- Advertisement -spot_img

TAG

OTSUS

Batas Usia Penerimaan ASN 48 Tahun bagi S1

Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jhon Wempi Wetipo, SH, MH menyatakan, pda pemekaran Papua ini banyak kekhususan yang diberikan, salah satunya adalah penerimaan ASN, di mana kalau normalnya untuk pendidikan SI itu sampai 35 tahun, tapi ini bisa di usia 48 tahun, ini keistimewaan yang luar biasa.

Aithosa dan Mall Wamena Direkomendasikan

Ketua Tim Sekretariat DOB Provinsi Papua Pegunungan, Briyur Wenda, SPd., MPd., menyebutkan rencana kantor sementara Penjabat Gubernur Papua Pegunungan akan menggunakan Mall Wamena atau nanti di gedung Aithosa milik GKI Betlehem Wamena.

Sekretarit DOB Papua Pegunungan Didirikan di Wesaput

Tim DOB Provinsi Papua Pegunungan, Briyur Wenda, SPd, MPd menyatakan, pendirian sekretariat ini untuk menjadi pusat informasi pembangunan Provinsi Papua Pegunungan.

Komarudin Watubun Sebut Romanus Mbaraka Bohong 

"Tidak benar apa yang Bupati Merauke, Romanus Mbaraka sampaikan. Semua bohong. Dia tidak pernah bertemu dengan saya dan Yan Mandenas seperti yang dia sampaikan melalui video yang beredar," ujar Watubun dalam rilisnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (19/7).

Mandenas Siap Buat Laporan Polisi Terkait Statemen Romanus

Meski Romanus sendiri telah memberikan klarifikasinya namun pernyataan tersebut masih memantik sejumlah persoalan. Terkait ini kembali anggota Komisi I DPR RI dari Partai Gerindra, Yan Mandenas  meminta Romanus untuk memberikan klarifikasi secara  terbuka.

Aspirasi PRP Segera Ditindaklanjuti

“Saya minta maaf tidak bisa langsung menerima karena saya sudah dijadwalkan harus menemani kunjungan DPR RI,” kata Johny Banua menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos di Arso Kota, Kabupaten Keerom, Jumat (15/7).

Bupati Romanus Bantah Suap Anggota DPR RI

Kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (14/7) Bupati Romanus atas nama pribadi dan Pemkab Merauke menyampaikan  permohonan maaf kepada anggota DPR RI, Komaruddin Watubun dan Yan P. Mandenas lantaran dirinya menyebutkan nama kedua anggota DPR RI tersebut saat memberikan sambutan.

Sempat Tegang Karena Dianggap Kucing – kucingan dengan Aparat

Kelompok pertama yang masuk dari USTJ Padang Bulan. Kemudian disusul kelompok dari Perumnas III Waena dan Abepura. Ini sempat membuat pihak keamanan kesal karena sejak awal niatan untuk sampai ke DPRP ini siap difasilitasi oleh Polresta Jayapura Kota dengan menyiapkan kendaraan namun nyatanya tidak dimanfaatkan dan justru muncul satu persatu.

PRP Lapago Tidak Demo, Tetap Dukung Demo Tolak DOB

Koordinator Bersama PRP Lapago, Nemane menyatakan,  PRP se-Lapago mengimbau terkait aksi damai secara nasional, regional maupun internasional tetap mendukung aksi demo damai pencabutan Otsus jilid II dan DOB serta dukungan menggelar referendum di West Papua.

Demo PRP di Kampus Uncen Waena Dibubarkan Paksa Aparat 

Dalam orasinya mahasiswa masih menyampaikan aspirasi yang sama terkait penolakan DOB dan juga otonomi khusus serta  meminta solusi demokrasi yaitu referendum bagi orang asli Papua.

Latest news

- Advertisement -spot_img