Saturday, February 28, 2026
28.7 C
Jayapura

Kurang Pengawasan, Pasca Razia PKL Kembali Lagi

Penertiban Kota Jayapura Butuh Kesadaran PKL

JAYAPURA-Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Giovano Patipawae mengatakan Kota Jayapura akan tertata baik jika PKL memiliki kesadaran serta kepedulian yang tinggi. Sebab yang terjadi selama ini, meski pemerintah bersama legislatif masif melakukan penertiban, namun tidak memberikan efek jera bagi PKL.

  “Yang terjadi setelah kita sidak, atau ditertibkan oleh Satpol PP, satu minggu bahkan sehari pasca penertiban PKL ini kembali berkeliaran,” ujar Giovano, Senin (29/4)

  Menurutnya, persoalan dasar terkait penataan Kota Jayapura bukan hanya tugas pemerintah, ataupun DPRD, tapi komitment dari semua pihak terutama PKL yang dianggap minim, mempedulikan penataan Kota Jayapura.

Baca Juga :  Sekolah Negeri Harus Lebih Unggul dari Sekolah Swasta

   “Kami bersama pemerintah berkali-kali, sweeping tapi kenyataanya, PKL ini kembali lagi berjualan secara liar,” tuturnya.

  Sekretaris DPD Gerindra Papua itu mengatakan  DPRD Kota Jayapura  telah membentuk Perda terkait dengan PKL, hanya saja pemerintah masih mempertimbangkan banyak hal, jika ingin menindak PKL liar ini secara tegas. Menurutnya hal semacam ini perlu menjadi perhatian dari PKL itu sendiri.

  Karena pemerintah menurutnya telah memberikan kebijakan dengan pertimbangan kemanusiaan, sehingga mesti PKL juga merepson itu dengan hal yang bijak. Tidak kemudian justru semakin liar. “Kalau masih seperti ini, maka nanti kami koordinasi dengan Pemerintah, untuk menindak mereka dengan tegas, karena dengan cara kemanusiaan mereka tidak respon,” tegasnya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota  Minta Kapal Wisata Youtefa Dimaksimalkan

Penertiban Kota Jayapura Butuh Kesadaran PKL

JAYAPURA-Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Giovano Patipawae mengatakan Kota Jayapura akan tertata baik jika PKL memiliki kesadaran serta kepedulian yang tinggi. Sebab yang terjadi selama ini, meski pemerintah bersama legislatif masif melakukan penertiban, namun tidak memberikan efek jera bagi PKL.

  “Yang terjadi setelah kita sidak, atau ditertibkan oleh Satpol PP, satu minggu bahkan sehari pasca penertiban PKL ini kembali berkeliaran,” ujar Giovano, Senin (29/4)

  Menurutnya, persoalan dasar terkait penataan Kota Jayapura bukan hanya tugas pemerintah, ataupun DPRD, tapi komitment dari semua pihak terutama PKL yang dianggap minim, mempedulikan penataan Kota Jayapura.

Baca Juga :  Belum Ditindaklanjuti, Dewan Bisa Keluarkan Hak Interpelasi

   “Kami bersama pemerintah berkali-kali, sweeping tapi kenyataanya, PKL ini kembali lagi berjualan secara liar,” tuturnya.

  Sekretaris DPD Gerindra Papua itu mengatakan  DPRD Kota Jayapura  telah membentuk Perda terkait dengan PKL, hanya saja pemerintah masih mempertimbangkan banyak hal, jika ingin menindak PKL liar ini secara tegas. Menurutnya hal semacam ini perlu menjadi perhatian dari PKL itu sendiri.

  Karena pemerintah menurutnya telah memberikan kebijakan dengan pertimbangan kemanusiaan, sehingga mesti PKL juga merepson itu dengan hal yang bijak. Tidak kemudian justru semakin liar. “Kalau masih seperti ini, maka nanti kami koordinasi dengan Pemerintah, untuk menindak mereka dengan tegas, karena dengan cara kemanusiaan mereka tidak respon,” tegasnya.

Baca Juga :  Capaian Retribusi Sampah Baru Rp 40 Juta Lebih

Berita Terbaru

Artikel Lainnya