JAYAPURA-Sempat dikhawatirkan akan kembali terjadi kericuhan, namun aksi massa yang digelar di lingakaran Abepura pada Kamis (30/4) dan Jumat (1/5) kemarin, berlangsung kondusif. Bahkan situasi arus lalu lintas di sejumlah titik di wilayah tersebut terpantau lancar dan kondusif. Namun aparat terlihat tetap bersiaga di sejumlah titik yang sering jadi titik kumpul massa.
Berbeda dengan aksi massa mahasiswa sebelumnya pada, Senin 27 April 2026 lalu, ruas Waena-Abepura sempat menyebabkan kelumpuhan jalan, aksi mimbar bebas yang digelar Suara Perempuan Papua kali ini tidak menghambat mobilitas warga.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi kendaraan roda dua maupun roda empat di lokasi aksi terlihat melintas tanpa hambatan berarti. Personil Polantas Polresta Jayapura Kota tampak sigap mengatur jalannya lalulintas.
Aktivitas ekonomi dan perkantoran di sekitar area aksi tetap berjalan normal. Secara keseluruhan, meskipun terdapat konsentrasi massa untuk mimbar bebas, koordinasi yang baik di lapangan memastikan hak warga untuk menggunakan fasilitas jalan raya tetap terpenuhi.
“Arus lalulintas di sekitar lokasi aksi dan wilayah Abepura umunya terpantau lancar, aktivitas masyarakat setempat berjalan normal,” kata Kasatlantas Polresta Jayapura Kota AKP Muhammad Akbar, sembari mengawal jalannya aksi, Kamis (30/4)
Kondisi yang sama juga terjadi pada, Jumat 1 April 2026 di wilayah Abepura-Waena, aktifitas lalu lintas di kedua wilayah tersebut terpantau lancar. Meski sebelumnya sempat diisukan akan ada aksi demo yang dilakukan oleh kelompok pro NKRI.
Kapolsek Abepura, Kompol Yulianus Samberi mengatakan situasi di wilayah Abepura pasca adanya isu demo besar-besaran dalam memperingati hari buruh nasional dan aneksasi Papua ke pangkuan NKRI terpantau kondusif.
JAYAPURA-Sempat dikhawatirkan akan kembali terjadi kericuhan, namun aksi massa yang digelar di lingakaran Abepura pada Kamis (30/4) dan Jumat (1/5) kemarin, berlangsung kondusif. Bahkan situasi arus lalu lintas di sejumlah titik di wilayah tersebut terpantau lancar dan kondusif. Namun aparat terlihat tetap bersiaga di sejumlah titik yang sering jadi titik kumpul massa.
Berbeda dengan aksi massa mahasiswa sebelumnya pada, Senin 27 April 2026 lalu, ruas Waena-Abepura sempat menyebabkan kelumpuhan jalan, aksi mimbar bebas yang digelar Suara Perempuan Papua kali ini tidak menghambat mobilitas warga.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi kendaraan roda dua maupun roda empat di lokasi aksi terlihat melintas tanpa hambatan berarti. Personil Polantas Polresta Jayapura Kota tampak sigap mengatur jalannya lalulintas.
Aktivitas ekonomi dan perkantoran di sekitar area aksi tetap berjalan normal. Secara keseluruhan, meskipun terdapat konsentrasi massa untuk mimbar bebas, koordinasi yang baik di lapangan memastikan hak warga untuk menggunakan fasilitas jalan raya tetap terpenuhi.
“Arus lalulintas di sekitar lokasi aksi dan wilayah Abepura umunya terpantau lancar, aktivitas masyarakat setempat berjalan normal,” kata Kasatlantas Polresta Jayapura Kota AKP Muhammad Akbar, sembari mengawal jalannya aksi, Kamis (30/4)
Kondisi yang sama juga terjadi pada, Jumat 1 April 2026 di wilayah Abepura-Waena, aktifitas lalu lintas di kedua wilayah tersebut terpantau lancar. Meski sebelumnya sempat diisukan akan ada aksi demo yang dilakukan oleh kelompok pro NKRI.
Kapolsek Abepura, Kompol Yulianus Samberi mengatakan situasi di wilayah Abepura pasca adanya isu demo besar-besaran dalam memperingati hari buruh nasional dan aneksasi Papua ke pangkuan NKRI terpantau kondusif.