28 WNA Dievakuasi Pasca Penyerangan Pos

“Status yang bersangkutan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Kami tidak ingin berspekulasi apakah salah satu jenazah tersebut adalah beliau sebelum ada kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan identifikasi resmi,” katanya.

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri masih disiagakan di wilayah Distrik Makimi dan sekitarnya guna menjaga stabilitas keamanan. Langkah-langkah pengamanan dan pendekatan kemanusiaan juga terus dilakukan, termasuk membantu evakuasi masyarakat dan karyawan PT Kristalin dari area terdampak. Pihak TNI berharap situasi keamanan di wilayah Nabire tetap kondusif dan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. (rel)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Kepala Kampung Kamno Sari: Kami Terima Kasih Karena Dapat Perhatian

“Status yang bersangkutan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Kami tidak ingin berspekulasi apakah salah satu jenazah tersebut adalah beliau sebelum ada kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan identifikasi resmi,” katanya.

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri masih disiagakan di wilayah Distrik Makimi dan sekitarnya guna menjaga stabilitas keamanan. Langkah-langkah pengamanan dan pendekatan kemanusiaan juga terus dilakukan, termasuk membantu evakuasi masyarakat dan karyawan PT Kristalin dari area terdampak. Pihak TNI berharap situasi keamanan di wilayah Nabire tetap kondusif dan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. (rel)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Polda Papua Hati-hati Sikapi Masalah Yalimo

Berita Terbaru

Artikel Lainnya