Kunjungannya ke Pelabuhan Samabusa Nabire didampingi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Pj. Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule, Bupati Nabire, Mesak Magai, Bupati Intan Jay
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa perempuan dan anak tidak boleh menjadi korban dalam konflik bersenjata yang terjadi di Papua Tengah. Ia mengecam tindakan kekerasan yang dinilai tidak presisi dan berd
Tak menyerah, ia kemudian mencoba usaha lain berupa kios kecil yang dijalankan selama tujuh bulan. Namun, usaha tersebut menghadapi berbagai tantangan sehingga ia kembali mencari peluang baru yang lebih menjanjikan. Meli
Ketua Dewan Adat Papua Wilayah I Meepago, Philemon Madai, menyampaikan bahwa dirinya sebagai anak asli dan tuan tanah di Kabupaten Nabire membuka ruang bagi siapa pun yang ingin datang dan berkontribusi membangun daerah.
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas Rajawali Mambri dan Satgas Damai Cartenz. Operasi tersebut berlangsung di wilayah Bukit Signal, sekitar Kali Pepaya
Anis Labene menyebut bantuan ini menjawab aspirasi masyarakat Puncak, terutama di daerah pemilihan 3 dan 4. Aspirasi pengadaan ambulans tersebut disampaikan masyarakat saat dirinya melakukan kegiatan reses di Distrik Sin
“Kantor yang saat ini kami gunakan sebagai Mapolda Papua Tengah masih berstatus pinjam pakai dari Diklat Pemerintah Kabupaten Nabire. Pada saat itu saya menjabat sebagai LO dan mendampingi Ibu Penjabat Gubernur Papua Ten
Kasatgas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutjeo menyampaikan, kemunculan kembali KKB Kodap Tolikara ini juga menjadi perhatian aparat keamanan karena dalam beberapa waktu terakhir sejumlah kelompok bersenjata di
Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ricky Samuel Limbong melalui Kepala Seksi Fasilitas Bandar Udara Dishub Papua Tengah, Frengky Sadi, menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi dan koordinasi telah
Disepakati bahwa sebelum pembukaan dan kick off resmi, akan dilaksanakan acara ramah tamah pada 6 Maret 2026 di Graha Eme Neme Yauware. Kegiatan tersebut menjadi momen penyambutan bagi tujuh tim peserta beserta official,