Pentas Seni Nusantara SMPN 2 Sentani Jadi Ajang Ujian Praktik
Antusias para siswa kelas IX SMPN 2 Sentani membawakan tarian dari berbagai etnis Nusantara, Rabu (29/4). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – SMP Negeri 2 Sentani menggelar pentas seni Nusantara yang diikuti siswa-siswi kelas IX sebagai bagian dari penilaian ujian praktik, usai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan ujian sekolah.Kepala Sekolah, Murni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan bagi siswa kelas IX setelah menempuh proses belajar selama tiga tahun.
Antusias para siswa kelas IX SMPN 2 Sentani membawakan tarian dari berbagai etnis Nusantara, Rabu (29/4). (foto:Yohana/Cepos)
Menurutnya, pentas seni tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat dan minat di luar kelas.
“Setelah mengikuti TKA dan ujian sekolah, siswa kelas IX wajib mengikuti ujian praktik, yaitu melalui Pentas seni ini menjadi bagian dari penilaian beberapa mata pelajaran seperti muatan lokal, PKN, IPS, dan Bahasa Indonesia,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 404 siswa kelas IX menampilkan beragam budaya Nusantara yang terbagi dalam 10 etnis, di antaranya Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua yang dibagi dalam beberapa wilayah seperti pegunungan, pesisir, dan Sentani Barat.
Setiap kelompok tidak hanya menampilkan tarian daerah, tetapi juga menyajikan kuliner khas dari masing-masing etnis. Seluruh persiapan, mulai dari latihan hingga penyediaan makanan dan tenda, didukung penuh oleh orang tua siswa.
SENTANI – SMP Negeri 2 Sentani menggelar pentas seni Nusantara yang diikuti siswa-siswi kelas IX sebagai bagian dari penilaian ujian praktik, usai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan ujian sekolah.Kepala Sekolah, Murni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan bagi siswa kelas IX setelah menempuh proses belajar selama tiga tahun.
Antusias para siswa kelas IX SMPN 2 Sentani membawakan tarian dari berbagai etnis Nusantara, Rabu (29/4). (foto:Yohana/Cepos)
Menurutnya, pentas seni tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat dan minat di luar kelas.
“Setelah mengikuti TKA dan ujian sekolah, siswa kelas IX wajib mengikuti ujian praktik, yaitu melalui Pentas seni ini menjadi bagian dari penilaian beberapa mata pelajaran seperti muatan lokal, PKN, IPS, dan Bahasa Indonesia,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 404 siswa kelas IX menampilkan beragam budaya Nusantara yang terbagi dalam 10 etnis, di antaranya Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua yang dibagi dalam beberapa wilayah seperti pegunungan, pesisir, dan Sentani Barat.
Setiap kelompok tidak hanya menampilkan tarian daerah, tetapi juga menyajikan kuliner khas dari masing-masing etnis. Seluruh persiapan, mulai dari latihan hingga penyediaan makanan dan tenda, didukung penuh oleh orang tua siswa.