Jamin Aman Selama Tidak Diprovokasi

1.500 Personel Diturunkan Amankan Demo di Jayapura

JAYAPURA–Polresta Jayapura Kota mengerahkan sebanyak 1.500 personel untuk mengamankan rencana aksi yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di wilayah Kota Jayapura, Sabtu (15/8). Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Kepolisian akan melaksanakan pengamanan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman,” ujar Fredrickus, Jumat (14/8).

Baca Juga :  Komnas HAM Sudah Mulai  Investigasi Kerusuhan Wamena

Ia menegaskan, kepolisian akan melakukan penegakan hukum apabila dalam pelaksanaan aksi ditemukan adanya pelanggaran. Menurutnya, setiap tindakan akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pada prinsipnya, apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat pelanggaran hukum, kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Papua. Muhajir meminta seluruh jajaran terus memantau perkembangan situasi dan memperkuat koordinasi serta pertukaran informasi antarjajaran.

“Situasi dan perkembangan wilayah harus terus kita pantau bersama. Setiap informasi yang diterima harus segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Muhajir saat memimpin apel di Mako Polda Papua, Jumat (14/8).

Baca Juga :  OTK Kibarkan Kain Putih Bercorak BK di Wamena

Menurutnya, penambahan kekuatan personel diperlukan untuk mendukung pengamanan di sejumlah wilayah yang menjadi perhatian. Penempatan personel akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kebutuhan pengamanan di lapangan.

Muhajir juga meminta personel memahami karakteristik wilayah penugasan, menjaga kewaspadaan, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur terkait dan masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pimpinan di lapangan harus mampu membaca situasi dan mengambil langkah antisipasi secara tepat. Komunikasi antarunsur pengamanan harus tetap terjalin dengan baik,” tegasnya.

1.500 Personel Diturunkan Amankan Demo di Jayapura

JAYAPURA–Polresta Jayapura Kota mengerahkan sebanyak 1.500 personel untuk mengamankan rencana aksi yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di wilayah Kota Jayapura, Sabtu (15/8). Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Kepolisian akan melaksanakan pengamanan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman,” ujar Fredrickus, Jumat (14/8).

Baca Juga :  Keselamatan Pilot Susi Air yang Utama

Ia menegaskan, kepolisian akan melakukan penegakan hukum apabila dalam pelaksanaan aksi ditemukan adanya pelanggaran. Menurutnya, setiap tindakan akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pada prinsipnya, apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat pelanggaran hukum, kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Papua. Muhajir meminta seluruh jajaran terus memantau perkembangan situasi dan memperkuat koordinasi serta pertukaran informasi antarjajaran.

“Situasi dan perkembangan wilayah harus terus kita pantau bersama. Setiap informasi yang diterima harus segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Muhajir saat memimpin apel di Mako Polda Papua, Jumat (14/8).

Baca Juga :  Polresta Mulai Inventarisir Kelompok Preman

Menurutnya, penambahan kekuatan personel diperlukan untuk mendukung pengamanan di sejumlah wilayah yang menjadi perhatian. Penempatan personel akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kebutuhan pengamanan di lapangan.

Muhajir juga meminta personel memahami karakteristik wilayah penugasan, menjaga kewaspadaan, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur terkait dan masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pimpinan di lapangan harus mampu membaca situasi dan mengambil langkah antisipasi secara tepat. Komunikasi antarunsur pengamanan harus tetap terjalin dengan baik,” tegasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya