Danrem 172/PWY Ajak Masyarakat Keerom Jaga Stabilitas Perbatasan dan Dukung Pembangunan

Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat merupakan mitra kerja yang strategis, bukan pihak yang menjadi target pengamanan aparat.

Mereka dinilai memiliki pengaruh besar untuk mengedukasi warga sekitar dan meluruskan informasi-informasi yang salah, sehingga stabilitas keamanan di Keerom dapat terus terjaga bersama.

Inisiatif Danrem ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Perwakilan tokoh perempuan Keerom, Elisabeth Abar, berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan sinergi antara aparat keamanan dan warga Keerom.

Ia meminta agar prajurit TNI yang bertugas di kampung-kampung bisa lebih dekat dan berbaur dengan masyarakat.   Elisabeth juga menegaskan pentingnya kerja sama antara masyarakat adat, pemerintah, dan TNI/Polri.

Baca Juga :  Setahun Menjabat, Triwarno Purnomo Miliki Sejumlah Capaian Kinerja

“Pertemuan hari ini sangat istimewa untuk kami dari kalangan adat. Kami berharap kerja sama yang baik ke depannya terus terjalin,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa mereka akan mendukung seluruh program pemerintah di Kabupaten Keerom. Ia juga berharap putra/putri Keerom bisa diprioritaskan dalam rekrutan anggota TNI.  “Kalau bisa anak-anak asli Keerom juga diprioritaskan untuk diterima masuk menjadi anggota TNI,” pungkas Elisabeth. (eri/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Lebih lanjut, Danrem menegaskan bahwa para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat merupakan mitra kerja yang strategis, bukan pihak yang menjadi target pengamanan aparat.

Mereka dinilai memiliki pengaruh besar untuk mengedukasi warga sekitar dan meluruskan informasi-informasi yang salah, sehingga stabilitas keamanan di Keerom dapat terus terjaga bersama.

Inisiatif Danrem ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Perwakilan tokoh perempuan Keerom, Elisabeth Abar, berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan sinergi antara aparat keamanan dan warga Keerom.

Ia meminta agar prajurit TNI yang bertugas di kampung-kampung bisa lebih dekat dan berbaur dengan masyarakat.   Elisabeth juga menegaskan pentingnya kerja sama antara masyarakat adat, pemerintah, dan TNI/Polri.

Baca Juga :  Pusatkan Upacara HUT ke-78 RI di 4 Wilayah Pembangunan

“Pertemuan hari ini sangat istimewa untuk kami dari kalangan adat. Kami berharap kerja sama yang baik ke depannya terus terjalin,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa mereka akan mendukung seluruh program pemerintah di Kabupaten Keerom. Ia juga berharap putra/putri Keerom bisa diprioritaskan dalam rekrutan anggota TNI.  “Kalau bisa anak-anak asli Keerom juga diprioritaskan untuk diterima masuk menjadi anggota TNI,” pungkas Elisabeth. (eri/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya