Friday, January 23, 2026
28 C
Jayapura

Gubernur Bantu Pembangunan Gereja Katolik Santa Theresia Buti

MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo membantu ratusan sak semen dan lembar seng untuk pembangunan Gereja Katolik Santa Theresia Buti Merauke
Tak hanya itu, Gubernur Apolo juga membantu uang sebesar Rp100 juta.

Selain itu, ia juga membantu satu set alat musik. Sumbangan itu disampaikan Gubernur Apolo saat mengikuti misa inkulturasi suku Asmat di gereja Katolik, Paroki Santa Theresia Buti, Minggu (31/8).

Ia mengucapkan terima kasih kepada pengurus gereja Buti serta masyarakat suku Asmat. Apolo Safanpo menyebut, gereja merupakan wadah untuk berkumpul menyatukan persepsi, bekerjasama, dan membentuk iman para umat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan, Demianus Katayu serta beberapa anggotanya, Bupati Merauke Yoseph B Gebze. Gereja Santa Theresia Buti, merupakan gereja Katolik pertama di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Baca Juga :  Bupati Merauke: Pembukaan Lahan 1 Juta Hektar Bukan Investasi 

Saat misionaris pertama masuk ke Merauke tahun 1905, mereka menginjakan kaki pertama di wilayah Buti. Tak heran para makam misionaris yang tadinya di makamkan di pemakaman misi Jalan Brawijaya, telah dipindahkan ke samping gereja Santa Theresia Buti saat perayaan 100 tahun misi Katolik masuk Papua Selatan tahun 2005 lalu.

Gereja Katolik Santa Theresia Buti merupakan salah satu gedung gereja peninggalan misionaris tersebut. Hanya saja, tidak presentatif lagi untuk umat yang terus berkembang sehingga dewan Paroki dan umat setempat akan membangun gedung gereja baru yang lebih presentatif. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Potensi Papua Masih Tertidur, Diperlukan Gebrakan Pemuda

MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo membantu ratusan sak semen dan lembar seng untuk pembangunan Gereja Katolik Santa Theresia Buti Merauke
Tak hanya itu, Gubernur Apolo juga membantu uang sebesar Rp100 juta.

Selain itu, ia juga membantu satu set alat musik. Sumbangan itu disampaikan Gubernur Apolo saat mengikuti misa inkulturasi suku Asmat di gereja Katolik, Paroki Santa Theresia Buti, Minggu (31/8).

Ia mengucapkan terima kasih kepada pengurus gereja Buti serta masyarakat suku Asmat. Apolo Safanpo menyebut, gereja merupakan wadah untuk berkumpul menyatukan persepsi, bekerjasama, dan membentuk iman para umat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan, Demianus Katayu serta beberapa anggotanya, Bupati Merauke Yoseph B Gebze. Gereja Santa Theresia Buti, merupakan gereja Katolik pertama di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Baca Juga :  Tahun ini, Proses Awal Pembangunan Alun-alun di Holtekamp

Saat misionaris pertama masuk ke Merauke tahun 1905, mereka menginjakan kaki pertama di wilayah Buti. Tak heran para makam misionaris yang tadinya di makamkan di pemakaman misi Jalan Brawijaya, telah dipindahkan ke samping gereja Santa Theresia Buti saat perayaan 100 tahun misi Katolik masuk Papua Selatan tahun 2005 lalu.

Gereja Katolik Santa Theresia Buti merupakan salah satu gedung gereja peninggalan misionaris tersebut. Hanya saja, tidak presentatif lagi untuk umat yang terus berkembang sehingga dewan Paroki dan umat setempat akan membangun gedung gereja baru yang lebih presentatif. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Potensi Papua Masih Tertidur, Diperlukan Gebrakan Pemuda

Berita Terbaru

Artikel Lainnya