51 Unit Los di Pasar Mararena Sarmi Ludes Terbakar

Kebakaran terjadi di Sarmi yang menghanguskan 51 unit los Selasa (1/10) dini hari. )FOTO : Humas Polda)

JAYAPURA- Sebanyak 51 los bangunan yang terdiri dari 20 los bangunan permanen dan 31 los bangunan semi permanen di Pasar Sentral Mararena, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi dilahap si jago merah pada Selasa (1/10) sekira pukul 00.30 WIT.

  Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polres Sarmi. Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa.

“Tidak terdapat  korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, kerugian materi diperkirakan Rp 10 M,” ucap Kamal.

  Tentang kronologi kejadia, kata Kamal, sekira pukul 00.30 WIT. dari keterangan masyarakat diketahui bahwa awal mula api terlihat dari los semi permanen milik salah satu pedagang yang kesehariannya menjual barang barang kosmetik.

Baca Juga :  PSU di Dua Distrik di Yalimo Dipersiapkan

“Namun, ketika api akan dipadamkan terkendala bangunan yang terkunci dari dalam dan tidak terdapat sumber air untuk memadamkan,” tutur Kamal.

  Sekira pukul 00.45 WIT, anggota Polres Sarmi yang menerima laporan, selanjutnya anggota langsung mendatangi TKP dan mengamankan TKP serta bersama sama masyarakat sekitar memadamkan api dan menyelamatkan barang barang pedagang.

“Kondisi angin yang cukup kencang serta material bangunan yang terbuat sepenuhnya dari kayu membuat api dengan cepat merembet ke bangunan los-los Pasar lainnya. Api berhasil dipadamkan dengan menggunakan alat seadanya setelah satu jam menyala,” kata Kamal.

  Sementara itu, Kapolres Sarmi AKBP Paul Izak mengatakan kebakaran diduga penyebabnya adalah korsleting aliran listrik. Namun untuk memastikan itu pihaknya sedang melakukan penyelidikan di lapangan.

Baca Juga :  Patung Bunda Maria Berdiri di Tengah Jalan, Mappi Heboh

“Dilakukan penyelidikan dulu barulah bisa disimpulkan penyebab utama kebakaran tersebut,” ucap Kapolres saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telfon selulernya, Selasa (1/10).

  Untuk korban saat ini lanjut Kapolres sementara tinggal bersama keluarga mereka yang ada di Kabupaten Sarmi. Dan situasi Sarmi sendiri kondusif. (fia)

Kebakaran terjadi di Sarmi yang menghanguskan 51 unit los Selasa (1/10) dini hari. )FOTO : Humas Polda)

JAYAPURA- Sebanyak 51 los bangunan yang terdiri dari 20 los bangunan permanen dan 31 los bangunan semi permanen di Pasar Sentral Mararena, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi dilahap si jago merah pada Selasa (1/10) sekira pukul 00.30 WIT.

  Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polres Sarmi. Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa.

“Tidak terdapat  korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, kerugian materi diperkirakan Rp 10 M,” ucap Kamal.

  Tentang kronologi kejadia, kata Kamal, sekira pukul 00.30 WIT. dari keterangan masyarakat diketahui bahwa awal mula api terlihat dari los semi permanen milik salah satu pedagang yang kesehariannya menjual barang barang kosmetik.

Baca Juga :  Seni dan Budaya Harus Tumbuh, Siap Bangun Expo Waena

“Namun, ketika api akan dipadamkan terkendala bangunan yang terkunci dari dalam dan tidak terdapat sumber air untuk memadamkan,” tutur Kamal.

  Sekira pukul 00.45 WIT, anggota Polres Sarmi yang menerima laporan, selanjutnya anggota langsung mendatangi TKP dan mengamankan TKP serta bersama sama masyarakat sekitar memadamkan api dan menyelamatkan barang barang pedagang.

“Kondisi angin yang cukup kencang serta material bangunan yang terbuat sepenuhnya dari kayu membuat api dengan cepat merembet ke bangunan los-los Pasar lainnya. Api berhasil dipadamkan dengan menggunakan alat seadanya setelah satu jam menyala,” kata Kamal.

  Sementara itu, Kapolres Sarmi AKBP Paul Izak mengatakan kebakaran diduga penyebabnya adalah korsleting aliran listrik. Namun untuk memastikan itu pihaknya sedang melakukan penyelidikan di lapangan.

Baca Juga :  Patung Bunda Maria Berdiri di Tengah Jalan, Mappi Heboh

“Dilakukan penyelidikan dulu barulah bisa disimpulkan penyebab utama kebakaran tersebut,” ucap Kapolres saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telfon selulernya, Selasa (1/10).

  Untuk korban saat ini lanjut Kapolres sementara tinggal bersama keluarga mereka yang ada di Kabupaten Sarmi. Dan situasi Sarmi sendiri kondusif. (fia)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya