Bintang Kejora Berkibar di Kampus USTJ, Tiga Mahasiswa Diamankan

JAYAPURA – Kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) mendadak jadi bahan pembicaraan pada Rabu (30/9). Bukan soal prestasi melainkan adanya insiden pengibaran Bintang Kejora di tiang bendera kampus. Setelah sejumlah oknum mahasiswa melakukan orasi di dalam kampus kemudian mengibarkan bintang kejora. Tak hanya itu, ada juga mahasiswa yang berkeliling lapangan sambil membawa bintang kejora.

Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap untuk mempublikasikan dengan handphone masing-masing. Kejadian tersebut terjadi Rabu siang dimana setelah beberapa kali dilakukan  melakukan orasi, tak lama seorang pria kemudian memanjat tiang dan mengikat bintang kejora tersebut di ujung tali.

Aparat kepolisian yang mendapatkan informasi ini langsung masuk dan mengamakan situasi. Pertama yang dilakukan adalah melakukan komunikasi untuk diturunkan namun karena terjadi penolakan akhirnya aparat berupaya untuk menurunkan bendera tersebut kemudian “memegang” otak dari aksi tersebut. Karena tak terima akhirnya mahasiswa lainnya berlari berhamburan dan melakukan perlawanan dengan cara melempar.

Baca Juga :  Satu Prajurit Gugur Jelang HUT TNI
Para pelaku saat melakukan pelemparan kepada aparat keamanan di jalan Masuk Asrma Liboran, Waena, Rabu (30/9).

Aksi sempat melebar setelah mahasiswa memilih berkelompok dan menyerang dari beberapa arah. Ada yang melempar dari arah dalam kampus, ada juga yang menyerang dari arah jalan masuk Asrama Liboran. Alhasil aparat beberapa kali mengeluarkan tembakan gas air mata dan dibalas lemparan batu.

Tak hanya itu, kelompok massa yang jumlahnya sekitar 50 an orang ini kemudian ke arah jalan utama dan melakukan pembakaran ban dan beberapa potongan kayu. Dampaknya akses jalan  tak bisa dilalui dan asap tebal membumbung persis di pintu masuk Makorem 172/PWY. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrick Maclarimboen yang ditemui di lokasi menyampaikan bahwa aksi pengibaran ini diindikasikan sudah direncanakan.

Baca Juga :  Korupsi Rp 2,8 Miliar, Kadis PUPR Boven Digoel Ditahan

“Kami sudah berupaya untuk nego agar segera diturunkan tapi saat anggota mencoba menurunkan ternyata kami dilempar dan kami membalas dengan tembakan air mata dan watercanon,” jelas Kapolresta. Dikatakan aksi ini kuat diduga telah direncanakan sebab saat pembubaran ternyata ada mahasiswa yang juga keluar dari masing-masing ruangan di kampus dan melakukan perlawanan. Sedangkan pembakaran ban di jalan merupakan ekses dari situasi di kampus USTJ tadi.

JAYAPURA – Kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) mendadak jadi bahan pembicaraan pada Rabu (30/9). Bukan soal prestasi melainkan adanya insiden pengibaran Bintang Kejora di tiang bendera kampus. Setelah sejumlah oknum mahasiswa melakukan orasi di dalam kampus kemudian mengibarkan bintang kejora. Tak hanya itu, ada juga mahasiswa yang berkeliling lapangan sambil membawa bintang kejora.

Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap untuk mempublikasikan dengan handphone masing-masing. Kejadian tersebut terjadi Rabu siang dimana setelah beberapa kali dilakukan  melakukan orasi, tak lama seorang pria kemudian memanjat tiang dan mengikat bintang kejora tersebut di ujung tali.

Aparat kepolisian yang mendapatkan informasi ini langsung masuk dan mengamakan situasi. Pertama yang dilakukan adalah melakukan komunikasi untuk diturunkan namun karena terjadi penolakan akhirnya aparat berupaya untuk menurunkan bendera tersebut kemudian “memegang” otak dari aksi tersebut. Karena tak terima akhirnya mahasiswa lainnya berlari berhamburan dan melakukan perlawanan dengan cara melempar.

Baca Juga :  Dua Calon Gubernur Ikut Prihatin Kasus Teror di Jubi
Para pelaku saat melakukan pelemparan kepada aparat keamanan di jalan Masuk Asrma Liboran, Waena, Rabu (30/9).

Aksi sempat melebar setelah mahasiswa memilih berkelompok dan menyerang dari beberapa arah. Ada yang melempar dari arah dalam kampus, ada juga yang menyerang dari arah jalan masuk Asrama Liboran. Alhasil aparat beberapa kali mengeluarkan tembakan gas air mata dan dibalas lemparan batu.

Tak hanya itu, kelompok massa yang jumlahnya sekitar 50 an orang ini kemudian ke arah jalan utama dan melakukan pembakaran ban dan beberapa potongan kayu. Dampaknya akses jalan  tak bisa dilalui dan asap tebal membumbung persis di pintu masuk Makorem 172/PWY. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrick Maclarimboen yang ditemui di lokasi menyampaikan bahwa aksi pengibaran ini diindikasikan sudah direncanakan.

Baca Juga :  Satu Prajurit Gugur Jelang HUT TNI

“Kami sudah berupaya untuk nego agar segera diturunkan tapi saat anggota mencoba menurunkan ternyata kami dilempar dan kami membalas dengan tembakan air mata dan watercanon,” jelas Kapolresta. Dikatakan aksi ini kuat diduga telah direncanakan sebab saat pembubaran ternyata ada mahasiswa yang juga keluar dari masing-masing ruangan di kampus dan melakukan perlawanan. Sedangkan pembakaran ban di jalan merupakan ekses dari situasi di kampus USTJ tadi.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya