Friday, April 12, 2024
25.7 C
Jayapura

16 Titik Kerusakan di Kota Jayapura Akibat Gempa

Pasien RSUD Dok II Dirawat di Tenda Darurat

JAYAPURA – 16 titik kerusakan di Kota Jayapura akibat gempa tektonik berkekuatan M 5,4 disusul gempa susulan lainnya yang mengguncang Kota Jayapura, Kamis (9/2) sekira pukul 15.28.02 WIT. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,50° LS ; 140,70° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada kedalaman 10 km.

Kepala BPBD Papua Welliam Manderi menyampaikan, terdapat beberapa titik pengungsian di Kota Jayapura akibat gempa kemarin.

“Titik pengunsian 50 KK mengungsi di Entrop (kompleks CV. Thomas), 50 KK mengungsi di Bank BTN Kota Jayapura, 200 Jiwa mengunsi di Kristus Raja Dok V, 400 jiwa pengungsi Bhayangkara I, 50 KK – 300 jiwa mengungsi di B-One dan 48 KK – 110 jiwa mengungsi di Depan Kantor Depnaker Dok IX,” terang Manderi saat ditemui Cenderawasih Pos di RSUD Dok II mendirikan tenda darurat.

Di RSUD Dok II sendiri kata Manderi, BPBD mendirikan dua tenda darurat yang diperuntukkan bagi pasien yang ingin berada di luar gedung RSUD Dok II. Sementara sisanya dari Kemensos. Sebagaimana diketahui terdapat 7 tenda darurat di RS Dok II.

“Tenda darurat tersebut khusus dipergunakan untuk pasien yang sampai dengan saat ini mereka mau di luar, ada tindakan tindakan juga yang akan dilakukan yakni penanganan medis,” kata Manderi.

Terkait titik pengungsian, Manderi menyatakan pihaknya akan turun langsung mengeceknya termasuk kebutuhan apa yang diperlukan masyarakat. Jika butuh tenda, maka BPBD Provinsi Papua akan mendirikan tenda.

Baca Juga :  Motoris Pemasok Senjata dan Amunisi Bagi KKB Diamankan

“Kami akan bangun tenda bagi mereka yang memilih tinggal di tenda, karena banyak warga yang tidak mau kembali ke rumah mereka lantaran bangunan rumahnya retak,” kata Manderi.

Dia juga menyebut bahwa selain RSUD Dok II, beberapa rumah sakit di Jayapura juga pasiennya terpaksa dievakuasi keluar dari ruang rumah sakit.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Dok II dr Andreas menyatakan sekitar 60 persen pasien RSUD Dok II sedang mendapatkan penanganan medis di tenda darurat yang berlokasi di halaman RS.

“Yang dirawat di tenda darurat adalah pasien campuran, kita evakuasi mereka (pasien-red) keluar dari ruang medis dan mendapatkan penanganan di tenda darurat,” kata dr Andreas saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

Dr Andreas menyatakan belum tahu pasti sampai kapan pasien tersebut mendapatkan penanganan medis di tenda darurat.

“Untuk kembali ke ruang medis rumah sakit menunggu informasi dari BMKG, jika tidak ada lagi gempa maka kami arahkan pasien untuk kembali ke ruangan,” kata dr Andreas.

Ia juga menyampaikan beberapa ruangan milik RSUD Dok II seperti ruang ortopedi, kamar operasi, ICU dan beberapa ruangan di rumah sakit mengalami keretakan rusak ringan hingga sedang.

“Jika masih layak digunakan maka pasien bisa masuk kembali ke ruangan tersebut, namun jika tidak layak pakai dimungkinkan ruangan tersebut tidak digunakan lagi. Tinggal menunggu rekomendasi dari tim,” ungkapnya.(fia/wen)

Baca Juga :  Jalan Pasar Baru Youtefa Kotaraja Ambles

Berdasarkan data BPBD Papua Laporan Kejadian Bencana Kamis (9/2)

Terdampak

1. 50 KK mengungsi di Entrop (kompleks CV. Thomas)

2. 50 KK mengungsi di Bank BTN Kota Jayapura

3. 200 Jiwa Pengungsi di Kristus Raja Dok V

4. 400 Jiwa Pengungsi Bhayangkara I

5. 50 KK – 300 Jiwa mengungsi di B-One

6. 48 KK – 110 Jiwa mengungsi di Depan Kantor Depnaker Dok IX

Korban Jiwa :

1. Rista (Toraja) Alamat : Polimak III

2. Ani (Toraja)

3. Maya (Buton) Dok IX

4. Astrid

Luka luka :  Jefri, Jean Real Karubaba (dari kantor statistik), Patrisius Redol (Hotel Swisbell), Samuel Kafiar dan Jhon F Tobing.

Kerusakan : Rumah Warga 1 Unit Mengalami Kerusakan (Rusak Ringan). Lembah Sunyi Angkasa, Distrik Jayapura Utara (rumah warga 3 unit mengalami rusak berat. Gedung Negara Dok V , Distrik Jayapura Utara (Mengalami kerusakan retak pada dinding Gedung, usak ringan). RS Dok II Jayapura, Swisbell Hotel Dok II (mengalami kerusakan ringan).  Cafe Cirita mengalami patahan dan tenggelam, Hypermart Jayapura, rusak ringan). BTSP rusak ringan, Kantor Arsip Provinsi Papua mengalami rusak ringan, Kantor Sekretariat Peparnas (tembok parkiran rubuh menimpa 1 unit mobil, Diler Toyota Polimak III,Gereja Marantha Polimak.

Argapura Lapangan (Rumah warga 1 unit mengalami rusak berat. Kompleks Perumahan TNI, Audotorium Uncen  rusak ringan, rumah Ondo mengalami kerusakan (rusak ringan), Bangku panjang (Kupang) Dok II.

Pasien RSUD Dok II Dirawat di Tenda Darurat

JAYAPURA – 16 titik kerusakan di Kota Jayapura akibat gempa tektonik berkekuatan M 5,4 disusul gempa susulan lainnya yang mengguncang Kota Jayapura, Kamis (9/2) sekira pukul 15.28.02 WIT. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,50° LS ; 140,70° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada kedalaman 10 km.

Kepala BPBD Papua Welliam Manderi menyampaikan, terdapat beberapa titik pengungsian di Kota Jayapura akibat gempa kemarin.

“Titik pengunsian 50 KK mengungsi di Entrop (kompleks CV. Thomas), 50 KK mengungsi di Bank BTN Kota Jayapura, 200 Jiwa mengunsi di Kristus Raja Dok V, 400 jiwa pengungsi Bhayangkara I, 50 KK – 300 jiwa mengungsi di B-One dan 48 KK – 110 jiwa mengungsi di Depan Kantor Depnaker Dok IX,” terang Manderi saat ditemui Cenderawasih Pos di RSUD Dok II mendirikan tenda darurat.

Di RSUD Dok II sendiri kata Manderi, BPBD mendirikan dua tenda darurat yang diperuntukkan bagi pasien yang ingin berada di luar gedung RSUD Dok II. Sementara sisanya dari Kemensos. Sebagaimana diketahui terdapat 7 tenda darurat di RS Dok II.

“Tenda darurat tersebut khusus dipergunakan untuk pasien yang sampai dengan saat ini mereka mau di luar, ada tindakan tindakan juga yang akan dilakukan yakni penanganan medis,” kata Manderi.

Terkait titik pengungsian, Manderi menyatakan pihaknya akan turun langsung mengeceknya termasuk kebutuhan apa yang diperlukan masyarakat. Jika butuh tenda, maka BPBD Provinsi Papua akan mendirikan tenda.

Baca Juga :  Jalan Pasar Baru Youtefa Kotaraja Ambles

“Kami akan bangun tenda bagi mereka yang memilih tinggal di tenda, karena banyak warga yang tidak mau kembali ke rumah mereka lantaran bangunan rumahnya retak,” kata Manderi.

Dia juga menyebut bahwa selain RSUD Dok II, beberapa rumah sakit di Jayapura juga pasiennya terpaksa dievakuasi keluar dari ruang rumah sakit.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Dok II dr Andreas menyatakan sekitar 60 persen pasien RSUD Dok II sedang mendapatkan penanganan medis di tenda darurat yang berlokasi di halaman RS.

“Yang dirawat di tenda darurat adalah pasien campuran, kita evakuasi mereka (pasien-red) keluar dari ruang medis dan mendapatkan penanganan di tenda darurat,” kata dr Andreas saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

Dr Andreas menyatakan belum tahu pasti sampai kapan pasien tersebut mendapatkan penanganan medis di tenda darurat.

“Untuk kembali ke ruang medis rumah sakit menunggu informasi dari BMKG, jika tidak ada lagi gempa maka kami arahkan pasien untuk kembali ke ruangan,” kata dr Andreas.

Ia juga menyampaikan beberapa ruangan milik RSUD Dok II seperti ruang ortopedi, kamar operasi, ICU dan beberapa ruangan di rumah sakit mengalami keretakan rusak ringan hingga sedang.

“Jika masih layak digunakan maka pasien bisa masuk kembali ke ruangan tersebut, namun jika tidak layak pakai dimungkinkan ruangan tersebut tidak digunakan lagi. Tinggal menunggu rekomendasi dari tim,” ungkapnya.(fia/wen)

Baca Juga :  Selesaikan Kerusuhan Wamena dengan Hukum Positif dan Adat

Berdasarkan data BPBD Papua Laporan Kejadian Bencana Kamis (9/2)

Terdampak

1. 50 KK mengungsi di Entrop (kompleks CV. Thomas)

2. 50 KK mengungsi di Bank BTN Kota Jayapura

3. 200 Jiwa Pengungsi di Kristus Raja Dok V

4. 400 Jiwa Pengungsi Bhayangkara I

5. 50 KK – 300 Jiwa mengungsi di B-One

6. 48 KK – 110 Jiwa mengungsi di Depan Kantor Depnaker Dok IX

Korban Jiwa :

1. Rista (Toraja) Alamat : Polimak III

2. Ani (Toraja)

3. Maya (Buton) Dok IX

4. Astrid

Luka luka :  Jefri, Jean Real Karubaba (dari kantor statistik), Patrisius Redol (Hotel Swisbell), Samuel Kafiar dan Jhon F Tobing.

Kerusakan : Rumah Warga 1 Unit Mengalami Kerusakan (Rusak Ringan). Lembah Sunyi Angkasa, Distrik Jayapura Utara (rumah warga 3 unit mengalami rusak berat. Gedung Negara Dok V , Distrik Jayapura Utara (Mengalami kerusakan retak pada dinding Gedung, usak ringan). RS Dok II Jayapura, Swisbell Hotel Dok II (mengalami kerusakan ringan).  Cafe Cirita mengalami patahan dan tenggelam, Hypermart Jayapura, rusak ringan). BTSP rusak ringan, Kantor Arsip Provinsi Papua mengalami rusak ringan, Kantor Sekretariat Peparnas (tembok parkiran rubuh menimpa 1 unit mobil, Diler Toyota Polimak III,Gereja Marantha Polimak.

Argapura Lapangan (Rumah warga 1 unit mengalami rusak berat. Kompleks Perumahan TNI, Audotorium Uncen  rusak ringan, rumah Ondo mengalami kerusakan (rusak ringan), Bangku panjang (Kupang) Dok II.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya