Friday, June 14, 2024
23.7 C
Jayapura

Minta Warganya Kembali Pulang Ke Kenyam, Bupati Nduga Bakal Fasilitasi Pesawat

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Nduga meminta kepada warganya yang ada di Wamena untuk kembali pulang ke Keyam, dan siap untuk memfasilitasi mereka  dengan pesawat, hal ini dilakukan agar warga dari Kabupaten tersebut tidak terus menjadi korban, sebab jika ada masalah warganya selalu ikut terlibat.

Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge menegaskan, usai masalah ini diselesaikan di Wamena, maka dalam kesempatan ini ia meminta warga Nduga kembali ke kampungnya, sebab sudah beberapa kali kejadian di Kota Wamena membuat banyak masyarakat Nduga yang menjadi Korban.

“beberapa waktu lalu orang Nduga yang korban atas perang suku dengan Lanny Jaya sekarang  kerusuhan ini juga ada masyarakat Nduga yang korban, ada juga yang luka –luka oleh karena itu saya harap masyarakat Nduga yang ada di Wamena semua kambali ke Kenyam Ibukota Kabupaten Nduga.”tegasnya Kamis (2/3) saat ditemui di Wamena

Namia menegaskan  jika tinggal disini (Wamena) warganya tidak ada pekerjaan, dan hanya nongkrong –nongkrong di keramaian, namun kalau ada masalah  sedikit orang Nduga yang duluan maju dan akibatnya menjadi korban  dan harus melibatkan pemerintah lagi.

Baca Juga :  Prostitusi Terselubung Picu Kasus HIV- AIDS Meningkat di Jayawijaya

“ hal – hal seperti  ini menyebabkan banyak wanita jadi Janda , anak –anak menjadi yatim piatu bertambah banyak, oleh karena itu anak  sekolah dan masyarakat disini saya minta untuk kembali ke Nduga,”tegasnya

Namia juga mengaku di Nduga itu masih banyak tanah kosong dan mereka harus kerja kebun  sebab dalam tanah ada uang ratusan milyar mengalir disana, ada ubi ada sayur , Wam (Babi) , semua harus mereka pelihara disana agar kesejahtrahan mereka bisa meningkat,

“kalau tinggal di Wamena terus, ada masalah selalu ikut terlibat  dan banyak hal yang mereka lakukan, kalau masyarakat saya tinggal dinisi terus banyak persoalan yang mereka lakukan sehingga orang Nduga yang ada pulang ke Nduga,”bebernya

Namia kembali menegaskan jika ia tidak akan bantu lagi kalau Masyarakatnya membuat masalah lagi di Wamena, sebab beberapa waktu lalu, pihaknya sudah tanda tangan kesepakatan kalau ada pembunuhan dan perang suku tidak ada lagi kompenisasi dari pemerintah.

“ besok –besok kalau ada masalah saya tidak akan bantu lagi dan ini terakhir, kebiasanaan mereka kita bantu akhirnya membuat masalah terus, jadi kalau ada masalah tetap penegakan dan proses hukum yang jalan kepada masyarakat yang buat masalah semua harus di Proses,”katanya

Baca Juga :  Pokja Keselamatan Jurnalis Tanah Papua Terbentuk

Ia juga berpesan apabila dari Nduga di Wamena  mau kembali ke Kenyam maka pemerintah akan menyiapkan akomodasi pesawat agar mereka bisa kembali, jaminan keamanan untuk mereka di Nduga aman,  Sehingga tidak perlu mereka pikir untuk keamanan, di Ibukota Nduga tanah masih luas sehingga tidak perlu mereka pikir masalah keamanan dan lain –lain.

“Masyarakat yang lain ada disana, masyarakat dari 32 Distrik masih banyak disana tidak semua ada yang lari ke Kota, jangan lagi  ada yang lari sana –sini  semua harus tinggal di kampung, ada TNI/ Polri disana tapi tidak sembarang menambak orang, oleh karena itu saya akan siapkan pesawat untuk warga Nduga di Wamena harus pulang dari pada mereka buat –buat masalah yang mengeluarkan anggaran lebih besar lagi,”tutupnya. (jo/wen)

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Nduga meminta kepada warganya yang ada di Wamena untuk kembali pulang ke Keyam, dan siap untuk memfasilitasi mereka  dengan pesawat, hal ini dilakukan agar warga dari Kabupaten tersebut tidak terus menjadi korban, sebab jika ada masalah warganya selalu ikut terlibat.

Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge menegaskan, usai masalah ini diselesaikan di Wamena, maka dalam kesempatan ini ia meminta warga Nduga kembali ke kampungnya, sebab sudah beberapa kali kejadian di Kota Wamena membuat banyak masyarakat Nduga yang menjadi Korban.

“beberapa waktu lalu orang Nduga yang korban atas perang suku dengan Lanny Jaya sekarang  kerusuhan ini juga ada masyarakat Nduga yang korban, ada juga yang luka –luka oleh karena itu saya harap masyarakat Nduga yang ada di Wamena semua kambali ke Kenyam Ibukota Kabupaten Nduga.”tegasnya Kamis (2/3) saat ditemui di Wamena

Namia menegaskan  jika tinggal disini (Wamena) warganya tidak ada pekerjaan, dan hanya nongkrong –nongkrong di keramaian, namun kalau ada masalah  sedikit orang Nduga yang duluan maju dan akibatnya menjadi korban  dan harus melibatkan pemerintah lagi.

Baca Juga :  Baru Gaji yang Terima Anggota DPRP

“ hal – hal seperti  ini menyebabkan banyak wanita jadi Janda , anak –anak menjadi yatim piatu bertambah banyak, oleh karena itu anak  sekolah dan masyarakat disini saya minta untuk kembali ke Nduga,”tegasnya

Namia juga mengaku di Nduga itu masih banyak tanah kosong dan mereka harus kerja kebun  sebab dalam tanah ada uang ratusan milyar mengalir disana, ada ubi ada sayur , Wam (Babi) , semua harus mereka pelihara disana agar kesejahtrahan mereka bisa meningkat,

“kalau tinggal di Wamena terus, ada masalah selalu ikut terlibat  dan banyak hal yang mereka lakukan, kalau masyarakat saya tinggal dinisi terus banyak persoalan yang mereka lakukan sehingga orang Nduga yang ada pulang ke Nduga,”bebernya

Namia kembali menegaskan jika ia tidak akan bantu lagi kalau Masyarakatnya membuat masalah lagi di Wamena, sebab beberapa waktu lalu, pihaknya sudah tanda tangan kesepakatan kalau ada pembunuhan dan perang suku tidak ada lagi kompenisasi dari pemerintah.

“ besok –besok kalau ada masalah saya tidak akan bantu lagi dan ini terakhir, kebiasanaan mereka kita bantu akhirnya membuat masalah terus, jadi kalau ada masalah tetap penegakan dan proses hukum yang jalan kepada masyarakat yang buat masalah semua harus di Proses,”katanya

Baca Juga :  Tidak Lockdown, Hanya Pembatasan Jam Operasional

Ia juga berpesan apabila dari Nduga di Wamena  mau kembali ke Kenyam maka pemerintah akan menyiapkan akomodasi pesawat agar mereka bisa kembali, jaminan keamanan untuk mereka di Nduga aman,  Sehingga tidak perlu mereka pikir untuk keamanan, di Ibukota Nduga tanah masih luas sehingga tidak perlu mereka pikir masalah keamanan dan lain –lain.

“Masyarakat yang lain ada disana, masyarakat dari 32 Distrik masih banyak disana tidak semua ada yang lari ke Kota, jangan lagi  ada yang lari sana –sini  semua harus tinggal di kampung, ada TNI/ Polri disana tapi tidak sembarang menambak orang, oleh karena itu saya akan siapkan pesawat untuk warga Nduga di Wamena harus pulang dari pada mereka buat –buat masalah yang mengeluarkan anggaran lebih besar lagi,”tutupnya. (jo/wen)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya