Perubahan Arus Lalu Lintas Rawan Kecelakaan

JAYAPURA-Pengerjaan lapen di Jalur Holtekamp, Kota Jayapura, sudah berlangsung sepekan. Selama proses pengerjaan, arus lalu lintas dari arah Koya menuju Jayapura dialihkan menggunakan satu lajur bersama. Kondisi ini dinilai rawan terjadinya kecelakaan, terutama pada malam hari.

Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, mengimbau masyarakat yang melintasi jalur tersebut agar selalu berhati-hati dan tidak berkendara dengan kecepatan tinggi. “Utamanya saat malam hari, karena penerangan jalan di sekitar area pekerjaan masih sangat minim,” ujarnya, Selasa (19/8).

Pihaknya sudah memasang blokade dan rambu-rambu pengalihan jalur di titik pekerjaan. Namun, faktor penerangan yang terbatas pada malam hari membuat situasi di jalur itu tetap rawan.

Baca Juga :  Makin Nekat, PKL Buka Lapak di Jalan Utama

“Sejauh ini tidak ada pengguna jalan yang nekat masuk ke area pekerjaan. Meski begitu, kami tetap memberikan imbauan agar masyarakat selalu waspada. Untuk roda empat, sebaiknya melaju dengan kecepatan minimum karena jalur sempit, supaya tidak terjadi tabrakan dengan kendaraan lain,” tegasnya.

Pengerjaan jalan tersebut ditargetkan rampung pada September 2025. Namun, Polresta Jayapura Kota belum mendapatkan kepastian terkait lanjutan pengerjaan di lajur sebaliknya, yakni Jayapura-Koya.

Selama proyek berlangsung, jajaran Satlantas Polresta Jayapura Kota rutin melakukan patroli di sekitar jalur Holtekamp. “Kalau siang, blokade dan rambu jelas terlihat. Tapi kalau malam, karena gelap, kami lakukan patroli untuk mencegah kecelakaan,” tambah AKP Akbar (rel/tri)

Baca Juga :  Pedagang Minta Jalan di Lingkungan Pasar Diperbaiki

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA-Pengerjaan lapen di Jalur Holtekamp, Kota Jayapura, sudah berlangsung sepekan. Selama proses pengerjaan, arus lalu lintas dari arah Koya menuju Jayapura dialihkan menggunakan satu lajur bersama. Kondisi ini dinilai rawan terjadinya kecelakaan, terutama pada malam hari.

Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, mengimbau masyarakat yang melintasi jalur tersebut agar selalu berhati-hati dan tidak berkendara dengan kecepatan tinggi. “Utamanya saat malam hari, karena penerangan jalan di sekitar area pekerjaan masih sangat minim,” ujarnya, Selasa (19/8).

Pihaknya sudah memasang blokade dan rambu-rambu pengalihan jalur di titik pekerjaan. Namun, faktor penerangan yang terbatas pada malam hari membuat situasi di jalur itu tetap rawan.

Baca Juga :  Trayek B3, B4 dan Terminal Bayangan Dihapus

“Sejauh ini tidak ada pengguna jalan yang nekat masuk ke area pekerjaan. Meski begitu, kami tetap memberikan imbauan agar masyarakat selalu waspada. Untuk roda empat, sebaiknya melaju dengan kecepatan minimum karena jalur sempit, supaya tidak terjadi tabrakan dengan kendaraan lain,” tegasnya.

Pengerjaan jalan tersebut ditargetkan rampung pada September 2025. Namun, Polresta Jayapura Kota belum mendapatkan kepastian terkait lanjutan pengerjaan di lajur sebaliknya, yakni Jayapura-Koya.

Selama proyek berlangsung, jajaran Satlantas Polresta Jayapura Kota rutin melakukan patroli di sekitar jalur Holtekamp. “Kalau siang, blokade dan rambu jelas terlihat. Tapi kalau malam, karena gelap, kami lakukan patroli untuk mencegah kecelakaan,” tambah AKP Akbar (rel/tri)

Baca Juga :  Pemkot–Pemprov Kerja Cepat Bersihkan Material

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya