Tak hanya itu ada 117 orang terluka dan puluhan rumah dibakar. Data kepolisian menyebut bahwa pada bentrok hari pertama pada 3 Maret lalu sudah 4 orang dilaporkan meninggal dunia dimana ada 67 yang terluka dan 28 rumah serta 1 sekolah yang dibakar.
Pria ini ditangkap karena sebelumnya ia diduga menganiaya bahkan tega merantai tangan seorang perempuan yang merupakan korban berinisial R yang pada Kamis pagi mendatangi kantor Polsek Mimika Baru melaporkan kejadian tersebut.
’’Kemudian anak perempuan saya pulang ke rumah dan menangis dan menyampaikan kejadian itu,’’ kata pelaku. Melihat itu, pelaku kemudian ke sawah dan ketemu korban. Terjadilah pertengkaran. Pelaku mengaku akan ditikam dengan menggunakan pisau.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Barat Iptu Musa Ayakeding mengatakan, khusus di Sentani Barat, permasalahan yang sering terjadi adalah konflik sosial yang disebabkan oleh masyarakat karena tingkat pengangguran tinggi, membuat anak-anak muda lebih cenderung melakukan hal-hal yang negatif.
"Melihat kejadian tersebut, pelaku masuk ke dalam masjid, mengambil kunci yang diletakan korban, lalu mencuri sepeda motor sesuai dengan kunci yang berhasil diambil,"ucapnya dalam rilis kepada Cenderawasih Pos
Berbagai jenis makanan kedaluarsa ini milik dari Super Market Yudha Wamena, dimana dengan kesadaran sendiri melakukan sortir terhadap makanan dan minuman yang masa berlakukan telah habis untuk dipisahkan dan kemudian melakukan pemusnahan agar makanan dan minuman tersebut tak lagi digunakan oleh oleh masyarakat.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Barat Iptu Musa Ayakeding mengatakan, kecelakaan dijalan Lintas Waibron ke Bonggrang ini sering memakan korban jiwa, penyebabnya adalah rem blong.
Kapolres Biak Numfor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan program tersebut, mulai dari pemberian lahan hingga pelaksanaan panen. Ia berharap, kegiatan ini mampu memotivasi masyarakat untuk terus giat dalam menjalankan program ketahanan pangan, dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan yang belum aktif.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, aksi tawuran tersebut sudah berlangsung selama 4 hari berturut-turut dan dilakukan di tempat yang sama pada waktu dini hari. Menyikapi aksi tawuran ini, Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama telah melakukan langkah-langkah demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Barat Iptu Musa Ayakeding menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Supra tanpa nomor plat yang dikendarai oleh PD (35), seorang nelayan asal Kampung Bukisi, Distrik Yokari.
Kapolres Merauke AKBP Leonardoi Yoga melalui Kasi Humas AKP Prih Sutejo membenarkan penemuan jenazah perempuan tersebut. Prih Sutejo menjelaskan bahwa setelah mendapat laporan, Tim identifikasi dari Satuan Reserse Polres Merauke langsung mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya AKBP Kuswara bersama ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polres Puncak Jaya dan Brimob BKO Puncak Jaya langsung terjun ke TKP untuk melerai ataupun membubarkan aksi saling serang tersebut. AKBP Kuswara membenarkan jika pagi tadi hingga sore hari kembali terjadi aksi saling serang antara kedua massa pendukung paslon 01 maupun 02 yang terjadi di Kampung Pagaleme tepatnya di Pertigaan Kantor Distrik Pagaleme.
Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena mengatakan, sebelumnya pada Senin malam ada orang yang datang ke ruang jenazah dan melaporkan bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarganya.
Selain Polres Jayawijaya, ada juga 7 polres dari 7 kabupaten yang telah disurati untuk mambantu pengejaran, selain itu, lapas juga berkoordinasi dengan Satgas Damai Cartenz, Badan Intelejen Negara (BIN), BAIS, Kodam XVII/ Cenderawasih, Kodim 1702/Jayawijaya, Satgas Maleo yang ada di Jayawijaya untuk melakukan pengejaran.
Itu dilakukan dengan mengerahkan tim busur atau tim opsnal reskrim Polres Jayawijaya untuk melakukan pencarian. Selain itu ada juga tim Satgas Damai Cartenz. Menurutnya, Meskipun upaya pengejaran dan pencarian yang dilakukan tim opsnal reskrim dan tim damai cartenz sudah maksimal akan tetapi belum ada hasil.
Kepala Kampung Jagebob Raya Muryanto saat mendampingi salah satu stafnya saat melapor di Polres Merauke itu mengungkapkan bahwa jumlah korban penipuan yang dilakukan Ju tersebut diperkirakan lebh dari 20 orang. Sebagian korban berada di kampung lainnya.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Reserse Narkoba Polres Merauke Iptu Yakob Werinusa ditemui media ini mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kedua pemilik pabrik sopi itu. Sebab, saat penggerebekan dilakukan, pihaknya tidak berhasil menemui pelakunya.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kasih Humas Polres Merauke AKP Prih Sutejo kepada wartawan di Merauke, mengungkapkan, untuk pengamanan kedatangan gubernur dan wakil gubernur Papua Selatan sertta bupati dan wakil bupati Merauke setelah dilantik dan menjalani retreat di Magelang itu pihaknya akan menurunkan 500 personel untuk pengamanan.
"Petugas kami melakukan patroli sekaligus pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan keamanan warga yang sedang berburu takjil dan beraktivitas di sekitar Pasar Ramadhan," ungkapnya.
Kasat ReskrimPolres Mimika, AKP Rian Oktaria mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir kerap terjadi curanmor. Hal ini kemudian menjadi atensi Kapolres Mimika yang menegaskan kepada jajarannya untuk mengejar para pelaku dan menindak dengan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Untuk sajam yang disita ada 179 parang panjang berbebntuk samurai, 448 parang pendek, 404 Pisau, 91 busur panah, 800 anak panah, 6 cerulit, 9 kampak, 18 tulang kaswari, 51 katapel dan 8 panah wayar semua ini merupakan hasil razia yang sering kita tingkatkan untuk mengamankan situasi di wilayah kabupaten Jayawijaya.
Adapun kasus pencurian tersebut dilakukan GGM secara bertahap, yakni pada tanggal 28, 29 Januari 2025 dan pada tanggal 1 Februari 2025 di Gang Hercules, Jalan C. Heatubun, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah. Dalam kasus ini, korban berinisial SB pun kehilangan sekitar 153 ekor ayam ternak miliknya jenis ayam buras.
Pemda setempat langsung menerima aspirasi tersebut untuk kemudian disampaikan kepada bulati yang saat ini tengah mengikuti ret-ret di Magelang. "Kemarin yang terima aspirasi ini pejabat pemda, karena bupati terpilih masih di Jakarta ikut ret-ret," jelasnya. Meski berlangsung tertib, aparat kepolisian tetap melakukan penyelidikan guna mencari tahu siapa yang berada di balik aksi tersebut.
Kapolres Jayawijaya AKBP Herry Wibowo, S.IK menyatakan awal ia masuk dan melakukan sholat tarawaeh di awal bulan puasa, masjid ini masih satu lantai dan masih ditutup dengan seng di bagian atasnya, dan pada tahun 2023 dimulai pembangunan dan tahun 2025 ini sudah bisa untuk diresmikan dan digunakan sebagai sarana peribadatan.
Ia melanjutkan, sampai saat ini belum ada yang melapor terkait kepemilikan minuman keras tersebut. Iptu Leo menyebut, jika polisi berhasil menemukan pemilik dari minuman haram tersebut maka akan diberikan surat peringatan agar tidak mengulangi perbuatan yang sama.
Piter Frederik Luturmas mengaku telah bertemu langsung dengan Kalapas dan telah memberi ruang penuh untuk warga binaan yang melakukan pelanggaran anak mendapatkan sanksi sesiao SOP yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan.
‘’Yang bersangkutan hari ini akan kita tahan. Kita proses lebih lanjut karena sudah 3 kali tertangkap membuat dan mengedarkan minuman keras lokal. Saat tertangkap pertama dan kedua kita berikan pembinaan. Bahkan sebenarnya dia masih wajib lapor setelah tertangkap kedua kalinya.
"Kami melaksanakan apel mengantisipasi pembacaan putusan MK terkait PHPKADA Gubernur dan wakil gubernur Papua pegunungan. Pembacaan putusan MK terkait Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur di rencanakan pada pagi ini dan untuk mengantisipasi hal tersebut telah di buat Sprin regu siaga patroli untuk mengantisipasi riak-riak penolakan hasil yang dibacakan oleh MK." ungkapnya di Wamena.
Akulak Laguan menilai penangkapan ini sebagai langkah penting dalam memulihkan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Yalimo. Sejak Aske Mabel membelot dan membawa kabur empat pucuk senjata api dari Polres Yalimo, masyarakat setempat hidup dalam ketakutan. Berbagai aksi kekerasan terjadi secara masif, menyebabkan kerusakan materiil dan korban jiwa. Hal ini berdampak signifikan pada proses pembangunan di wilayah tersebut yang tidak berjalan maksimal.
Humas Polres Boven Digoel Bripka Hariyanto menjelaskan bahwa Patroli gabungan yang dilakukan oleh Polres Boven Digoel bersama TNI tersebut untuk memastikan situasi kamtibmas menjelang dan saat putusan MK nanti tetap aman dan kondusif. Masyarakat diminta untuk tetap menjaga rasa aman dan tidak terpancing dengan isu maupun adanya ajakan untuk memperkeruh suasana Kabupaten Boven Digoel yang saat ini aman dan kondusif.
"Untuk kasus pertama di Pikhe yang melibatkan tersangka kurir R, dan dua pemakai DP dan S, dengan barang bukti tiga paket sabu, sedangkan untuk kasus kedua ada dua tempat di jalan patimura untuk tersangka H dan S, sementara di Pikhe aparat kepolisian behasil mengamankan S, N dan R bersama 24 Paket sabu." ungkapnya
Selain melaksanakan patroli, Polisi juga melakukan razia dengan sasaran orang yang membawa senjata tajam, minuman keras, orang yang dalam keadaan mabuk karena pengaruh minuman keras dan barang terlarang lainnya untuk menciptakan kondisi kota Merauke agar tetap aman dan kondusif. Dan pelaksanaan razia diantaranya dilakukan dipertigaan jalan Trikora-Jalan Polder Kodim serta beberapa tempat lainnya.
Kapolres Paniai, Kompol Dedy A. Puhiri, membenarkan kejadian tragis tersebut. Ia mengungkapkan bahwa peritiswa pembunuhan tragis ini terjadi di Pelabuhan Aikai, Kampung Aikai, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
"Imbauan itu kami umumkan ke dinas terkait, sekolah-sekolah dan juga masyarakat agar anak-anak didiknya tidak melakukan demo atau aspirasi lainnya, akan tetapi ada sekitar 20 orang siswa SMA yang melakukan aksi demo, " katanya kepada Cenderawasih Pos
Adapun inisial masing-masing pelaku yakni DG yang merupakan eks karyawan PTFI, sedangkan satu pelaku lainnya berinisial AT alias Y yang merupakan pelaku dibawah umur. Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Tembagapura, Ipda Ahmad Yudha Wiratama, saat mendampingi salah satu pelaku untuk dilakukan diversi di kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih
Kapolda Papua, Irjen Patrige Renwarin, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satgas Operasi Damai Cartens, personel Polda Papua, Polres Yalimo, serta Sat Brimob Polda Papua. Keberadaan Aske Mabel terdeteksi berdasarkan laporan dari masyarakat setempat yang melihatnya di sekitar lokasi kejadian. Tim gabungan pun segera bergerak dan berhasil menangkap Aske yang saat itu membawa satu pucuk senjata api.
Saat ini, pihaknya tengah memintai keterangan terhadap korban serta anggota keluarga korban yang lain. LA yang melakukan tindakan tak berperikemanusiaan ini pun telah ditangkap dan tengah menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik.
AKP Rian melanjutkan bahwa saat melakukan aksi tersebut, pihak keluarga korban langsung ditemui oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. AKP Rian menyebutkan bahwa saat bertemu keluarga korban, Kapolres telah menegaskan bahwa akan segera ditindaklanjuti terkait dengan sidang kode etik.
Kasus penganiayaan itu dialami korban saat dari rumahnya tujuan kios yang ada di Jalan Peternakan Merauke dengan melewati jalan pintas. Kasi Humas Prih Sutejo menjelaskan, saat itu korban bersama dengan seorang saksi. Di tengah perjalan, tiba-tiba pelaku yang menggunakan topi dan baju switer yang kerannya menutupi sampai leher sehingga terlihat seperti topeng menarik korban masuk ke hutan-hutan atau semak-semak jalan tersebut.
Selama kegiatan berlangsung berhasil di amankan Miras Lokal Jenis Moke dan Sopi yang tidak bertuan dgn rincian minuman keras Jenis Moke sebanyak 135 liter yang dikemas dalam 90 botol air mineral ukuran 1.500 ML. Kemudian, minuman keras jenis Moke kemasan sebanyak 188 liter yang dikemas dalam 314 botol air mineral ukuran 600Ml.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasi Humas Polres Merauke AKP Prih Sutejo bahwa situasi Kabupaten Merauke saat ini aman dan kondusif. Namun begitu, pihaknya dari kepolisian Resor Merauke meningkatkan atroli untuk menjaga situasi tetap aman khusunya menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati Merauke yang akan di laksanakan di Jakarta pada hari ini 20 Pebruari 2025.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Timur, Iptu Susan Tecuari, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula saat anggota Polsek Sentani Timur mengamankan seorang pelaku pencurian dengan pemberatan Berinisial EK.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasi Humas AKP Prih Sutejo ditemui media ini mengungkapkan bahwa peristiwa itu berawal saat ada laporan masyarakat terkait dengan adanya orang mabuk di Kudamati.
Seperti diketahui sidang putusan MK mengenai gugatan Pilkada Papua akan kembali dilanjutkan pada, 24 Februari 2025 mendatang. Untuk itu khusus untuk wilayah Abepura dan sekitarnya Polresta Jayapura menyiapkan sebanyak 135 personel. Jumlah tersebut diketahui gabungan dari Anggota personel Polresta Jayapura Kota, Polsek, Anggota Brimob dan Polairud.
Kapolsek mengatakan, hingga kini kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi. “Saat ini masih mengumpulkan alat bukti,” ujar Kapolsek. Dia melanjutkan, pihaknya kini tengah mencari tahu terkait dengan ciri-ciri pelaku serta menumpulkan bukti-bukti.
Ketiganya yakni MN berjenis kelamin laki-laki berumur 3 tahun dan dua lainnya perempua berinisial AN berumur 2 tahun dan YN berumur 7 bulan. Belum diketahui penyebab kebakaran rumah korban yang seluruhnya berbahan kayu itu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Alman S. Imbiri, mengatakan korban Iwan Segong ditemukan sekira pukul 10.35 WIT oleh keluarga korban yang ikut mencari menggunakan perahu bersama tim gabungan yang lain. Posisi ditemukannya korban Iwan Segong kurang lebih 3 kilometer ke arah hulu sungai Bian.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., selaku pembina Alumni 97 SMA Negeri 1 Sentani dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak sejak dini.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Septen P. Sianturi, S.H, mengakui bahwa untuk area X Pasar Lama Sentani itu akan dipertegas kembali patroli, mengingat lahan tersebut sebelumnya telah dibangun fasilitas olahraga seperti volly pantai.
Kapolres Jayapura dalam sambutannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan dalam tubuh Polri adalah hal yang biasa sebagai bentuk penyegaran organisasi serta peningkatan profesionalisme.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Polres Jayawijaya IPDA M. Suryanto saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan tanaman narkotika golongan I jenis ganja di Wouma. Kelima batang tanaman ganja yang diamankan sebagai barang bukti memiliki masing-masing panjang 189 cm, 167 cm, 110 cm, 95 cm dan 50 cm.
Korban yang diketahui bernama Muslim Anto Hariono itu menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIT. Saat itu, dirinya sedang mengkal di pangkalan yang menjadi tempat mencari penumpangnya di area gorong-gorong.
Wakapolres Jayawijaya Kompol I Wayan Laba, SH, MH menyatakan dari pengungkapkan kasus scuramor kemarin yang melibatkan 5 tersangka dan 9 barang bukti kendaraan roda dua berbagai jenis, kemungkinan besar masih ada pelaku lain lagi, sebab saat ini tim pidum Opsnal Reskrim Polres Jayawijaya masih terus melakukan pengembangan.
Ia menambahkan bahwa setelah menyelesaikan tahapan yang diperlukan, pemohon dapat melakukan pembayaran melalui virtual account yang tersedia dalam aplikasi. SIM yang diperpanjang kemudian dapat diambil langsung atau dikirim melalui layanan pos sesuai dengan pilihan pemohon.
Dalam adegannya, AM memperagakan 13 yang dimulai dari pelaku berjumpa dengan korban PK (61). Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, melalui Kasat Reskrim AKP Arrya Nusa Hindrawan menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan tersangka sebelum melakukan pembunuhan tersebut, dirinya mengkonsumsi minuman keras bersama dua orang temannya.
Okoni Siep diketahui merupakan bagian dari kelompok buron Aske Mabel, yang menembak Brigpol Iqbal Anwar Arif hingga tewas pada 17 Januari 2025. Ia ditangkap aparat Satgas Operasi Damai Cartenz di wilayah hukum Polres Yahukimo
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K mengatakan, meski sampai dengan saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi dari MK terkait pelantikan kepala daerah, akan tetapi pihak siap melaksanakan pengamanan.
Dalam press rilis yang dikeluarkan Polres Jayawijaya terungkap jika lima orang sindikat curanmor yang berhasil diamankan aparat kepolisian di berbagai tempat berbeda antara lain YI, KI, AW, dan SE, sementara TH yang merupakan salah satu pelaku pencurian kendaraan di kabupaten Jayapura sehingga berkas perkara bersama yang bersangkutan dilimpahkan ke Polres Jayapura.
Kedua tersangka kata Kapolres disangkakan tindak pidana berupa akses ilegal dan manipulasi dokumen yang diatur pada Pasal 35 atau Pasal 32 Ayat (1) UU RI nomor 1 Tahun 2004 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang terjadi pada tanggal 22 Januari tahun 2025 di Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Kabupaten Boven Digoel dengan diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun penjara denda maksimal Rp 12 miliar.
Kasat Lantas Polres Biak Numfor, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, STr.K, S.I.K., M.H., dalam keterangannya Rabu kemarin (12/2) menjelaskan bahwa operasi keselamatan Cartenz kali ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil, menjelaskan Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.
Dari hasil penyidikan, korban aksi bejat pelaku hanya Mawar dan Bunga. Keduanya di lecehkan pelaku di rumah kosnya di Hamadi Pontong. “Sampai saat ini hasil pemeriksaan hanya dua korban, yakni Mawar dan Bunga," kata AKP Dewa.
Operasi Keselamatan Cartenz 2025 merupakan bentuk komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait dalam menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Idulfitri 1446 H.
“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti untuk dinaikan ke tingkat penyidikan, dan setelah cukup alat bukti akan kami tetapkan tersangka, sebelumnya kami akan lakukan gelar perkara lebih dulu,” sambungnya.
Salah satu keluarga korban sata di TKP, menjelaskan bahwa pada pagi sekira pukul 06.00 WIT, ada keluarganya yang keluar melewati jalan itu dengan sepeda motor. Saat itu, belum ada apa-apa di tengah jalan. Tapi sekira pukul 07.00 WIT, saat pulang menemukan korban sudah terkapar di tengah jalan dalam posisi tak bernyawa.
Pelaku Pencurian mobil Abepura yang berhasil dibekuk Tim Opsnal Reskrim Polresta Jayapura Kota bersama Unit Reskrim Polsek Abepura, Kamis (6/2). (foto:Foto/Humas Polresta Jayapura)
Kapolres melihat dari hasil analisa dan evaluasi yang dilakukan timnya diduga aksi ini tidak murni alias sudah didomplengi pihak di luar penerima manfaat. Seperti diketahui di Yahukimo masih ada kelompok-kelompok berseberangan yang eksis terutama di dalam kota, salah satunya KNPB.
Kasat Res Narkoba Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat mengatakan, mereka ditangkap pada 6 Februari lalu di tiga tempat berbeda, yakni di Jalan Hasanuddin depan kantor jasa pengiriman barang Lion Parcel Timika, Jalan Pendidikan Jalur 3 Timika dan di Jalan Poros Sp5 depan Gor futsal Timika.
Dalam sesi dialog, warga mengungkapkan keresahan mereka terkait maraknya kasus pencurian di sekitar kompleks dan peredaran minuman keras (Miras). Warga mengeluhkan bahwa Miras sudah menjadi konsumsi umum tanpa batasan yang jelas.
Diberitakan sebelumnya, pasca peristiwa pembunuhan terhadap pilot PT Intan Angkasa Air Service, Mendiang Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Mimika, Papua Tengah pada Agustus 2024 lalu, pelayanan kesehatan di kawasan tersebut lumpuh total.
Menurutnya identitas jenazah pria tersebut terungkap setelah seorang anggota keluarganya mendatangi kantor Pelayanan Polres Mimika yang berada di Jalan Cenderawasih pada Selasa dini hari.
Kapala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIT saat dua orang tak dikenal datang ke kios milik korban dengan berpura-pura hendak berbelanja. Ketika korban menanyakan apa yang ingin dibeli, salah satu pelaku tiba-tiba menodongkan senjata yang diduga rakitan dan melepaskan tembakan.
Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Lucky Mahakena menyebutkan, janazah pria tanpa identitas tersebut masih berada di kamar jenazah. Pihaknya tengah menunggu koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan tindakan.
Kapolres Yahukimo melalui Wakapolres Yahukimo, AKBP Abd. Kadir, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut hingga para pelaku dapat diproses secara hukum. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kasih ke rumah duka keluarga korban
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., mengonfirmasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di dalam kamar yang terkunci dari dalam. "Penemuan mayat ini bermula dari laporan warga yang mencium bau menyengat dari dalam kamar korban sejak beberapa hari sebelumnya"ujar Kapolres
Sidang awal terkait hal ini telah dilakukan, dan putusan gugur atau tidaknya perkara sengketa Pilkada 2024 yang diajukan oleh paslon AIYE dan MP3 akan dibacakan pada 4 sampai 5 Februari 2025. Pembacaan putusan ini lebih cepat dibanding jadwal yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu 11 sampai 13 Februari 2025.
Kapolres melalui Kasat Lantas Polres Jayawijaya AKP Laly Pundu menyatakan Polres Jayawijaya sudah menurunkan tim dari satuan lalulintas untuk melakukan olah TKP terhadap kasus lakalantas yang mengakibatkan dua orang mengalami luka berat seperti patah kaki dan satu orang lainnya mengalami luka dibagian kepala belakang.
Sambil berteriak-teriak, pelaku berupaya mencium korban Maria Goretti Gebze. Namun korban Maria tidak mau, sehingga pelaku memukulnya membuat mata kanannya memar. Tak hanya itu, NL kembali menggebuk tubuh korban sehingga sebagian tubuhnya babak belur. Saat sudah mulai pagi, korban Katsya Gebze kemudian pulang ke rumahnya dan diikuti oleh korban Maria Goretti.
Kasus orang gantung diri nampaknya tengah marak. Jika sebelumnya seorang anggota TNI di Kabupaten Asmat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena tekanan ekonomi, kasus serupa kembali terjadi di Merauke. Ya, seorang pemuda di Merauke berinisial MJ (23) yang sehari-harinya sebagai nelayan memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan karakter anggota agar tetap profesional, humanis, dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Sudah kami geser dari Rutan Polsek Mimika Baru ke Rutan Polres Mimika dengan maksud bahwa dia sudah kami tetapkan tersangka dan penempatannya sesuai dengan petunjuk pimpinan ditempatkan di Rutan Polres Mile 32 guna mendapatkan fasilitas yang lebih memadai,” terang Iptu I Ketut
Adapun pejabat yang dimutasi adalah Kompol Sajuri yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops, kini mengemban tugas baru sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda Papua. Sebagai gantinya, Henri Alfredo Korwa yang sebelumnya menjabat Kasat Intelkam Polres Kepulauan Yapen ditunjuk sebagai Kabag Ops Polres Mimika.
"Saya memang sudah menerima dua surat dari polisi dengan waktu yang berbeda, isinya pemberitahuan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya. Namun menurut Kadis Hub Kota Jayapura itu, dengan waktu yang sudah hampir satu bulan berjalan seharusnya ada informasi perkembangan lebih lanjut.
Hal itu dibenarkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon melalui Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda kepada Cenderawasih Pos di lokasi kejadian. Kompol Komarul mengatakan korban diketahui telah meninggal dunia setelah keberadaan korban yang sudah dua hari lamanya tidak ada kabar dengan orangtuanya.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Polres Jayawijaya Ipda M Suryanto menyatakan untuk langkah pengamanan yang dilakukan Polres Jayawijaya menyikapi situasi politik jelang putusan sela majelis Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan pelaksanaan pilkada untuk pemilihan Gubernur Papua Pegunungan dan Bupati Jayawijaya sudah ada langkah dilakukan jauh -jauh hari.
Kapolres Jayapura melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil mengatakan sampai saat ini pihaknya mencatat angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jayapura masih terus meningkat.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., mengungkapkan bahwa patroli tersebut difokuskan pada pusat-pusat keramaian, serta lokasi yang berpotensi mengalami gangguan keamanan, seperti aksi kriminalitas dan gangguan ketertiban umum.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Wakapolres Jayapura Kompol Zakarias Siriey, S.Sos didampingi KBO Sat Narkoba Ipda Sudirman dan Kejaksaan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berupa ganja dengan total berat mencapai 848,6 gram serta empat batang tanaman ganja.
Disebutkan, minuman tersebut diproduksi secara lokal dengan bahan dasar fermentasi air, gula, dan ragi kue, kemudian disuling. Produk ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 50.000 per botol, dan menyasar masyarakat. Sistem penjualannya dilakukan melalui penitipan di beberapa tempat dan juga secara online.
“Kami juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada pengunjung agar selalu berhati-hati saat menikmati wisata air terjun, serta menjaga norma-norma dan aturan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan, baik diri sendiri maupun orang lain,” ungkap Ipda Agus.
Pengamanan Isra Miraj di Masjid Agung Nurul Islam Sarmi dilaksanakan oleh anggota Satuan Samapta Polres Sarmi yang dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Sarmi Iptu Suratno. Dengan dihadiri lebih kurang 150 orang jemaah.
Informasi awal mengenai peredaran ganja diperoleh dari masyarakat. Tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP Iriene Aronggear, S.H., dan Kaur Bin Ops Iptu Supriadi segera melakukan penyelidikan di lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas tersebut.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo membenarkan adanya aksi saling serang dan saling membakar honai yang terjadi sejak kami kemarin dan berlanjut dengan pembalasan di hari ini, namun saat saat ini situasi sudah bisa di kendalikan usai aparat kepolisian mendatangi Kampung Nenagaima untuk melarai kedua pihak.
"Bantuan masyarakat sangat diharapkan guna meminimalisir masuk dan beredarnya ganja asal PNG dengan melaporkannya," kata Kapolres Keerom seraya mengakui, selain melalui penyuluhan ke masyarakat pihaknya juga bersinergi dengan satuan tugas pengamanan perbatasan yang bertugas di wilayah Keerom.
Kasus ini kini telah naik ke tahap penyidikan dengan pemeriksaan 20 saksi. Kepala Desa Ineki Kata Kasat Rumpaidus, berdasarkan proses-proses hukum penyidikan diketahui mengelola dana desa Distrik Kepulauan Auri sebesar Rp2.120.309.780 pada tahun 2022 dan Rp2.547.286.003 pada tahun 2023. Dana tersebut semestinya dialokasikan untuk pembangunan jembatan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), insentif aparat desa, tokoh agama, kader, serta Posyandu.
Bripka Ronald gugur saat menjalankan tugas pada Selasa (21/1) di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. Insiden tragis tersebut terjadi ketika almarhum sedang mengantri minyak tanah di sebuah Agen Premium Minyak dan Solar (APMS). Dalam perjalanan pulang, almarhum diserang dan ditembak oleh KKB yang diduga dipimpin oleh Bumiwalo Telenggen.
Akibatnya kendaraan dari Distrik Abepura menuju Kota Jayapura terpaksa harus lewat jalur Skyline atau lewat jalur alternative. Dampak penutupan jalur ring road iniI, sangat dirasakan masyarakat. Kemacetan sering terjadi, terutama pada jam-jam sibuk. Tak hanya itu warga yang tinggal di sekitar ruas jalan ring road juga terdampak, terpaksa harus menitipkan kendaraan di Skyline dan berjalan kaki menuju rumah.
Saat perjalanan pulang, Brigpol Ronald tiba-tiba diserang oleh KKB dan ditembak. Ia pun roboh jatuh ke parit. Menanggapi insiden ini, jajaran Polres Puncak Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 segera bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban.
Ini setelah oknum guru berinisial FB tersebut diamankan aparat kepolisian kemudian dibawa ke Mapolresta Jayapura Kota. FB diduga telah menghamili muridnya dan kini ia telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur dan perbuatan cabul.