JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat kampung dengan meningkatkan kapasitas lembaga kemasyarakatan sebagai mitra strategis pemerintah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Kampung yang diikuti perwakilan dari 14 kampung di Kota Jayapura beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur lembaga kemasyarakatan, mulai dari pengurus RT/RW, Posyandu, Kader Malaria, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), hingga Karang Taruna.
Mereka dibekali pemahaman mengenai penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, serta strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif masyarakat melalui lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berada di garis terdepan.
“Lembaga kemasyarakatan merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif. Melalui peningkatan kapasitas ini, kami berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik, pemberdayaan masyarakat semakin kuat, dan kesejahteraan warga terus meningkat,” ujar Abisai ke Cepos, Sabtu (6/7).
Ia mengatakan, lembaga kemasyarakatan memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi ujung tombak pelayanan publik di tingkat kampung. Keberadaan RT/RW, Posyandu, Kader Malaria, LPM, hingga Karang Taruna dinilai mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program-program pemerintah.
Menurut Abisai, tantangan pembangunan yang semakin kompleks menuntut setiap pengurus lembaga kemasyarakatan memiliki kemampuan, pengetahuan, serta keterampilan yang memadai agar mampu menjalankan tugas secara profesional, responsif, dan efektif.
“Kampung yang maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya kelembagaan masyarakat. Jika lembaga kemasyarakatan berjalan baik, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal, persoalan sosial lebih cepat ditangani, dan program pemerintah dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Jayapura memfokuskan penguatan pada peningkatan kapasitas kelembagaan kampung, kualitas pelayanan kepada masyarakat, optimalisasi peran RT/RW, Posyandu, Kader Malaria, LPM, dan Karang Taruna, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
Abisai berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan di lingkungan masing-masing sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan di kampung.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan. Karena itu, kami ingin seluruh lembaga kemasyarakatan semakin solid, memiliki semangat melayani, serta mampu menjadi solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan penguatan kapasitas tersebut, Pemerintah Kota Jayapura optimistis lembaga kemasyarakatan di 14 kampung akan semakin berdaya dalam mendukung terwujudnya kampung yang mandiri, sehat, aman, sejahtera, dan berkelanjutan.(kim)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q