Situasi ini kata Frits sudah harus menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat juga Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Bila perlu, secepatnya membentuk tim yang bisa terdiri dari kabupaten kabupaten yang ada di wilayah pegunungan untuk penanganan para pengunsi yang dikoordinir langsung oleh Pj Gubernur setempat.
Juru Bicara Jaringan Damai Papua (JDP) Yan Cristian Warinussy menyampaikan, negara punya sejumlah fasilitas dan kemampun untuk menangani berbagai persoalan termasuk soal pengungsi yang ada di Nduga dan itu harus menjadi perhatian dari negara.
Sebby menyebut pihaknya membakar gedung sekolah lantaran pendidikan di Papua dapat melumpuhkan kesadaran akan kepapuaan sehingga banyak generasi Papua sulit melihat masalah yang ada di depan mata.
Bukan hanya mengungsi, sebagian warga di beberapa kampung di Nduga malah memilih tidak berkebun lantaran takut dengan operasi yang dilakukan TNI-Polri dalam rangka pencarian terhadap pilot asal Selandia Baru itu.
Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Pembela HAM) Theo Hesegem menyebut sejak dulu warga Nduga hidup dalam bayang bayang konflik bersenjata dan tidak nyaman.
Pemerintah Kabupaten Nduga meminta kepada warganya yang ada di Wamena untuk kembali pulang ke Keyam, dan siap untuk memfasilitasi mereka dengan pesawat, hal ini dilakukan agar warga dari Kabupaten tersebut tidak terus menjadi korban, sebab jika ada masalah warganya selalu ikut terlibat.
Angota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Namantus Gwijangge meminta agar penyelesaian kerusuhan di Sinakma harus dilakukan dengan penegakan hukum positif dan adat, untuk meyelesaikan masalah tersebut.
Sementara itu, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Cpn Athenius Murib mengatakan pihaknya terus berupaya menenangkan massa dan membantu mediasi, sehingga kerusuhan tidak meluas dan situasi kembali kondusif.
Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem menyatakan ada dugaan pelanggaran HAM apabila dilihat dari korban meninggal dunia, namun yang akan dilihat lagi oleh komnas HAM seperti apa sebab dalam insiden ini ada korban jiwa yang terkena tembakan.
Melalui Dansat Brimob Polda Papua, Komandan Batalyion A Pelopor Sat Brimob Polda Papua Kompol, Clief GP Duwith, menyampaikan pengiriman pasukan tersebut untuk membackup Polres Jayawijaya atas perintah Kapolda Papua kepada Dansat Brimob Polda Papua.