Identitas Penembak Bus Freeport Dikantongi

MIMIKA — Setelah dilakukan penelusuran dan penyelidikan intensif, pihak Polres Mimika akhirnya menyatakan bahwa mereka telah mengantongi identitas dua terduga pelaku penembakan terhadap iring-iringan bus karyawan dan mobil boks milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Mile Post (MP) 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu, 2 September 2026 lalu.

Kanit Reskrim Polsek Tembagapura Ipda Akhmad Yudha Wiratama mewakili Kapolres Mimika AKBP Alfredo Rumbiak menyatakan, tim gabungan kepolisian bersama Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) telah rampung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Status penanganan perkara ini pun resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Inisial sudah didapat dua, yakni JB dan AU,” kata Ipda Yudha saat ditemui, Selasa, 2 September 2026.  Penetapan tersangka dilakukan di tengah klaim Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).  Kelompok bersenjata dari wilayah Kali Kopi tersebut menyebarkan rekaman video berdurasi 3 menit 16 detik yang menyatakan bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Baca Juga :  Skuat Persipura Komplit

MIMIKA — Setelah dilakukan penelusuran dan penyelidikan intensif, pihak Polres Mimika akhirnya menyatakan bahwa mereka telah mengantongi identitas dua terduga pelaku penembakan terhadap iring-iringan bus karyawan dan mobil boks milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Mile Post (MP) 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu, 2 September 2026 lalu.

Kanit Reskrim Polsek Tembagapura Ipda Akhmad Yudha Wiratama mewakili Kapolres Mimika AKBP Alfredo Rumbiak menyatakan, tim gabungan kepolisian bersama Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz (Satgas ODC) telah rampung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Status penanganan perkara ini pun resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Inisial sudah didapat dua, yakni JB dan AU,” kata Ipda Yudha saat ditemui, Selasa, 2 September 2026.  Penetapan tersangka dilakukan di tengah klaim Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).  Kelompok bersenjata dari wilayah Kali Kopi tersebut menyebarkan rekaman video berdurasi 3 menit 16 detik yang menyatakan bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Baca Juga :  Berantas Miras Sampai ke Kampung

Berita Terbaru

Artikel Lainnya