Lamban Tangani Ring Road, DPRP Papua “Sentil” Dinas PUPR

JAYAPURA – Memasuki hari ketiga ruas jalan Ring Road kota Jayapura tidak dikerjakan oleh pihak terkait. Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos yang bertanggung jawab atas pekerjaan itu adalah dinas PU Pemerintah Provinsi Papua, namun hingga saat ini belum juga di gubris.

  Dari pantauan di lokasi tebing longsor, suasana tanpak sepi tidak ada pekerjaan. Hanya saja beberapa kendaraan roda dua dan Roda empat yang diizinkan untuk melintas, sementara mobil kontainer atau roda enam tidak diperbolehkan melewati lokasi itu.

    Kondisi ini pun menimbulkan berbagai pertanyaan dari kalangan masyarakat tak terkecuali anggota DPR. Melalui telepon seluler kepada Cenderawasih Pos, anggota DPRP Papua Albert Merauje, mengatakan yang bertanggung jawab atas ruas jalan Ring Road itu adalah Dinas PUPR Provinsi Papua.

Baca Juga :  Wali Kota: Bangunan Sepanjang Teluk Youtefa  Tak Miliki IMB

  Namun Albert menyampaikan hingga saat ini Dinas PUPR Papua belum melaksanakan tugasnya. Padahal, lanjut Albert,  pada hari kejadian, Senin (20/1) lalu, pihak Dinas PU itu berjanji akan menerjunkan alat beratnya untuk segera mengatasi persoalan itu.

   “Seharusnya ini menjadi tanggung jawab Dinas PU Provinsi Papua. Namun hingga saat ini saya mendapatkan informasi belum ada satupun alat dari PUPR untuk melakukan pengerjaan,” ucap Albert.

    Menurut Albert, tidak adanya  anggaran yang menjadi alasan Dinas PUPR tidak mengerjakan jalan tersebut. Mendengar alasan itu, anggota DPRP Papua itu langsung geram, menurutnya alasan-alasan tersebut tidak masuk akal.

  “Katanya tidak ada anggaran, ini kan alasan-alasan yang tidak masuk akal. Kecuali kalau kita ini kerja untuk kepentingan pribadi. Inikan kerja mengunakan uang rakyat dan bekerja mengunakan aturan,” jelasnya.

Baca Juga :  Sektor Perikanan Belum Banyak Beri Kontribusi PAD 

JAYAPURA – Memasuki hari ketiga ruas jalan Ring Road kota Jayapura tidak dikerjakan oleh pihak terkait. Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos yang bertanggung jawab atas pekerjaan itu adalah dinas PU Pemerintah Provinsi Papua, namun hingga saat ini belum juga di gubris.

  Dari pantauan di lokasi tebing longsor, suasana tanpak sepi tidak ada pekerjaan. Hanya saja beberapa kendaraan roda dua dan Roda empat yang diizinkan untuk melintas, sementara mobil kontainer atau roda enam tidak diperbolehkan melewati lokasi itu.

    Kondisi ini pun menimbulkan berbagai pertanyaan dari kalangan masyarakat tak terkecuali anggota DPR. Melalui telepon seluler kepada Cenderawasih Pos, anggota DPRP Papua Albert Merauje, mengatakan yang bertanggung jawab atas ruas jalan Ring Road itu adalah Dinas PUPR Provinsi Papua.

Baca Juga :  PUPR Papua Pegunungan Pastikan Pelelangan Pekerjaan Fisik Dilelang Minggu ini

  Namun Albert menyampaikan hingga saat ini Dinas PUPR Papua belum melaksanakan tugasnya. Padahal, lanjut Albert,  pada hari kejadian, Senin (20/1) lalu, pihak Dinas PU itu berjanji akan menerjunkan alat beratnya untuk segera mengatasi persoalan itu.

   “Seharusnya ini menjadi tanggung jawab Dinas PU Provinsi Papua. Namun hingga saat ini saya mendapatkan informasi belum ada satupun alat dari PUPR untuk melakukan pengerjaan,” ucap Albert.

    Menurut Albert, tidak adanya  anggaran yang menjadi alasan Dinas PUPR tidak mengerjakan jalan tersebut. Mendengar alasan itu, anggota DPRP Papua itu langsung geram, menurutnya alasan-alasan tersebut tidak masuk akal.

  “Katanya tidak ada anggaran, ini kan alasan-alasan yang tidak masuk akal. Kecuali kalau kita ini kerja untuk kepentingan pribadi. Inikan kerja mengunakan uang rakyat dan bekerja mengunakan aturan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pengerjaan Pengaspalan dan Pembongkaran Jalan selesai Sebelum Akhir Tahun

Berita Terbaru

Artikel Lainnya