Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

JAYAPURA–Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP, Rabu (6/5), sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan serta mendorong tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berpihak pada masyarakat asli Papua. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Fakhiri menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan MRP sebagai lembaga representatif kultural sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mempercepat pembangunan di Papua.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan MRP menjadi fondasi penting dalam mengawal berbagai program strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat adat, hingga pembangunan infrastruktur yang merata guna mewujudkan Papua Cerah,” ujar Fakhiri.

Baca Juga :  Lakukan Sidak, Pemkot Jayapura Pastikan Bapok Aman

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan peran aktif MRP dalam mengawal kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan hak-hak masyarakat adat Papua. “Kami bertermima kasih dengan MRP yang telah memberikan dukungan terhadap program kerja pemerintah hingga saat ini, tapi juga kedepannya,” ujar Fakhiri.

Sementara itu, Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengungkapkan bahwa kunjungan Gubernur merupakan bentuk respons cepat terhadap berbagai kondisi yang selama ini dihadapi lembaga tersebut. Ia menyoroti minimnya fasilitas di Gedung MRP yang hingga kini belum memadai, meski telah digunakan selama lebih dari dua tahun.

“Perlu publik ketahui bahwa gedung berlantai 16 ini dalam kondisi kosong. Kami tidak memiliki meja dan kursi. Kalaupun ada, itu kami bawa sendiri dari rumah,” ungkap Nerlince

Baca Juga :  Kota Jayapura Raih TPID Terbaik 2026 Kawasan Nusamapua

JAYAPURA–Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP, Rabu (6/5), sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan serta mendorong tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berpihak pada masyarakat asli Papua. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Fakhiri menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan MRP sebagai lembaga representatif kultural sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mempercepat pembangunan di Papua.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan MRP menjadi fondasi penting dalam mengawal berbagai program strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat adat, hingga pembangunan infrastruktur yang merata guna mewujudkan Papua Cerah,” ujar Fakhiri.

Baca Juga :  Selama 9 bulan, DP3AKB Tangani 79 Kasus Kekerasan Anak

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan peran aktif MRP dalam mengawal kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan hak-hak masyarakat adat Papua. “Kami bertermima kasih dengan MRP yang telah memberikan dukungan terhadap program kerja pemerintah hingga saat ini, tapi juga kedepannya,” ujar Fakhiri.

Sementara itu, Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengungkapkan bahwa kunjungan Gubernur merupakan bentuk respons cepat terhadap berbagai kondisi yang selama ini dihadapi lembaga tersebut. Ia menyoroti minimnya fasilitas di Gedung MRP yang hingga kini belum memadai, meski telah digunakan selama lebih dari dua tahun.

“Perlu publik ketahui bahwa gedung berlantai 16 ini dalam kondisi kosong. Kami tidak memiliki meja dan kursi. Kalaupun ada, itu kami bawa sendiri dari rumah,” ungkap Nerlince

Baca Juga :  DPC Garuda Biak Target Duduki Kursi DPRD Sebanyaknya

Berita Terbaru

Artikel Lainnya