“Ini janji politik saya waktu kampanye, karena Kampung Naramben yang menginginkan mobil ambulance. Semoga ambulance ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Naramben,” ungkap Bupati Keerom.
Bupati membeberkan, fisik tugu lingkaran YI Matahari Terbit ini nantinya berupa seruling dengan kombinasi matahari yang menggambarkan Keerom sebagai Negeri Matahari Terbit.
Dari pertemuan terakhir pada Senin (31/10) yang dilakukan ke kediaman Benyamin yang merupakan ayah dari korban bernama Lauren dan Vitalius Bate, ayah dari korban bernama Bastian, terlihat pihak keluarga tak lagi terlalu ngotot seperti kejadian hari pertama.
Cenderawasih Pos berhasil terhubung dengan Sertu Solikin selaku Baintel yang juga menangani personel di pos tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya (Kopasus) bergabung dengan pihak Polri dengan status BKO Polri. Solikin menceritakan ikhwal terjadinya kasus tersebut. Ia menyampaikan bahwa sejatinya korban (Rahmad Paisei) ini memiliki kebiasaan yang kurang disukai warga karena suka ngutil.
Dalam investigasi yang sementara sedang berjalan, Komnas HAM Papua sudah mendengarkan keterangan dari tiga orang korban yakni Rahmad Faisei (14), Bastian Bate dan Laurents Kaung termasuk salah satu orang tua korban.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengapresiasi KKSS Keerom dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan positif untuk meningkatkan keakraban dan rasa persaudaraan sesama anak bangsa.
Diketahui, untuk 2022-2024, pembangunan ruas jalan di seluruh Kabupaten Keerom menjadi salah satu tema pembangunan Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP, bersama Wakil Bupati Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, M.Si.
Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, SH, S.IK, melalui Kasat Reskrim Polres Keerom Iptu Jetny L Sohilait, SH, MH, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pelaku diamankan di ladang sapi milik pelaku.
Wakil Bupati Kabupaten Keerom, Wahfir Kosasih, SH, MH, M.Si bertindak sebagai inspektur upacara. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Dr. Amsal Yowei, SE, M.Pd.K hadir secara langsung pada pelaksanaan HSN Tahun 2022 dengan tema "Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan".
LKPD merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada publik dalam hal pengelolaan keuangan negara. Dimana LKPD tersebut terlebih dahulu diperiksa oleh BPK. LKPD juga merupakan wujud akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan APBD. Kemudian predikat opini WTP merupakan opini terbaik dalam audit laporan keuangan.