“Kami tahu semua di mana pos mereka, markas mereka juga kami tahu semua. Kalau terus mengganggu maka akan kami datangi dan kami hancurkan,” kata Pangdam saat diwawancarai di Makodam XII/Cenderawasih, Minggu (24/9/2023).
“Sampai saat ini pengamanan terhadap bandara-bandara masih dilakukan. Memang kemarin ada gangguan di Bandara Beoga tapi itu jauh sekali. Mereka menembak dengan jarak sekitar 2 Km dan senjata yang digunakan jarak akurasinya hanya sekitar 200 meter
Ketakutan ini akhirnya dibantu oleh aparat TNI Polri dengan mengevakuasi 9 warga sipil pasca kejadian penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Pegunungan Bintang, Kamis (21/9).
“pemerintah daerah dan pihak keamanan telah melaksanakan berbagai upaya dalam rangka mengendalikan kondisi tersebut. akan tetapi, pendekatan yang terbaik dalam rangka mengantisipasi persoalan ini adalaah melalui agama,”ungkapnya Kamis (21/9) kemarin
Kapolda Papua, Mathius Fakhiri menyatakan segera mengirim personel Brimob ke Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan untuk membantu mengatasi gangguan keamanan di wilayah itu.
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyampaikan bahwa pihaknya akan menambah perkuatan pasukan di Pegunungan Bintang dengan dua tugas, pertama melakukan olah TKP di sejumlah tempat dan kedua melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Irjen Pol Hary Sudwijanto didampingi oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer dan Bupati Keerom, Piter Gusbager serta pimpinan Forkopimda.
“kita ingin mendengar masukan –masukan dari Stekholder yang ada sehingga masukan itu akan menjadi rekomendari kepada pemerintah daerah bakik Provinsi Papua pegunungan, Pemkab Jayawijayadan aparat TNI/Pori,”ungkapnya Sabtu (16/9) kemarin
Dengan tema "Terus Mengabdi untuk Negeri Indonesia Maju," kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua, AKBP Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P dan seluruh personel Polda Papua Angkatan ke-50 SIP.