- Advertisement -spot_img

TAG

KKB

Satgas Cartenz Identifikasi Enam Korban, Dua tanpa Kartu Identitas

Tambang tersebut berada di Kali Satu, Distrik Seredela, Kabupaten Yahukimo. Mereka ditemukan pada Jumat (27/10) dan dibawa ke RSUD Dekai, Yahukimo. "Para korban berhasil diidentifikasi Sabtu (28/10)," ucapnya kemarin.

Mengenaskan, Korban Penambang di Yahukimo Ada yang Dibakar

Diberitakan sebelumnya bahwa personel gabungan TNI Polri yang terdiri dari Satgas Damai Cartenz, Polres Yahukimo dan Kodim 1715/Yahukimo telah menemukan lagi 6 jenazah korban pembantaian KKB. Para korban ditemukan pada Jumat dini hari (27/10).

Ternyata, 14 Pendulang Masih Terjebak di Lokasi Penambangan

Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto menyatakan saat ini diperkirakan ada 14 orang pendulang yang terjebak di sekitar penambangan emas di Kali I, Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Ternyata, Masih Ada Enam Penambang yang Ditemukan Tewas

Upaya penyisiran yang dilakukan aparat keamanan TNI Polri pasca pembantaian 7 pekerja tambang di Distrik Seradala Kabupaten Yahukimo mendapatkan hasil yang mengejutkan.

TNI/Polri Ditempatkan di Daerah Rawan KKB

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Dafi Bastomi, menyatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menjamin keamanan masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dikira Mau Minum Kopi Ternyata Ditodong Pistol

“Kami pikir mau datang hanya untuk minum kopi namun saat mendekat tiba – tiba kami semua dikelilingi dan siap untuk memanah dan ditembak,” kata Isa, salah satu korban selamat, Jumat (20/10). Ia menceritakan ketika itu ada seorang temannya yang hendak ditembak namun tidak bisa tertembak karena peluru macet.

Pertegas Bukan KKB Pembunuh Michele Kurisi

“Jadi pihak Egianus menghubungi kami dan meminta penjelasan siapa saja pelaku yang sudah ditangkap. Mereka menolak disebut sebagai pelaku sebab memang tidak ada perintah untuk itu,” kata Frits di ruang kerjanya, Kamis (19/10). Apalagi jika melihat aksi – aksi yang dilakukan selama ini, KKB tak pernah menyembunyikan korban – korban yang sudah dieksekusi.

Soal Ancaman KKB, Kedepankan Koordinasi dan Komunikasi

“Kami mendapat informasi yang banyak, juga membaca dari media bahwa memang ada eskalasi keamanan  di 3 wilayah itu kurang kondusif sehingga sudah jelas sangat mengganggu tahapan yang kami jalankan,”ungkapnya  kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Wamena Jumat (20/10) kemarin.

Sempat Ditembaki, Empat Penambang Dievakuasi Yon A Pelopor

Proses evakuasi ini dipimpin oleh Aiptu Mujiono dengan melibatkan delapan personel Yon A Pelopor yang datang dengan persenjataan lengkap. “Jadi pada pukul 13.30 WIT evakuasi dilakukan angota kami dari Yon A Pelopor yang dipimpin Aiptu Mujiono da nada 4 penambang yang akhirnya kami bawa ke ibukota Dekai,” kata Danyon A Pelopor, Kompol Clif Gerald Duwith dalam pesan singkatnya Jumat malam.

Serang Lokasi Tambang Karena Butuh Suport Logistik

Kelompok ini  juga berjejaring dengan Kodap III Ndugama pimpinan Egianus Kogoya. Lalu terkait mengapa lokasi penambangan yang dijadikan tempat eksekusi warga sipil dikatakan bahwa KKB juga membutuhkan  support logistik dan lokasi tambang  dipilih lantaran bisa mendapatkan bahan makanan, emas maupun barang berharga lainnya.

Latest news

- Advertisement -spot_img