SENTANI – Gangguan jaringan telekomunikasi yang sempat terjadi di Kabupaten Jayapura mendapat perhatian serius, terutama bagi sekolah yang tengah mempersiapkan pelaksanaan ujian berbasis komputer.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sentani, Murni, mengungkapkan bahwa terputusnya jaringan komunikasi selama beberapa jam sangat berdampak pada kegiatan pendidikan, khususnya pelaksanaan ujian.
“Proses belajar mengajar masih bisa dilakukan secara offline, tetapi ujian sekolah berbasis komputer membutuhkan jaringan komunikasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian TKA untuk siswa kelas IX dijadwalkan berlangsung pada Senin hingga Kamis pekan depan. Jika gangguan jaringan kembali terjadi, dikhawatirkan akan menghambat jalannya ujian, mengingat sistem ujian tersebut terhubung langsung dengan pusat.
“Kalau akses internet terganggu pasti akan ada kendala, karena ujian ini langsung dari pusat. Kalau dari sekolah sendiri masih bisa dilakukan secara offline,” jelasnya.
Untuk menghadapi ujian nasional, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penambahan jam belajar, program pengayaan, hingga peningkatan kesiapan siswa.
SENTANI – Gangguan jaringan telekomunikasi yang sempat terjadi di Kabupaten Jayapura mendapat perhatian serius, terutama bagi sekolah yang tengah mempersiapkan pelaksanaan ujian berbasis komputer.
Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sentani, Murni, mengungkapkan bahwa terputusnya jaringan komunikasi selama beberapa jam sangat berdampak pada kegiatan pendidikan, khususnya pelaksanaan ujian.
“Proses belajar mengajar masih bisa dilakukan secara offline, tetapi ujian sekolah berbasis komputer membutuhkan jaringan komunikasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian TKA untuk siswa kelas IX dijadwalkan berlangsung pada Senin hingga Kamis pekan depan. Jika gangguan jaringan kembali terjadi, dikhawatirkan akan menghambat jalannya ujian, mengingat sistem ujian tersebut terhubung langsung dengan pusat.
“Kalau akses internet terganggu pasti akan ada kendala, karena ujian ini langsung dari pusat. Kalau dari sekolah sendiri masih bisa dilakukan secara offline,” jelasnya.
Untuk menghadapi ujian nasional, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penambahan jam belajar, program pengayaan, hingga peningkatan kesiapan siswa.