BPBD  Kabupaten Jayapura Bangun Lapak Jualan Sementara

SENTANI-Pemerintah Kabupaten Jayapura, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura mulai membangun kios atau lapak jualan darurat bagi ratusan pedagang yang menjadi korban yang terkena dampak dalam peristiwa kebakaran di pasar Pharaa, Sentani, Jumat (6/1) lalu.

“Ini sudah hari keenam penanganan setelah peristiwa kebakaran. Kami sudah lakukan pemadaman, pembersihan areal yang terbakar, penataan kawasan yang akan direncanakan untuk pembangunan kios darurat,” Kata Kepala BPBD Kabupaten Jayapura Jan Wilem Rumere, Rabu (11/1).

Menurutnya, upaya untuk penanganan kedepan, terutama membangun permanen pasar itu masih akan dikoordinasikan kembali dengan beberapa instansi terkait lainya. Namun untuk pembangunan permanen, nanti sepenuhnya akan dilakukan oleh dinas terkait terutama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura.

Baca Juga :  Diwarnai Peresmian Pasar Mama-Mama Papua

“Upaya- upaya untuk perencanaan kedepan, bersama instansi teknis yang lain kita siapkan datanya, untuk pembiayaan lebih lanjut yang permanen itu menjadi kewenangan dinas terkait” ujarnya.

Dia menambahkan, pembangunan kios darurat itu dilakukan pihaknya agar ratusan pedagang yang terkena dampak itu secepatnya bisa kembali beraktifitas.

“Ini penanganan darurat saja, supaya mereka bisa kembali beraktifitas sehingga tidak terlalu lama kehilangan pekerjaan mereka,”tambahnya.

Pantauan media ini, pedagang yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran ini masih terus mengawal proses penanganan yang dilakukan oleh pemerintah. Setidaknya ada tiga dinas yang paling berperan dalam penanganan pasca peristiwa kebakaran itu, yakni BPBD, Dinas Sosial dan dinas perindustrian dan perdagangan. (roy/gin).

Baca Juga :  Pemda Nduga Serahkan 25 Ton Beras Pada Masyarakat Rentan Inflasi dan Stunting

SENTANI-Pemerintah Kabupaten Jayapura, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura mulai membangun kios atau lapak jualan darurat bagi ratusan pedagang yang menjadi korban yang terkena dampak dalam peristiwa kebakaran di pasar Pharaa, Sentani, Jumat (6/1) lalu.

“Ini sudah hari keenam penanganan setelah peristiwa kebakaran. Kami sudah lakukan pemadaman, pembersihan areal yang terbakar, penataan kawasan yang akan direncanakan untuk pembangunan kios darurat,” Kata Kepala BPBD Kabupaten Jayapura Jan Wilem Rumere, Rabu (11/1).

Menurutnya, upaya untuk penanganan kedepan, terutama membangun permanen pasar itu masih akan dikoordinasikan kembali dengan beberapa instansi terkait lainya. Namun untuk pembangunan permanen, nanti sepenuhnya akan dilakukan oleh dinas terkait terutama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura.

Baca Juga :  105 Hutan Adat di Seluruh Indonesia Sudah Diakui Negara

“Upaya- upaya untuk perencanaan kedepan, bersama instansi teknis yang lain kita siapkan datanya, untuk pembiayaan lebih lanjut yang permanen itu menjadi kewenangan dinas terkait” ujarnya.

Dia menambahkan, pembangunan kios darurat itu dilakukan pihaknya agar ratusan pedagang yang terkena dampak itu secepatnya bisa kembali beraktifitas.

“Ini penanganan darurat saja, supaya mereka bisa kembali beraktifitas sehingga tidak terlalu lama kehilangan pekerjaan mereka,”tambahnya.

Pantauan media ini, pedagang yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran ini masih terus mengawal proses penanganan yang dilakukan oleh pemerintah. Setidaknya ada tiga dinas yang paling berperan dalam penanganan pasca peristiwa kebakaran itu, yakni BPBD, Dinas Sosial dan dinas perindustrian dan perdagangan. (roy/gin).

Baca Juga :  Selain Aneka Menu, Andalkan Pemandangan Danau Sentani dan Pegunungan Cycloop

Berita Terbaru

Artikel Lainnya