Namun lanjut dia, tentunya nama-nama yang dikirimkan tersebut masih akan diperiksa dan diteliti oleh Kementeria Hukum, apakah benar-benar semuanya sudah memenuhi syarat. ‘’Karena menimal warga binaan yang kita usulkan tersebtut telah menjalani masa penahanan minimal 6 bulan, tidak ada pelanggaran berat yang dibuat,’’ katanya.
Ketua Panitia Harlah Muslimat NU, Dra. Hj. Majinur, M.Si kepada wartawan di sela-sela menyerahkan santunan tersebut mengungkapkan, Baksos yang dilaksanakan ini bertepatan dengan Hari Lahir Muslimat NU ke-76 dan di momen bulan Ramdaan Tahun 2022.
Meski begitu, Wabup berharap seluruh petugas lapangan untuk tetap menjaga komitmen dengan melakukan pendekatan secara persuasif. ‘’Saya berharap kepada seluruh petugas di lapangan, jaga komitmen kita, pendekatan persuasif. Jangan biarkan permasalahan kecil apapun yang bisa menimbulkan konflik, mari kita bisa cepat meredam dan koordinasikan dengan pejabat dan instansi terkait, sehingga permasalahn-permasalahan tidaka besar,’’ harapnya.
Kepada wartawan, Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Muh. Rois Edi Susilo, ST mengungkapkan, jika di Kabupaten Asmat diberikan bantuan ini diberikan kepada pedagang kaki lima, warung dan nelayan maka untuk Merauke hanya PKL dan Warung karena Meauke dianggap bukan daerah pesisir.
''Tapi kita juga akan mengaudit dulu sesuai aturan yang ada, bagaimana bisa begitu. Karena ini lembaga profit yang harus mencari keuntungan,'' tandas Wabup Riduwan kepada wartawan, seusai bertindak sebagai Irup pada apel gelar pasukan operasi ketupat 2022, di Mapolres Merauke, Jumat (22/4).
Dari kebakaran tersebut, kata Kasat Reskrim, pihaknya telah meminta keterangan kepada sejumlah saksi yang merupakan penghuni dari rumah kontrakan tersebut, termasuk pemilik rumah.Â
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-143. Penghormatan dan tabur bunga di TMP Merauke itu diikuti 12 organisasi wanita yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Merauke.Â
Secara terpisah, Ketua Panitia Ujian SMPN 2 Merauke, Grace JM. Tuapattinaja, S.Pd, saat ditemui koran ini di ruang kerjanya menjelaskan, jumlah peserta ujian sekolah di SMPN 2 Merauke sebanyak 341 orang yang terdiri dari laki-laki 136 orang dan perempuan 205 orang.Â
Kepala Lapas Klas IIB Merauke, Lukas Laksana Frans saat ditemui media ini mengungkapkan, pelatihan dasar elektrika yang sedang berlangsung bagi 20 warga binaan yang telah menjalani program assimilasi ini, merupakan kerja dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Merauke.Â
Release yang diterima dari Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika menjelaskan, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Rescuer SAR Timika, Polres Mimika, ERG PT Freeport Indonesia dan masyarakat serta keluarga korban.