Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan bahwa aparat gabungan TNI/Polri dan instansi lainnya saat ini sedang membantu korban yang tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa tersebut. “Untuk gedung dan fasilitas umum lainnya serta korban saat ini masih didatakan oleh personel di lapangan,” katanya.
16 titik kerusakan di Kota Jayapura akibat gempa tektonik berkekuatan M 5,4 disusul gempa susulan lainnya yang mengguncang Kota Jayapura, Kamis (9/2) sekira pukul 15.28.02 WIT. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,50° LS ; 140,70° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada kedalaman 10 km.
Pj Sekda Kota Jayapura Roby Kepas Awi mengatakan, dampak dari Kejadian gempa bumi di Kota Jayapura, Kamis (2/9)kemarin, menyebabkan 4 orang meninggal dunia, maka pemerintah Kota Jayapura melakukan rapat pada sore harinya bersama Forkopimda.
Kebakaran yang terjadi di Jl Perikanan Hamadi Distrik Jayapura Selatan diyakini masih ada kaitannnya akibat gempa pada Kamis (9/2) sore kemarin. Gempa dengan magnitude 5,4 SR membuat guncangan yang cukup kencang dan disinilah diduga ada sebuah kompor yang dalam posisi menyala kemuudian terjatuh.
Gempa bumi dengan magnitudo 5,4 yang terjadi Kamis (9/2) siang kemarin di Kota Jayapura memakan korban jiwa. Empat orang dinyatakan meninggal dampak dari gempa ini. Hanya Polisi masih melakukan penyelidikan terkait identitas para korban. Namun yang terlihat adalah di lokasi Cirita Café di kawasan Ruko Dok II Jalan Soa Siu.
Los lapak yang baru dibangun di Pasar Youtefa Abepura rubuh rata menjadi tanah, Rabu (8/2). Bangunan los ini berada di blok C dan merupakan salah satu dari tiga lapak yang dibangun oleh pihak Kodim 1701 Jayapura.
Pemandangan ini memang sudah tidak asing lagi. Ada sejumlah spot atau tempat memancing yang dijadikan tempat nongkrong para pemburu ikan ini. Tak hanya orang tua, pemuda, remaja dan anak-anak juga biasa melakukan aktifitas memancing. Salah satunya untuk meelpas kepenatan atau stress dari rutinitas.
Senin (6/2) sore, Pedagang Kaki Lima (PKL) masih terlihat berjualan di kawasan Kantor Gubernur Papua Dok II. Padahal, menurut Pemerintah Papua, lokasi tersebut harusnya bersih dari aktivitas jual beli.
Seperti yang kembali diungkap Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota yang membekuk seorang pria berinisial H (20) bersama barang buktinya di seputaran Jalan Baru Pantai Hamadi Distrik Jayapura Selatan pada Sabtu (4/1) lalu.
Menurut Komandan Kodim 1701 Jayapura, Kolonel Inf. Richard Arnold Yeheskiel Sangari, pihaknya sejak minggu lalu, mengerjakan 4 los yang ada di Pasar tersebut. Ia pun menyebut sebanyak 35 personrl dikerahkan untuk membangun los yang ada di pasar Youtefa ini.