Papua Utara sendiri jika disetujui maka ada beberapa kabupaten yang bisa masuk atau bergabung yaitu Kabupaten Nabire, Kabupaten Biak, Kabupaten Supiori, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabuparen Waropen. Terkait ini anggota Baleg lainnya, Sulaeman Hamzah menyampaikan bahwa hal tersebut sah-sah saja dan menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan.
Usai ibadah, Ketua MRP Thimotius Murib dalam sambutannya mengatakan tema dan sub tema pada hakekatnya merujuk pada motto MRP dan visi - misi tema sentral serta filosofi dasar keberadaan MRP sebagai representasi kultural Orang Asli Papua yang berfungsi melindungi hak-hak dasar Orang Asli Papua sesuai amanat Undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan UU Nomor 2 Tahun 2021 hingga saat ini.
“Seluruh perintah dan rekomendasi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan dapat ditindaklanjuti dan dilaksanakan,” kata Gubernur yang disampaikan oleh Juru Bicaranya M Rifai Darus kepada wartawan, Senin (31/10).
Pemerintah Provinsi kata Hosea akan mendukung dan mendorong anak muda Papua untuk menampilkan kreatifitas yang mereka miliki, bukan hanya di moment moment tertentu saja.
Dalam investigasi yang sementara sedang berjalan, Komnas HAM Papua sudah mendengarkan keterangan dari tiga orang korban yakni Rahmad Faisei (14), Bastian Bate dan Laurents Kaung termasuk salah satu orang tua korban.
Terkait dengan peresmian tiga wilayah DOB tersebut, Wamen mengaku jika pada tanggal 26 Oktober kemarin dilakukan pra peresmian. Dimana ia juga meminta laporan dari 3 Pokja yakni Pokja Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan untuk melaporkan semua persiapan.
Sebelumnya Kongres masyarakat adat nusantara ke VI itu, diMulai dari parade budaya nusantara, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembukaan di Stadion Barnabas Youwe Sentani. Pada saat pembukaan itu tarian kolosal dari puluhan anak anak sekolah di kota Sentani juga turut dipentaskan.
Terlihat dokter Singapura, tiba ke kediaman Lukas Enembe di Koya sekira pukul 10.44 WIT. Ada tiga dokter spesialis yang datang dan masing-masing akan melakukan pemeriksaan terhadap Lukas Enembe selama kurang lebih satu 45 menit. Jadi dibutuhkan waktu kira-kira dua jam untuk memeriksa Gubernur.
“Paling tidak tata kelolanya sekaligus kita akan melakukan pembenahan dan salah satu bentuk pembenahan yang kita lakukan adalah terhadap PT. Irian Bakti dari status perusahaan daerah menjadi Persero,”Kata Asisten Bidang Umum Sekretariat Daerah Papua, Derek Hegemur kepada wartawan.