Pemkab Jayapura Liburkan Aktivitas Perkantoran

SENTANI-Pemerintah Kabupaten Jayapura terpaksa meliburkan aktifitas pegawai disejumlah kantor dinas di Kabupaten Jayapura, Rabu (11/1).

Sekda Hana Hikoyabi mengatakan, pihaknya terpaksa meliburkan aktivitas perkantoran disejumlah instansi pemerintah di Kabupaten Jayapura itu disebabkan karena adanya potensi gangguan kambtibmas pasca penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK, Selasa (10/1).

“Iya hari ini diliburkan, kita tunggu hari ini kalau tidak ada akses sampai sore nanti besok kita masuk,”kata Sekda Hana Hikoyabi, Rabu (11/1).

Dia mengatakan, ada informasi berkembang bahwa akan ada gerakan-gerakan masa terkait dengan adanya penangkapan Gubenur Papua Lukas Enembe. Karena itu, pihaknya juga meminta kepada pegawai dan bagian transportasi agar kendaraan dinas untuk sementara tidak keluar dari area kantor Bupati Jayapura.

Baca Juga :  Raih 91 Persen Suara, Apolo Safanpo Kembali Pimpin Uncen

“Siang ini akan kami pastikan, kalau kondisi aman. RSUD Yowari juga masih ada orang yang dirawat, jenazah dari Yowari yang meninggal juga sudah dipindahkan,” katanya menjelaskan.

Namun demikian kata dia, Pemkab Jayapura masih akan memantau perkembangan situasi termasuk tetap membangun komunikasi dengan pihak keamanan untuk memastikan situasi kambtibmas di Kabupaten Jayapura.

“Kita masih pantau, kalau aman, tidak ada aksi masyarakat, besok kita pastikan bisa kantor kembali,” ujarnya.

Dia juga berharap kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura supaya tidak terprovokasi dengan situasi saat ini. Masyarakat diminta supaya tetap menahan diri agar tidak menimbulkan kerugian yang justru akan berdampak lebih besar lagi.

Diketahui, selain kantor pemerintah, sekolah juga terpaksa diliburkan. Maulai dari jenjang TK-Paud sampai tingkat SMA. (roy/gin).

Baca Juga :  Laga Melawan PSM Kembali Diundur

SENTANI-Pemerintah Kabupaten Jayapura terpaksa meliburkan aktifitas pegawai disejumlah kantor dinas di Kabupaten Jayapura, Rabu (11/1).

Sekda Hana Hikoyabi mengatakan, pihaknya terpaksa meliburkan aktivitas perkantoran disejumlah instansi pemerintah di Kabupaten Jayapura itu disebabkan karena adanya potensi gangguan kambtibmas pasca penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK, Selasa (10/1).

“Iya hari ini diliburkan, kita tunggu hari ini kalau tidak ada akses sampai sore nanti besok kita masuk,”kata Sekda Hana Hikoyabi, Rabu (11/1).

Dia mengatakan, ada informasi berkembang bahwa akan ada gerakan-gerakan masa terkait dengan adanya penangkapan Gubenur Papua Lukas Enembe. Karena itu, pihaknya juga meminta kepada pegawai dan bagian transportasi agar kendaraan dinas untuk sementara tidak keluar dari area kantor Bupati Jayapura.

Baca Juga :  Perang Lawan Narkoba, Butuh Dukungan dan Komitmen Pemerintah

“Siang ini akan kami pastikan, kalau kondisi aman. RSUD Yowari juga masih ada orang yang dirawat, jenazah dari Yowari yang meninggal juga sudah dipindahkan,” katanya menjelaskan.

Namun demikian kata dia, Pemkab Jayapura masih akan memantau perkembangan situasi termasuk tetap membangun komunikasi dengan pihak keamanan untuk memastikan situasi kambtibmas di Kabupaten Jayapura.

“Kita masih pantau, kalau aman, tidak ada aksi masyarakat, besok kita pastikan bisa kantor kembali,” ujarnya.

Dia juga berharap kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura supaya tidak terprovokasi dengan situasi saat ini. Masyarakat diminta supaya tetap menahan diri agar tidak menimbulkan kerugian yang justru akan berdampak lebih besar lagi.

Diketahui, selain kantor pemerintah, sekolah juga terpaksa diliburkan. Maulai dari jenjang TK-Paud sampai tingkat SMA. (roy/gin).

Baca Juga :  DPR Harus Perhatian  Fungsi Legislasi, Penganggaran dan Pengawasan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya