Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

MERAUKE – Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mendapat sorotan. Kendati sudah ada 21 kopdes yang  dibangun di Merauke namun hingga kini belum ada satupun yang dibangun di kampung-kampung lokal. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Kepala Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) UMKM Kabupaten Merauke, Carles Sumbung.

Menurut Carles, perhatian terhadap kampung lokal penting bukan semata-mata untuk memberikan perlakuan khusus, tetapi memastikan program pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

“Jangan karena program ini, mereka melihat tidak ada pemerataan, kemudian masyarakat mulai mempertanyakan. Kita di Merauke ini masih sangat aman. Jangan sampai kita terlena dengan kondisi aman-aman saja,” kata Carles Sumbung baru-baru ini.

Baca Juga :  Sepakat Hingga Pukul 14.00 WIT

Ia mengatakan, pemerintah daerah telah beberapa kali menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak terkait, termasuk saat melakukan kunjungan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Kampung Matara. Menurut Carles, ketika dilakukan pengecekan di lapangan, lahan untuk pembangunan koperasi sebenarnya telah tersedia dan siap digunakan. Namun, pembangunan belum juga terealisasi.

MERAUKE – Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mendapat sorotan. Kendati sudah ada 21 kopdes yang  dibangun di Merauke namun hingga kini belum ada satupun yang dibangun di kampung-kampung lokal. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Kepala Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) UMKM Kabupaten Merauke, Carles Sumbung.

Menurut Carles, perhatian terhadap kampung lokal penting bukan semata-mata untuk memberikan perlakuan khusus, tetapi memastikan program pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

“Jangan karena program ini, mereka melihat tidak ada pemerataan, kemudian masyarakat mulai mempertanyakan. Kita di Merauke ini masih sangat aman. Jangan sampai kita terlena dengan kondisi aman-aman saja,” kata Carles Sumbung baru-baru ini.

Baca Juga :  Waspada, BPBD Minta Warga Cermati Cuaca Ekstrem

Ia mengatakan, pemerintah daerah telah beberapa kali menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak terkait, termasuk saat melakukan kunjungan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Kampung Matara. Menurut Carles, ketika dilakukan pengecekan di lapangan, lahan untuk pembangunan koperasi sebenarnya telah tersedia dan siap digunakan. Namun, pembangunan belum juga terealisasi.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya