Di sela kesibukannya usai menerima penghargaan dari Media Seven Indonesia di Bali, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Jayapura, Nerlince Wamuar, memanfaatkan waktu untuk belajar langsung mengenai manajemen peternakan babi dari salah satu pet
Untuk memastikan hewan yang akan disembeli pada hari Raya Kurban 1446 Hijriah dalam keadaan sehat dan sesuai persyaratan, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke melakukan pemeriksaan Kesehatan hewan kurban
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, drh. Adorsina Wompere mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap hewan-
Aksi nyatanya ditunjukkan melalui keberhasilan menyulap lahan tidur seluas 8.000 meter di Timika Papua Tengah menjadi persawahan produktif pada pertengahan 2025, dan kini jenderal tempur yang menjadi momok bagi KKB Papua
Bupati Jayapura Yunus Wonda menyampaikan, pemerintah bersama masyarakat adat dan kepala suku setempat telah berkomitmen untuk membersihkan kawasan bendungan serta mengembangkan wilayah Grime Nawa secara terpadu, dengan f
Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH, MH dalam kunjungan kerjanya dua distrik yakni Muliama dan Musatfak melihat langsung kegiatan pemanfatan lahan kelompok tani yang membudidayakan ikan dan sawah dalam satu tempat tentu
Bupati mengajak masyarakat untuk tidak bergantung pada bantuan pemerintah, melainkan bekerja mengembangkan potensi yang ada di setiap kampung. “Jangan hanya menunggu bantuan. Uang itu ada di tanah kita. Kalau digarap den
Dikatakan, peran serta semua pihak termasuk masyarakat sangat penting karena bila tidak penyakit tersebut dapat menyebar di Papua. Untuk masyarakat pemilik ternak yang bisa menjadi penyebar penyakit rabies diharapkan sec
Sehingga pemerintah pusat telah mendorong setiap pemerintah kampung untuk memiliki usaha yang bisa menghasilkan pendapatan asli kampung maupun manfaatnya untuk masyarakat kampung dalam hal ketahanan pangan, salah satunya
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam memastikan keamanan dan kelayakan daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat luas, sejalan dengan upaya menjaga kesehatan publik selama
Dia menjelaskan hingga saat ini untuk Provinsi Papua masih terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) sehingga hewan yang akan dikurbankan berasal dari lokal, tidak ada pengiriman dari luar Papua.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, drh. Adorsina Wompere menjelaskan, pihaknya telah mengunjungi beberapa peternakan sapi di Kabupaten Jay
"Dengan kegiatan ini, kita ingin mengetahui terkait kendala apa yang dialami para petani cacao di lapangan, yang nantinya akan kita kolaborasi dengan tim ekonomi, agar setiap usulan yang diusulkan dapat kita terima d
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua, MP Koibur mengatakan pengawasan hewan kurban terutama pada hewan kurban bantuan presiden dengan cara dilakukan pengambilan sampel darah dan pemerik
Menurut Awit Dyah A. Naomi, Papua Tengah bahkan telah menerapkan penutupan total, melarang sama sekali masuknya babi dan produk olahannya. Sementara itu, Papua Pegunungan masih memperbolehkan penerimaan babi dan produkny
‘’Saat ini, populasi ternak sapi di Kabupaten Merauke diperkirakan mencapia 43.000 ekor. Populasi in merupakan yang tertinggi di Tanah Papua,’’ kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupa
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Martha Bayu Wijaya kepada media ini di Merauke, mengungkapkan, pelayanan pemotongan hewan kurban secara gratis tersebut diberikan pada ta
Hanya yang terjadi di lapangan arus pengirimannya masih sering dilakukan. Kepala BKHIT Papua Pegunungan Abdul Kadir Loji menyatakan secara organisasi pihaknya terus mengawasi, dimana untuk tahap awal telah dibuka karpet disinfektan di areal bandara untuk mencegah masuknya ASF.
Seperti di Papua induk, ada sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan sektor jasa sementara untuk Papua Tengah, masih didongkrak dengan sektor pertambangan, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat akan didongkrak dengan sektor pertanian, dan untuk Papua Barat Daya akan tumbuh melalui sektor industri dan pariwisata.
Sekretaris Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Provinsi Papua Pegunungan Malhai Mabel mengatakan sebanyak 6 kasus wabah demam babi atau ASF tersebut telah ditemukan di provinsi Papua Pegunungan.
“Kita berharap akhir Oktober, wabah ASF sudah selesai. Nantinya kita bersama veteriner Karantina Hewan Jayapura dan unsur terkait melakukan kajian kembali, setelah itu kita melaporkan hasil kajian tersebut ke gubernur untuk menerbitkan SK menurunkan status wabah menjadi status tertular,” kata Koibur, kepada wartawan
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika, drh. Sabelina Fitriani menjelaskan, daging babi pun saat ini sudah jarang ditemukan di pasaran karena dalam sehari, babi yang dipotong tidak lebih dari 3 ekor.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura drh Adorsina Wompere di Sentani, mengatakan, kesehatan hewan ternak harus dijaga dengan baik untuk menghindari dari berbagai penyakit yang datang menyerang.
Dia mencontohkan, untuk kebutuhan pakan ternak khususnya ternak babi di Kota Jayapura, sejauh ini masih mengandalkan pakan yang didatangkan dari luar daerah. Padahal potensi untuk produksi sendiri dengan memanfaatkan bahan baku lokal di Kota Jayapura juga sangat memiliki peluang dan itu bisa didorong serta dikembangkan ke depannya.
Diakuinya, untuk wabah tersebut telah ditemukan di Kabupaten. Jayapura tepatnya di Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur,."Kami sudah membatasi lalu lintas ternak dari Kabupaten Jayapura, keluar ke Kota Jayapura dan sekitarnya. Serta ternak babi yang masuk ke Kabupaten Jayapura,"ujarnya.
Diakuinya, ketersediaan ternak sapi di Papua cukup, bahkan melebihi dari kebutuhan yang ada. Sementara untuk kambing tercatat sebanyak 693 ekor dan yang dibutuhkan 309 ekor, artinya ada surplus 384 ekor kambing.
Sebanyak 48 orang yang terdiri dari dokter hewan dan para medik vetermen tersebar di seluruh kabupaten/kota provinsi Papua. Untuk memastikan kesehatan hewan menjelang Iduladha, Dinas Peternakan dan Perkebunan, Papua menyebar 48 tim, setiap kabupaten/kota memiliki satu tim. Masing-masing tim terdiri dari dokter hewan serta petugas paramedis.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium UPT milik Kementerian yang ada di Koya Koso, ada indikasi babi terserang penyakit, namun belum dipastikan apakah itu virus ASF atau virus lainnya. Untuk memastikan hal itu pemerintah provinsi Papua, dalam hal ini dinas perkebunan dan peternakan melakukan uji banding pemeriksaan laboratorium di Maros Makassar dan sampai saat ini masih menunggu hasil pengujian laboratorium tersebut.
Martha Bayu Wijaya menjelaskan, bahwa pengiriman babi tersebut dapat dilakukan setelah pihaknya meminta rekomendari dari pemerintah Kabupaten Jayawijaya dimana sebelumnya telah mengirimkan surat rekomendasi dari Provinsi Papua Selatan terkait status penyakit Antraks di Provinsi Papua Selatan itu.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua, MP Koibur, mengatakan selain sosialisasi pihaknya juga melakukan pemeriksaan secara rutin pada hewan ternak.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Papua, Matheus P Koibur S.Pt, MM, mengatakan, pihaknya terus melakukan pengendalian dan pengawasan dari provinsi dengan kabupaten/kota untuk hewan kurban.
Untuk itu, lanjut Koibur, pihaknya terus berupaya mendorong peningkatan produksi pada komoditas unggulan di Papua agar dapat dilakukan ekspor. Seperti yang dilakukan kemarin dengan melakukan ekspor biji kakao yang berasal dari Kabupaten Jayapura.
“Surveilans kami fokuskan di Kabupaten Jayapura, lantaran populasi ternak babi banyak di daerah tersebut, selain itu juga menjadi lalu lintas masuknya ternak babi dari Kabupaten Sarmi dan bandara,” ucapnya.
Sabelina mengatakan, setengah dari populasi ternak babi di Mimika telah mati akibat ASF alias Demam Babi Afrika tersebut. Sabelina menyebut, pemerintah tengah gencar memutus mata rantai penyebaran ASF agar ternak babi yang masih tersisa diupayakan untuk diselamatkan.
Dengan setengah populasi babi yang masih tersisa kata Sabelina harus diselamatkan. Ia pun meminta masyarakat agar bersama pemerintah memutus mata rantai penyebaran ASF dengan tidak membuang bangkai babi sembarangan serta meningkatkan keamanan hayati (biosecurity).