Kembali Kepada Kasih Mula – mula,  Bupati Tolikara Serukan Pelayanan Gereja Hadir di Tengah Umat

JAYAPURA – Pelantikan Pengurus Klasis Konda Masa Bakti 2026–2029 menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan gereja dan persatuan umat di wilayah Klasis Konda.

Bupati Tolikara Willem Wandik mengajak seluruh pelayan Tuhan untuk kembali kepada kasih mula-mula, dengan menghadirkan pelayanan yang setia, konsisten, dan nyata di tengah kehidupan jemaat. Pesan tersebut disampaikan dalam acara pelantikan Pengurus Klasis Konda di Aula GIDI Karubaga, Jumat, (17/7).

Pelayanan gereja bukan hanya tentang jabatan, bukan pula sekadar menjalankan program dan kegiatan ibadah. Lebih dari itu, pelayanan adalah panggilan untuk hadir, mengasihi, membimbing, dan berjalan bersama umat Tuhan dalam setiap keadaan.

Pesan inilah yang disampaikan Bupati Tolikara Willem Wandik dalam pelantikan Pengurus Klasis Konda Masa Bakti 2026–2029. Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Klasis Konda terpilih, Pdt. Sem Yikwa, bersama seluruh pengurus yang baru dilantik.

Baca Juga :  Tingkatkan Sistem Pelayanan, Pemkab Tolikara Sosialisasikan Aplikasi SIMARA

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi awal yang kuat untuk membangun pelayanan gereja yang semakin dekat dengan jemaat, semakin solid dalam kebersamaan, dan semakin nyata menghadirkan kasih Kristus di tengah masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Layanilah 17 jemaat dengan setia. Kita harus kembali kepada tema, yaitu kembali kepada kasih yang mula-mula. Tetap konsisten, tegak lurus dalam pelayanan, menjaga kekompakan dan kebersamaan.”

Bupati Willem Wandik menegaskan, tema “Kembali kepada Kasih yang Mula-mula” bukan sekadar tema konferensi atau slogan pelayanan. Tema tersebut harus menjadi panggilan untuk melakukan introspeksi.

Mengembalikan pelayanan kepada dasar utama iman Kristen, yaitu kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama. Menurutnya, ketika kasih mula-mula tetap hidup dalam hati para pelayan Tuhan, maka pelayanan tidak akan berhenti pada mimbar gereja.

Baca Juga :  Bupati Biak Numfor Tegaskan ASN Wajib Mengabdi Minimal 15 Tahun

Pelayanan akan hadir dalam kehidupan nyata. Karena itu, Bupati mengingatkan bahwa seorang gembala harus benar-benar hadir di tengah kehidupan jemaat. Bukan hanya ketika umat datang beribadah. Tetapi juga ketika jemaat sakit, menghadapi persoalan keluarga, melahirkan, menjalani operasi, mengalami kesulitan, bahkan ketika berada dalam pergumulan hidup yang berat.

Pelantikan Pengurus Klasis Konda Masa Bakti 2026–2029 dilaksanakan oleh Ketua GIDI Wilayah Toli, Pdt. Yeremias Wandik, di Aula GIDI Karubaga, Jumat, 17 Juli 2026. Pdt. Sem Yikwa dipercaya memimpin Klasis Konda untuk masa pelayanan 2026 hingga 2029, bersama jajaran pengurus lainnya. (diskomdigi)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

JAYAPURA – Pelantikan Pengurus Klasis Konda Masa Bakti 2026–2029 menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan gereja dan persatuan umat di wilayah Klasis Konda.

Bupati Tolikara Willem Wandik mengajak seluruh pelayan Tuhan untuk kembali kepada kasih mula-mula, dengan menghadirkan pelayanan yang setia, konsisten, dan nyata di tengah kehidupan jemaat. Pesan tersebut disampaikan dalam acara pelantikan Pengurus Klasis Konda di Aula GIDI Karubaga, Jumat, (17/7).

Pelayanan gereja bukan hanya tentang jabatan, bukan pula sekadar menjalankan program dan kegiatan ibadah. Lebih dari itu, pelayanan adalah panggilan untuk hadir, mengasihi, membimbing, dan berjalan bersama umat Tuhan dalam setiap keadaan.

Pesan inilah yang disampaikan Bupati Tolikara Willem Wandik dalam pelantikan Pengurus Klasis Konda Masa Bakti 2026–2029. Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Klasis Konda terpilih, Pdt. Sem Yikwa, bersama seluruh pengurus yang baru dilantik.

Baca Juga :  Tekan Pelanggaran, Satlantas Polres Tolikara Gelar Sweeping

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi awal yang kuat untuk membangun pelayanan gereja yang semakin dekat dengan jemaat, semakin solid dalam kebersamaan, dan semakin nyata menghadirkan kasih Kristus di tengah masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Layanilah 17 jemaat dengan setia. Kita harus kembali kepada tema, yaitu kembali kepada kasih yang mula-mula. Tetap konsisten, tegak lurus dalam pelayanan, menjaga kekompakan dan kebersamaan.”

Bupati Willem Wandik menegaskan, tema “Kembali kepada Kasih yang Mula-mula” bukan sekadar tema konferensi atau slogan pelayanan. Tema tersebut harus menjadi panggilan untuk melakukan introspeksi.

Mengembalikan pelayanan kepada dasar utama iman Kristen, yaitu kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama. Menurutnya, ketika kasih mula-mula tetap hidup dalam hati para pelayan Tuhan, maka pelayanan tidak akan berhenti pada mimbar gereja.

Baca Juga :  Bupati Gusbager Ajak Masyarakat Flobamora Bangun Keerom

Pelayanan akan hadir dalam kehidupan nyata. Karena itu, Bupati mengingatkan bahwa seorang gembala harus benar-benar hadir di tengah kehidupan jemaat. Bukan hanya ketika umat datang beribadah. Tetapi juga ketika jemaat sakit, menghadapi persoalan keluarga, melahirkan, menjalani operasi, mengalami kesulitan, bahkan ketika berada dalam pergumulan hidup yang berat.

Pelantikan Pengurus Klasis Konda Masa Bakti 2026–2029 dilaksanakan oleh Ketua GIDI Wilayah Toli, Pdt. Yeremias Wandik, di Aula GIDI Karubaga, Jumat, 17 Juli 2026. Pdt. Sem Yikwa dipercaya memimpin Klasis Konda untuk masa pelayanan 2026 hingga 2029, bersama jajaran pengurus lainnya. (diskomdigi)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya