MERAUKE – Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo Bandara Mopah Merauke menuju Surabaya beberapa waktu lalu kini ditetaskan menggunakan inkubator. Kepala Balai Karantina Papua Selatan, Irsan Nuhantoro , mengungkapkan seluruh telur burung yang diamankan tersebut telah diamankan dan ditangani oleh pihaknya untuk memastikan proses penetasan dapat berlangsung dengan baik.
“Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang kami amankan saat akan diselundupkan di bagian kargo Bandara Mopah Merauke, seluruhnya kami tetaskan menggunakan inkubator,” ujar Irsan kepada media ini, Senin (31/8).
Irsan menjelaskan, dari 115 butir telur tersebut, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap proses penetasan. Penanganan dilakukan secara khusus mengingat telur-telur tersebut merupakan bagian dari satwa yang perlu mendapatkan perlindungan.
MERAUKE – Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo Bandara Mopah Merauke menuju Surabaya beberapa waktu lalu kini ditetaskan menggunakan inkubator. Kepala Balai Karantina Papua Selatan, Irsan Nuhantoro , mengungkapkan seluruh telur burung yang diamankan tersebut telah diamankan dan ditangani oleh pihaknya untuk memastikan proses penetasan dapat berlangsung dengan baik.
“Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang kami amankan saat akan diselundupkan di bagian kargo Bandara Mopah Merauke, seluruhnya kami tetaskan menggunakan inkubator,” ujar Irsan kepada media ini, Senin (31/8).
Irsan menjelaskan, dari 115 butir telur tersebut, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap proses penetasan. Penanganan dilakukan secara khusus mengingat telur-telur tersebut merupakan bagian dari satwa yang perlu mendapatkan perlindungan.