Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7 Mei 2026. Kepala SDN Kotaraja, Makdalena Rahabe mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan protokol dan jadwal yang telah dit
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 404 siswa kelas IX menampilkan beragam budaya Nusantara yang terbagi dalam 10 etnis, di antaranya Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua yang dibagi dalam beberapa wilayah se
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Papua Marthen Medlama di Jayapura, Kamis, mengatakan gangguan layanan internet yang terjadi mengakibatkan 164 sekolah tidak dapat melaksanakan ujian sesuai jadwal.
Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian TKA untuk siswa kelas IX dijadwalkan berlangsung pada Senin hingga Kamis pekan depan. Jika gangguan jaringan kembali terjadi, dikhawatirkan akan menghambat jalannya ujian, mengingat sist
Rustan Saru menjelaskan, sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang diterima, sekaligus memastikan pelaksanaan ujian dan kegiatan perpisahan menjelang kelulusan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kepala Dinas Dikdaya ini memberikan apresiasi khusus kepada sekolah-sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada siswa untuk terbiasa menggunakan perangkat teknologi informasi (IT) sejak dini. Menurutnya, langkah ini
Asesmen Sumatif menggunakan Computer Based Test (CBT) diketahui merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penilaian yang terstandarisasi dan terintegrasi secara teknologi yang bisa diakses melalui k
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd., mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 1.907 siswa berasal dari tingkat SMA yang tersebar di 12 SMA Negeri dan 7 SMA Swasta. Dari total peserta SMA, terdapat 944 siswa laki-laki dan 963 siswa perempuan.
Terkait itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Laorens Wantik menyebut pihaknya sudah melakukan kroscek atas isu tersebut. Ia menyebut menteri dan tim masih melakukan kajian dan evaluasi terkait pengembalian UN, setelah sempat dihentikan oleh Nadiem.
Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi fokus Dinas Pendidikan dan kebudayaan di tahun 2025 ini, dalam rangka meningkatkan mutu relefasi daya saing pendidikan yang terkait program nasional salah satu diantaranya pelaksanaan UN tersebut.
Kemudian yang tak kalah penting mengenai kesiapan jaringan internetnya. Sehingga sekolah memang harus bekerja ekstra untuk mengatasi persoalan-persoalan seperti itu. Sebelumnya, untuk mengatasi dua persoalan ini pihaknya terpaksa menggunakan lab komputer untuk siswa-siswi peserta ujian.
Kepala SMPN 1 Kota Jayapura, Purnama Sinaga mengungkapkan, sebelum pelaksanaan ujian sekolah tahun ini, pihaknya sudah melakukan persiapan terutama mengenai peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam menunjang siswa di sekolah itu, selama melaksanakan ujian tersebut. Misalnya kesiapan peralatan komputer dan juga termasuk jaringan internet yang memadai.
"Sehingga kepada 43 sekolah tersebut kami masih menyusun soal secara bersama. Soal itu sudah dalam bentuk master soal, yang akan kami bagikan besok pada masing-masing sekolah untuk kemudian digandakan di sekolah," bebernya.
Kepala Sekolah SMP Negeri Karubaga Derio Kure, S.Pd, dalam sambutannya mewakili SMP se-Kabupaten Tolikara, mengucap syukur atas terlaksananya ujian ini,dan memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab melalui Dinas Pendidikan telah mempercayakan sekolah SMP Negeri untuk menyelenggarakan USBK mewakili seluruh sekolah di Tolikara.
“Ya saya melihat pada umumnya hampir semua sekolah melaksanakan ujian dengan lancar dan itu merupakan karena adanya kerjasama dan kekompakan para dewan guru, oleh karena itu saya sebagai Kepala Dinas Pendidikan atas nama Pj Bupati Lani Jaya saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru dan Kepala Sekolah," ujarnya.
Kepala SMP Negeri 2 Kota Jayapura Dorthea Caroline Enok mengatakan sebelum mengikuti tahapan ujian sekolah sebagai penentu kelulusan siswa-siswi tersebut, pihak sekolah sudah menyelenggarakan persiapan-persiapan kepada siswa-siswi yang akan mengikuti ujian sekolah tersebut.
Kepala SMP Negeri 1 Kota Jayapura Purnama Sinaga mengatakan, siswa-siswi kelas 9 di sekolah itu telah mengikuti kegiatan ujian try out sebanyak 2 kali yang diselenggarakan oleh pihak sekolah.
Dia menerangkan, saat ini ada sekitar 1.484 siswa SMK di kota Jayapura yang sedang melaksanakan ujian kompetensi berbasis komputer. "Jadi ujian sekolah berbasis nasional telah dihapus, sesuai dengan episode merdeka belajar. Peserta didik jenjang SMK yang mengikuti ujian kompetensi dari 15 sekolah SMK, di Kota Jayapura, 1483 siswa," ungkap Majid.
Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P&P) Kabupaten Lanny Jaya, Tan Wanimbo, S.Sos.,M.Si, mengungkapkan, setelah pasca melaksanakan perta Demokrasi Pemilu tahun 2024 maka sembilan Sekolah Menengah Atas ( SMA ) se Kabupaten Lanny Jaya telah melaksanakan Ujian Nasional dengan jumlah peserta 521 siswa.
Sekretaris Dinas Remain Gurik,S.Pd membuka Pelaksanaan UNBK itu ditandai dengan menyerahkan soal – soal Ujian yang di terima Kepala SMA Negeri Karubaga Tiep Jigibalom,S.Pd mewakili 6 SMA dan 1 SMK Tolikara usai upacara pagi di halaman SMA Negeri Karubaga, Senin (18/3) kemarin.