Kasat Reskrim Polres Jayawijaya melalui KBO Reskrim Ipda Marcel Rumambi menyatakan terkait dengan kasus kepemilikan Amunisi sebanyak 77 butir, ada tiga tersangka yang diserahkan ke kejaksaan bersama barang bukti antara lain IK alias Lucu, PW alias Muka Lapar, dan GT ketiganya telah diamankan pada 7 Februari 2023.
“Saya ingatkan kembali agar penggunaan dana desa itu sesuai regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat, jangan gunakan diluar itu, saya tidak mau ada kepala kampung yang dipproses hukum karena penggunaan dana desa tidak sesuai regulasi,” ungkapnya, Selasa (6/6) kemarin.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK ketika di Konfirmasi membenarkan adanya aksi saling serang atara warga Kabupaten Yalimo di Wamena yang dipicu dari adanya penerbitan SK kepala kampung yang menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat sehingga berujung penyerangan dan menimbulkan adanya korban luka dan korban jiwa.
“Dendam lama, luka lama cukup sampai disini dan dikubur, sebab hari ini dengan dilantiknya penjabat Bupati kita akan menciptakan kondisi kedamaian untuk membangun kembali,” ungkapnya Senin (5/6) kemarin.
“Kita inginkan agar para pelaku ini juga dihukum mati secara militer sesuai dengan kejahatan yang dilakukan karena perbuatan tidak terpuji ini telah mencederai harkat dan martabat kemanusian dan terus menambah daftar panjang kekerasaan di tanah Papua untuk kesekian kalinya.” ungkapnya senin (5/6) kemarin.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, pemerintah sejak awal sudah meminta masyarakat agar terus mempertahankan pangan lokal seperti hipere (ubi jalar), oleh karena itu diharapkan supaya masyarakat kembali membuka kebun lagi.
Menurutnya, gererja sebagai mitra dari pemerintah harus mulai berbenah dari lingkungan pejabat dalam gererja, dengan memberikan pembinaan kepada jemaatnya masing –masing, sehingga jemaat juga dapat turut membagikan pengalaman kerohanian kepada saudara –saudara yang membutuhkan pelayanan.
Ia menilai, togel, rolex, sabung ayam, judi berdiri, merupakan penyakit sosial yang berkembang di tengah kota Wamena saat ini. Kalau dibilang soal tidak ada lapangan kerja, itu bohong, banyak lapagan kerja yang bisa datangkan uang.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi juga mendapatkan aspirasi langsung dari masyarakat Kampung Nantu, Distrik Asologaima bahwa aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Nantu tidak dilakukan setiap hari, guru yang bertugas di sekolah tersebut hanya dua guru kontrak dan satu kepala sekolah.
Selain jemaat dari Gereja Kingmi di Tanah Papua, beberapa gereja lainnya diantaranya Gereja Katolik, Jemaat Gereja Betel Indonesia GBI turut hadir dalam ibadah syukur dan acara bakar batu.