Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

Para Veteran Papua yang Tetap Menjaga Silahturahmi Dalam Usia yang Makin Senja

Di tengah usia yang semakin senja dan keterbatasan anggaran, para veteran Papua tetap menjaga silaturahmi serta menitipkan semangat perjuangan kepada generasi muda. Bagaimana mereka bertahan dengan keterbatasan anggaran ?

Laporan:Elfira-Jayapura

Usia telah membawa mereka menjauh dari masa muda. Rambut memutih, tenaga mulai berkurang, dan sebagian langkah tak lagi sekuat dahulu. Namun, semangat untuk berkumpul dan menjaga persaudaraan masih tetap tumbuh.

  Senin (10/8), puluhan veteran berusia 75 hingga 80 tahun lebih berkumpul di Kantor DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Papua, Jalan Soa Siu Nomor 12, Dok V Bawah, Distrik Jayapura Utara. Mereka mengikuti syukuran memperingati Hari Veteran Nasional ke-77.

Baca Juga :  Tersaji Kolam Lumpur Seluas Lapangan Sepakbola,Suara Alkon Berhenti Kala Senja

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa, berbincang dan bernostalgia. Bagi mereka, pertemuan tersebut bukan hanya tentang memperingati sebuah hari, tetapi juga menjaga silaturahmi yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

   Ada pula pesan yang terus mereka pegang yaitu semangat perjuangan tidak boleh berhenti pada generasi mereka.

   Ketua DPD LVRI Papua, Marijo, mengatakan para veteran di Papua masih tetap solid untuk menjaga semangat perjuangan 1945 dan meneruskannya kepada generasi muda. “Anggota veteran di Papua tetap solid untuk melanjutkan semangat juang 45 kepada generasi penerus Papua agar tetap berbuat positif dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata Marijo.

Baca Juga :  Komitmen PTFI Membangun Olahraga di Papua

   Ia berkata, saat ini terdapat 625 veteran di tanah Papua. Mereka terdiri atas veteran pembela kemerdekaan dan veteran perdamaian. Bagi para veteran, meneruskan perjuangan tidak selalu berarti melakukan hal besar. Menjaga persatuan, mengingat sejarah dan mengajak generasi muda melakukan kegiatan positif merupakan bagian dari perjuangan di masa kini.

   Namun, semangat tersebut berjalan di tengah keterbatasan. Organisasi veteran di Papua kini harus menjalankan berbagai kegiatan dengan anggaran yang terbatas.

Para Veteran Papua yang Tetap Menjaga Silahturahmi Dalam Usia yang Makin Senja

Di tengah usia yang semakin senja dan keterbatasan anggaran, para veteran Papua tetap menjaga silaturahmi serta menitipkan semangat perjuangan kepada generasi muda. Bagaimana mereka bertahan dengan keterbatasan anggaran ?

Laporan:Elfira-Jayapura

Usia telah membawa mereka menjauh dari masa muda. Rambut memutih, tenaga mulai berkurang, dan sebagian langkah tak lagi sekuat dahulu. Namun, semangat untuk berkumpul dan menjaga persaudaraan masih tetap tumbuh.

  Senin (10/8), puluhan veteran berusia 75 hingga 80 tahun lebih berkumpul di Kantor DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Papua, Jalan Soa Siu Nomor 12, Dok V Bawah, Distrik Jayapura Utara. Mereka mengikuti syukuran memperingati Hari Veteran Nasional ke-77.

Baca Juga :  50 Persen Taman Imbi Justru Tak Terpakai, Tugu Pepera Tenggelam Karena Mal

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa, berbincang dan bernostalgia. Bagi mereka, pertemuan tersebut bukan hanya tentang memperingati sebuah hari, tetapi juga menjaga silaturahmi yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

   Ada pula pesan yang terus mereka pegang yaitu semangat perjuangan tidak boleh berhenti pada generasi mereka.

   Ketua DPD LVRI Papua, Marijo, mengatakan para veteran di Papua masih tetap solid untuk menjaga semangat perjuangan 1945 dan meneruskannya kepada generasi muda. “Anggota veteran di Papua tetap solid untuk melanjutkan semangat juang 45 kepada generasi penerus Papua agar tetap berbuat positif dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata Marijo.

Baca Juga :  Kebijakan Terjemahan Otsus jadi Atensi, Hindari Mainkan Isu SARA

   Ia berkata, saat ini terdapat 625 veteran di tanah Papua. Mereka terdiri atas veteran pembela kemerdekaan dan veteran perdamaian. Bagi para veteran, meneruskan perjuangan tidak selalu berarti melakukan hal besar. Menjaga persatuan, mengingat sejarah dan mengajak generasi muda melakukan kegiatan positif merupakan bagian dari perjuangan di masa kini.

   Namun, semangat tersebut berjalan di tengah keterbatasan. Organisasi veteran di Papua kini harus menjalankan berbagai kegiatan dengan anggaran yang terbatas.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya