LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut berdampak serius terhadap masyarakat sipil. Operasi itu disebut memicu terganggunya hak atas rasa aman warga, menimbulkan
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film dokumenter Pesta Babi, yang di beberapa daerah sempat dilarang pemutaran film ini. Di sejumlah daerah, pemutaran film itu memang sempat
Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB. Terduga pelaku diketahui berinisial RN, 23, yang juga merupakan anggota TNI. Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania, memastikan terduga
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran harus berada dalam kondisi siaga penuh
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam mencegah eskalasi konflik antarsuku serta memperkuat pendekatan dialog, rekonsiliasi adat, dan perlindungan terhadap masyarakat si
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Korban menjadi sasaran penikaman oleh seorang pria pada Minggu 3 Mei 2026. Peristiwa yang dilaporkan terjadi
Peristiwa penembakan terjadi sekitar siang hari saat korban dalam perjalanan di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami satu luka tembak di bagian leher kiri serta delapan luka lainnya
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel. Berdasarkan keterangan korban, kebakaran diduga bermula saat dirinya membakar obat nyamuk di dalam rumah sambil mengisi b
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan tertulisnya, Kamis (23/4). Menurut Anum peristiwa yang terjadi pada, 14 April 2026 di Distrik Kembru Ka
Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, menjelaskan bahwa insiden memilukan ini dipicu masalah sepele. Berdasarkan keterangan