada kami, kalau sampai meninggal dunia jenazahnya harus ditangani Persipura. Kami dan keluarga akan mengurus proses pemakaman. Kami akan bertemu dengan keluarga untuk mengatur semua itu,” tutup BTM.
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo (ABR) mengatakan kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi Kota Jayapura. Selain pernah memimpin Kota Jayapura selama dua periode, almarhum juga dikenal sebagai mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Jayapura serta mantan Ketua Umum dan Manajer Persipura Jayapura yang berjasa besar bagi perkembangan sepak bola Papua.