TPNPB juga mengklaim masih melakukan operasi terbuka di wilayah Kota Dekai. Bahkan, dalam pernyataannya, mereka mengeluarkan imbauan kepada warga sipil pendatang agar meninggalkan wilayah Yahukimo. Selain itu, TPNPB juga mengeluarkan ancaman terhadap pihak-pihak yang dianggap terlibat atau mendukung pemerintah.
Tidak hanya itu, kelompok tersebut juga menyampaikan ultimatum kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk menghentikan seluruh program yang berkaitan dengan eksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut. Sementara itu, pihak TNI dengan tegas membantah seluruh klaim yang disampaikan oleh TPNPB. Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar fakta.
“Hingga saat ini, narasi yang disebarkan oleh kelompok OPM tidak berdasar dan hanya bertujuan menciptakan opini negatif di tengah masyarakat. Informasi tersebut sengaja digulirkan untuk menimbulkan efek intimidasi dan teror,” tegasnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama memelihara situasi keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan kedamaian di Tanah Papua,” pungkasnya.(rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
TPNPB juga mengklaim masih melakukan operasi terbuka di wilayah Kota Dekai. Bahkan, dalam pernyataannya, mereka mengeluarkan imbauan kepada warga sipil pendatang agar meninggalkan wilayah Yahukimo. Selain itu, TPNPB juga mengeluarkan ancaman terhadap pihak-pihak yang dianggap terlibat atau mendukung pemerintah.
Tidak hanya itu, kelompok tersebut juga menyampaikan ultimatum kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk menghentikan seluruh program yang berkaitan dengan eksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut. Sementara itu, pihak TNI dengan tegas membantah seluruh klaim yang disampaikan oleh TPNPB. Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar fakta.
“Hingga saat ini, narasi yang disebarkan oleh kelompok OPM tidak berdasar dan hanya bertujuan menciptakan opini negatif di tengah masyarakat. Informasi tersebut sengaja digulirkan untuk menimbulkan efek intimidasi dan teror,” tegasnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta bersama-sama memelihara situasi keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan kedamaian di Tanah Papua,” pungkasnya.(rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q