Categories: BERITA UTAMA

10 Hakim Dilaporkan ke Komisi Yudicial, Dianggap Memalukan dan Mencederai

JAYAPURA– Ada 10 hakim yang diadukan masyarakat kepada lembaga perwakilan Komisi Yudisial (KY) Papua. Hal ini terkait dengan kinerja hakim dalam menangani, mengadili dan memutuskan perkara.

Dari data KY, sebagian besar hakim yang dilaporkan berasal dari Pengadilan Negeri Kelas IA Jayapura. Meski, tidak disebutkan lebih jauh mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan namun ini menjadi preseden terkait kredibilitas seorang pengadil.

Salah satu Praktisi Hukum, Thomas C. Syufi mengatakan,  hal itu tidak saja memalukan tetapi juga sangat mencederai lembaga peradilan. 

“Itu bukan saja memalukan tapi mencederai wajah peradilan di Indonesia, terutama hakim,”ujarnya Senin (14/4). Dikatakan, seharusnya hakim itu sebagai pilar terakhir dalam penegakan keadilan dan demokrasi peradilan itu.

Karenanya, bagaimana mereka melihat  semua persoalan  atau mereka punya kewenangan dalam memeriksa, mengadili dan memutuskan semua perkara, ujung atau puncaknya ada pada hakim. Hakim memegang keputusan tertinggi dalam sebuah penegakan hukum.

“Jika ditemukan melanggar maka ia telah mencederai independensi hakim, integritas, kejujuran. Kan ini sudah dicantumkan dalam undang undang kuasa kehakiman,”katanya.

Tapi kalau ada intervensi, artinya telah  menggerus reputasi lembaga peradilan. Walau dilakukan oleh oknum hakim, tapi itu sudah merusak dan menggeneralisir pandangan publik lebih mempertimbangkan soal ekstra yudisial  diluar itu, baik  uang atau relasi dengan oligarki dengan kekuasaan.

“Ini yang menyebabkan rusaknya sendi demokrasi peradilan pengadilan sebagai lembaga terakhir penegak keadilan dan demokrasi,”tambanya.(roy/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Aktivitas Pelayanan Dipindahkan Ke Kantor Kelurahan Hinekombhe

Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…

47 minutes ago

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

1 day ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

1 day ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

1 day ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

1 day ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

1 day ago