Saturday, January 10, 2026
26.4 C
Jayapura

PSN Dipalang, Menhan Turun Langsung Cek Lokasi

MERAUKE – Pemalangan lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilakukan pemilik ulayat di Kampung Wanam Distrik Ilwayab beberapa waktu lalu menarik perhatian pemerintah pusat. Sebelumnya masyarakat pemilik ulayat memalang menggunakan salib merah.

Simbol yang dianggap sakral secara adat dan sosial. Dari kondisi itu Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin langsung mengunjungi lokasi Jumat (2/1). Menhan didampingi Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Lucky Avianto.

Agenda ini juga diisi dengan dialog dan tatap muka bersama masyarakat, khususnya para tua adat dan perwakilan marga. Disini Sjafrie menegaskan bahwa PSN cetak sawah merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal.

Baca Juga :  Operasi Damai Cartenz Lindungi Masyarakat dari OPM

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan negara. Papua Selatan memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan nasional, dan pemerintah hadir untuk memastikan potensi ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat,” tegas Menhan.

Sjafrie berdalih pembangunan infrastruktur jalan, pencetakan sawah, dan dukungan sarana pertanian tidak hanya membuka keterisolasian wilayah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekonomi lokal.

“Pembangunan ini bertujuan memberikan akses hidup yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan kemandirian pangan bagi masyarakat,” tambahnya.

Menhan juga memastikan bahwa hak-hak masyarakat adat tetap menjadi perhatian utama pemerintah.Tanah dan alam di sini adalah titipan leluhur. Pemerintah menghormati nilai-nilai adat, menjaga lingkungan, dan menjamin hak masyarakat tetap terlindungi, termasuk pemberian tali asih sebagai bentuk tanggung jawab negara,” ujarnya

Baca Juga :  Ekonomi Sulit, Masyarakat Harus Waspada dengan Utang Konsumtif

MERAUKE – Pemalangan lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilakukan pemilik ulayat di Kampung Wanam Distrik Ilwayab beberapa waktu lalu menarik perhatian pemerintah pusat. Sebelumnya masyarakat pemilik ulayat memalang menggunakan salib merah.

Simbol yang dianggap sakral secara adat dan sosial. Dari kondisi itu Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin langsung mengunjungi lokasi Jumat (2/1). Menhan didampingi Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Lucky Avianto.

Agenda ini juga diisi dengan dialog dan tatap muka bersama masyarakat, khususnya para tua adat dan perwakilan marga. Disini Sjafrie menegaskan bahwa PSN cetak sawah merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal.

Baca Juga :  Kabupaten Puncak Kembali Kondusif

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan negara. Papua Selatan memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan nasional, dan pemerintah hadir untuk memastikan potensi ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat,” tegas Menhan.

Sjafrie berdalih pembangunan infrastruktur jalan, pencetakan sawah, dan dukungan sarana pertanian tidak hanya membuka keterisolasian wilayah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekonomi lokal.

“Pembangunan ini bertujuan memberikan akses hidup yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan kemandirian pangan bagi masyarakat,” tambahnya.

Menhan juga memastikan bahwa hak-hak masyarakat adat tetap menjadi perhatian utama pemerintah.Tanah dan alam di sini adalah titipan leluhur. Pemerintah menghormati nilai-nilai adat, menjaga lingkungan, dan menjamin hak masyarakat tetap terlindungi, termasuk pemberian tali asih sebagai bentuk tanggung jawab negara,” ujarnya

Baca Juga :  Tim Kuasa Hukum akan Bertemu dengan Keluarga Lukas Enembe

Berita Terbaru

Artikel Lainnya